Banner Header Komunitas SOP

Pola Asuh Kakek- Nenek Beri Pengaruh Negatif Nih, Apa yang Perlu Dilakukan Ortu?

Browse By

Di banyak keluarga, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama pengasuh mereka, yaitu kakek-nenek dibandingkan menghabiskan waktu bersama dengan orangtua. 

Bayangkan, dari pagi hari, aktivitas mengantar sekolah dilakukan kakek atau nenek, setelah pulang sekolah, yang mengurus semua keperluan anak juga adalah kakek dan nenek. Hingga sore hari tiba, anak dijemput oleh orangtuanya.

Maka otomatis kakek nenek juga berperan dalam pola asuh anak. Tak mengherankan jika anak meniru beberapa kebiasaan yang dilakukan oleh kakek nenek mereka tiap hari karena toh sebagian besar keseharian, mereka memang bersama. 

Sayangnya, tidak semua kebiasaan kakek atau nenek positif untuk ditiru oleh anak. Misalnya saja kebiasaan menonton TV berjam-jam. Alasannya, karena kakek dan nenek tidak memiliki banyak energi mengajak anak bermain, sehingga mereka justru mengajak si kecil nonton TV atau gadget. Padahal, anak-anak usia dini perlu terus aktif agar terjaga kesehatan fisiknya.

Tak hanya itu, kakek dan nenek, kadang memiliki standar pengasuhan sendiri yang mereka terapkan dahulu saat mengasuh anak-anaknya. 

Padahal, pola asuh yang diterapkan jaman dulu tidak bisa sepenuhnya diterapkan di era modern saat ini. 

Sebagai contoh, dahulu kakek nenek memperbolehkan anak-anak bermain pasir atau tanah sesuka hati . 

Tapi, beberapa orangtua di era modern sekarang tidak memperbolehkan anak bermain pasir. Alasannya karena kotor dan banyak bakteri, sehingga orangtua memfasilitasi anak dengan bermain pasir kinetik yang dianggap lebih higienis.

Perbedaan sudut pandang dan pola asuh antara orangtua dengan kakek dan nenek ini, bisa menjadi bom waktu yang menyebabkan perselisihan antara dua pihak. Nah, agar perbedaan tersebut bisa diatasi dengan baik, yuk simak beberapa tips berikut ini:

Hadapi Pengaruh Negatif Pola Asuh Kakek-Nenek Pada Si Kecil

  • Bicarakan dengan Pasangan 

Penting bagi Anda untuk berbicara pada pasangan terkait perbedaan pola asuh Kakek-Nenek dan dampak negatifnya pada anak. Diskusikan bersama cara terbaik agar pola asuh mereka tidak terlalu berbeda dengan anda. Beberapa orangtua memilih menggunakan jasa pengasuh profesional atau daycare untuk menghadapi kondisi ini. 

Namun, apabila jasa pengasuh profesional terlalu berat bagi pengeluaran rumah tangga Anda maka akan lebih baik jika jelaskan pada kakek-nenek tentang standar pola asuh Anda pada si kecil. Tujuannya agar mereka dapat memahami dan bisa menerapkan pola asuh yang sama pada si kecil.

  • Jelaskan Pola Asuh Anda Pada Kakek-Nenek

Menjelaskan pola asuh yang Anda terapkan untuk si kecil pada kakek-nenek memang tidak mudah. Tapi, penting dilakukan agar kedua belah pihak saling mengerti. Sebaiknya, jelaskan dengan cara yang santun dan tidak menyakiti hati mereka. Karena toh, kakek-nenek adalah orangtua Anda sendiri yang wajib dihormati. 

Nah, jika Anda merasa kakek-nenek termasuk orang yang sulit mengerti tentang pola asuh yang Anda terapkan untuk anak, maka Anda bisa menggunakan jasa pengasuh. 

Bicarakan rencana Anda ini pada kakek-nenek agar mereka tidak tersinggung. Katakan pada mereka bahwa pengasuh akan membantu dalam merawat si kecil. Tambahkan juga bahwa rencana Anda menggunakan jasa pengasuh bukan bertujuan untuk menjauhkan anak dari kakek dan neneknya. 

  • Beri Kakek-Nenek Saran Kegiatan untuk Anak

Beberapa anak memang terpengaruh kebiasaan menonton TV terlalu lama atau kebiasaan kurang baik lainnya dari pola asuh kakek-nenek. 

Nah, sebagai orangtua Anda juga bisa memberi mereka saran kegiatan apa yang cocok dilakukan bersama dengan si kecil. Kegiatan tersebut tentunya bukan kegiatan yang menguras banyak energi lansia.

Beberapa kegiatan yang bisa Anda sarankan pada kakek-nenek misalnya menggambar bersama, bermain puzzle, menyusun balok-balok mainan, membuat kerajinan tangan seperti menempel biji-bijian pada gambar tertentu, dan lain sebagainya.

pola asuh kakek nenek beri pengaruh buruk

  • Jelaskan Pada Kakek-Nenek bahwa Anak Perlu Bermain dengan Teman Sebaya

Alih-alih terus mengajak anak bermain, kakek dan nenek bisa mengizinkan anak untuk bermain bersama dengan teman sebayanya. Tujuannya adalah agar ia bisa bersosialisasi. Cara ini, juga bisa menghindarkan anak dari pola asuh kakek nenek yang membiarkan mereka terlalu lama nonton tv atau bermain game.

  • Buat Daftar yang Perlu dan Tidak Perlu dilakukan Kakek-Nenek

Kakek-nenek memang sudah cukup tua sehingga ingatan mereka banyak menurun. Kondisi ini membuat mereka sering terlupa tidak boleh mengatakan hal-hal tertentu pada anak. 

Untuk mengatasi kondisi ini, Anda bisa membuat daftar hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh kakek-nenek. Tentu hal ini perlu dilakukan dengan baik dan hati-hati agar mereka tidak merasa terlalu “digurui” atau “diatur”.

  • Evaluasi Pola Asuh Kakek-Nenek Secara Berkala

Penting bagi Anda untuk selalu memeriksa pola asuh yang diterapkan kakek dan nenek pada anak. Sebaiknya lakukan evaluasi bulanan dengan pasangan Anda. Apabila ada pola asuh yang kurang pas, maka bicarakan hal ini dengan baik bersama kakek dan nenek.

Kakek dan nenek mungkin saja memiliki sudut pandang yang berbeda dalam mengasuh anak. Tetapi rasa sayang dan kasih mereka selalu ada untuk cucu-cucunya. Beberapa langkah di atas bisa Anda lakukan agar anak tidak terpengaruh pola asuh atau kebiasaan negatif yang tidak Anda setujui dari kakek dan nenek. 

Baca juga:

  1. Menitipkan Anak Pada Kakek-Nenek, Yay or Nay?
  2. Tips Mengasuh Anak Bersama Mertua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *