Banner Header Komunitas SOP

Menikah Berarti Harus Menjadi Orang Tua?

Browse By

Hal pertama apa yang muncul di benak Anda setelah menikah? 

Memiliki anak dan menjadi orang tua adalah hal pertama yang dipikirkan oleh kebanyakan pasangan setelah menikah–pemikiran ini adalah sesuatu yang sangat wajar. Namun, pernahkah Anda berpikir “Kenapa sih kita harus memiliki anak dan menjadi orang tua? Haruskah kita menjadi orang tua setelah menikah? Kenapa kita harus menghabiskan waktu, materi dan tenaga untuk membesarkan anak? Apa tujuan kita menjadi orang tua?”

Mungkin Anda akan menjawab, untuk melanjutkan garis keturunan keluarga, sebagai simbol kemakmuran, dan selebihnya Anda akan terpaku sambil bertanya-tanya kenapa harus menanyakan pertanyaan ini. Aneh memang, mempertanyakan tujuan seseorang menjadi orang tua, karena selama ini kita menganggap bahwa menjadi orang tua adalah kodrat semua orang yang memutuskan menikah.

Kenapa harus mengetahui tujuan sebagai orang tua?

Meskipun terasa sangat aneh mempertanyakan “Mengapa kita menjadi orang tua?”, sebenarnya cukup penting mengetahui jawaban atas pertanyaan tersebut. Mengetahui tujuan dasar sebagai orang tua merupakan jarum kompas bagi Anda sebagai orang tua. 

Tujuan Anda tersebut akan memberi petunjuk saat Anda tidak yakin bagaimana seharusnya menjadi orang tua dalam situasi tertentu. Tujuan tersebut juga akan mempengaruhi sikap Anda dalam menanggapi situasi yang membuat frustasi, perilaku apa saja yang perlu dan bisa diteladani, serta bagaimana Anda harus berbicara pada anak-anak tentang kehidupan ini. 

manfaat mengetahui tujuan sebagai orang tua

Jadi, apa tujuan Anda menjadi orang tua?

Tujuan setiap orang menjadi orang tua adalah unik dan berbeda. Alasan Anda membesarkan anak juga pasti berbeda dengan orang tua lain. Jika Anda belum menemukan tujuan sebagai orang tua, maka jangan berkecil hati karena belum terlambat untuk menilik kembali tujuan tersebut. Beberapa hal berikut, mungkin dapat membantu Anda menemukan tujuan dasar sebagai orang tua: 

  1. Menjadi orang tua yang lebih baik dari orang tua kita dahulu.
  2. Membagikan nilai, norma budaya atau keterampilan yang kita miliki kepada anak.
  3. Memberi peluang pada anak untuk mendapatkan pengalaman yang tidak pernah kita miliki.
  4. Memulai membentuk keluarga atas diri kita sendiri, setelah sebelumnya kita adalah bagian dari keluarga orang tua kita. 
  5. Mendukung dan membimbing anak tumbuh menjadi dirinya sendiri. 
  6. Ingin merasakan cinta yang dimiliki orang tua untuk seorang anak.

Jadi, sudahkah Anda menemukan tujuan sebagai orang tua?

Baca Juga:

  1. Kenangan Apa yang Anak Ingat Saat Dewasa Nanti?
  2. “Aku Ingin Kau Mengingat Hal ini, Nak!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *