Banner Header Komunitas SOP

Browse By

Category Archives: Mom’s Corner

JEBAKAN LOMBA FOTO ANAK “ABAL-ABAL”

JEBAKAN LOMBA FOTO ANAK “ABAL-ABAL” Di era media sosial seperti sekarang, kita sering sangat mudah membagikan foto-foto kita sendiri maupun foto anak. Apalagi dengan adanya aplikasi foto dan media seperti Instagram yang jelas memfasilitasi para usernya untuk berbagi foto. Para Ibu tentunya senang mengabadikan foto

Share this on
to the moon and back

” TO THE MOON AND BACK.. “

Setiap orang tua pasti setuju bahwa mendidik anak itu tidak mudah, dan mendidik anak itu tidak ada sekolahnya. Karena itu banyak sekali tips tips dan buku-buku parenting yang bertujuan membantu para orang tua agar dapat menciptakan generasi generasi yang lebih baik dari sebelumnya. Namun, apakah

ibu yang bekerja

Mau Tahu Pekerjaan Paling Sulit? Cobalah Menjadi Ibu

Sebanyak 92% wanita setuju bahwa pekerjaan paling sulit di dunia adalah menjadi ibu. Dikutip dari Vemale.com, sebuah survey pernah dilakukan oleh majalah Parents dengan melibatkan 500 orang partisipan yang terdiri dari Ibu rumah tangga dan ibu yang bekerja. Hasilnya, sebanyak 92% dari 500 partisipan setuju

pameran seni

Manfaat Mengunjungi Pameran Seni bagi Anak

Haloo Parents.. Sering mengajak anak-anak Anda ke pameran seni? Ternyata, kegiatan sederhana ini punya banyak manfaat loh untuk anak-anak kita. Menurut Direktur Art Stage Singapura, sering-sering mengajak anak ke berbagai acara pameran seni bisa membantu anak untuk mengeksplorasi bakat serta minatnya. Tak hanya itu, ada

Parents, apakah Anda punya kebiasaan mencium anak di area bibir? Menunjukkan kasih sayang pada anak dengan cara menciumnya di area bibir belakangan ini menjadi tren di kalangan ibu-ibu muda. Tren ini dipelopori oleh para artis yang juga berperan sebagai ibu muda. Mereka mencium anak dengan penuh kasih sayang di area bibir. Karena terlihat sangat intim dan manis, para ibu muda lainnya pun ikut-ikutan menunjukkan kasih sayang pada anak dengan menciumnya di area bibir. Sebenarnya, bolehkah mencium anak di area bibir? Bagaimana jika ini menjadi kebiasaan? Setelah fenomena tersebut, muncullah perbedaan pendapat tentang etis atau tidaknya mencium anak di area bibir. Perdebatan ini bukan tanpa alasan. Masing-masing orang punya pendapatnya sendiri tentang fenomena ini. Efek Psikologis Mencium Bibir Anak Menurut Psikolog Menurut Dr. Charlotte Reznik, seorang psikolok di University of California, ciuman di bibir yang dilakukan orang tua pada anak dapat menyebabkan kebingungan. Ketika anak beranjak dewasa, mereka akan sadar tentang tubuh dan seksualitas mereka. Anak bisa saja terstimulasi dengan ciuman bibir yang diberikan ayah atau ibu mereka. Selain itu, saat melihat orang tuanya saling mencium bibir, kemudian hal tersebut juga dilakukan kepadanya, anak akan bingung membagi peran, perasaan, dan emosi. Untuk itu, Parents harus tahu kapan akan berhenti melakukan kebiasaan ini. Sebaiknya, ketika anak sudah memasuki usia 4 – 5 tahun, Anda harus mulai berhenti melakukan kebiasaan ini. Pendapat Lain tentang Ciuman Bibir pada Anak Menurut Dr. Fiona Martin, seorang psikolog dari Sydney Child Psychologi Centre, mencium anak di area bibir bukanlah hal yang seksual dan absurd. Orang tua boleh menunjukkan kasih sayang dengan cara demikian. Dr. Martin menganggap perilaku ini sebagai perilaku kasih sayang biasa dan tidak akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Dilihat dari sisi budaya, mencium di area bibir juga wajar dilakukan orang-orang barat. Seiring dengan semakin mudahnya mengakses informasi, budaya ini pun mulai meluas hingga ke Indonesia. Masih banyak perdebatan tentang ciuman bibir pada anak. Sebagian masih menganggap ciuman bibir pada anak sebagai sesuatu yang absurd dan tidak boleh menjadi kebiasaan. Sebagian lain berpendapat sebaliknya. Parents juga harus bijak dalam menunjukkan kasih sayang kepada anak. Selagi masih kecil, kebiasaan mencium bibir anak mungkin tidak akan memberikan dampak apa pun. Berbeda halnya jika kebiasaan ini terus dilakukan hingga mereka dewasa. Kebiasaan ini tentu akan memberikan dampak yang kurang baik bagi anak.

Mencium Anak di area Bibir, Bolehkah?

Parents, apakah Anda punya kebiasaan mencium anak di area bibir? Menunjukkan kasih sayang pada anak dengan cara menciumnya di area bibir belakangan ini menjadi tren di kalangan ibu-ibu muda. Tren ini dipelopori oleh para artis yang juga berperan sebagai ibu muda. Mereka mencium anak dengan

me time

Perlukah Me Time untuk Mama?

Memilih menjadi seorang ibu rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Masa kerjanya nonstop 24 sehari, 7 hari seminggu, lengkap dengan permasalahan anak-anak dan segala problematika rumah tangga. Sesekali, bercengkerama dengan buah hati dan suami memang bisa membuat bahagia. Akan tetapi, terkadang mereka juga bisa jenuh

ibu bekerja

Pengaruh Jam Kerja Orang Tua pada Tumbuh Kembang Anak

Di era modern, orang tua, baik ayah maupun ibu, sama-sama bekerja. Orang tua yang bekerja tentu punya efek positif dan negatifnya sendiri-sendiri. Jadwal kerja orang tua yang tidak teratur, terutama sang Ibu, bisa berpengaruh pada tumbuh kembak anak. Kita tentu tahu bahwa tumbuh kembang anak

Untuk Ibu-Ibu yang Kelelahan

Dear Moms; menjadi Ibu memang hampir tidak ada istirahatnya, tidak mungkin cuti apalagi mengundurkan diri. Tapi , tidak ada salahnya sesekali kita berhenti mengerjakan hal-hal yang kita anggap melelahkan , membawa cucian yang menumpuk ke binatu (laundry) alih-alih mencucinya sendiri, memesan makanan via layanan pesan

Share this on