Workshop Master Mengajarkan Validasi Diri Pada Anak

Banyak yang keliru menganggap bahwa memvalidasi perasaan anak, akan menjadikannya cengeng, clingy, dan selalu merasa benar. Padahal, validasi bukan berarti permisif, dan bukan berarti tidak ada batasan. Orang juga sering menganggap bahwa anak-anak  menangis sebagai bentuk manipulasi untuk mendapatkan perhatian. Ini membuat orang tua kerap meminta anak-anak untuk “tidak menangis” atau menunjukkan emosi negatif lainnya.

Memvalidasi emosi anak ini akan sangat berdampak pada kehidupan anak saat dewasa. Ini membuat anak merasa dihargai dan cukup. Yuk validasi emosi anak agar ia menjadi individu yang cukup dan bahagia bersama Wirza Feny Rahayu, M.Psi., Psikolog di Workshop Online MASTER. Klik poster untuk pendaftaran.

Momin paham kok kekhawatiran parents tentang “efek samping” validasi emosi ini.
Sebenarnya, validasi bukan berarti permisif, dan bukan berarti tidak ada batasan,kok.
Tapi, batasannya apa ya? Dan gimana biar kita memvalidasi emosi tanpa jadiin anak manja ?
Simak penjelasannya di sini yuk.

Share with love
Contact Us School of Parenting
×

Info Masa Keanggotaan

Perpanjang Paket