Banner Header Komunitas SOP

Supaya Demam Anak Segera Turun, Ini Cara Mengompres yang Benar

Browse By

Kompres adalah pertolongan pertama yang diberikan para orang tua ketika anaknya dilanda demam. Kompres dipercara sebagai salah satu cara paling ampuh untuk menurunkan deman anak. Akan tetapi, jangan sampai niat Anda untuk menurunkan demam anak justru malah membuat kondisi anak semakin buruk. Perhatikan cara mengompres yang benar supaya demam anak bisa turun.

Dr. Herbowo Soetomenggolo, Sp.A dikutip dari Doktersehat.com memaparkan bahwa turun atau tidaknya demam dipengaruhi oleh banyak hal. Namun, dengan mengompres air hangat, 90% demam anak-anak bisa turun. Inilah mujarabnya kompres untuk menurunkan demam anak.

Akan tetapi, sebagian besar orang tua masih saja melakukan kesalahan saat mengompres si kecil. Mengompres dengan air dingin sudah tidak dianjurkan karena hanya bisa menurunkan demam pada waktu itu saja. Beberapa saat detelah dikompres dengan air dingin, demam anak bisa kembali naik bahkan lebih tinggi dari yang semula. Oleh karena itu, dianjurkan mengompres anak dengan menggunakan air hangat. Begini cara mengompres anak yang benar.

  • Siapkan air hangat suam kuku atau sekitar 35-38 derajat celcius dan handuk bersih

Seperti yang telah dijelaskan di atas, air hangat lebih efektif dibandingkan dengan air dingin. Jangan lupa pakai handuk bersih untuk mengompres anak. Jika tidak ada, Anda bisa menggunakan waslap baru. Taruh air di dalam baskom, lalu basahi handuk dengan air hangat tersebut.

  • Tempelkan Handuk Basah ke Ketiak dan Lipatan Paha Kurang Lebih 10 menit

Mengapa tidak mengompres di dahi? Dokter Herbowo mengingatkan bahwa prinsip mengompres dengan air hangat adalah untuk menghangatkan seluruh permukaan kulit sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah. Dengan begitu, aliran darah akan lancar dan panas tubuh akan berangsur turun. Jadi, sebaiknya jangan mengompres di area dahi. Tempelkan handuk yang telah dibasahi air hangat pada area ketiak dan lipatan paha. Dua area inilah yang paling sering dilewati pembuluh darah besar. Dengan meletakkan kain kompres di area tersebut, pembuluh darah akan mengirim sinyal ke otak bahwa suhu di sekitar tubuh sudah kembali normal. Langkah ini adalah yang paling efektif.

Sebelum meletakkan handuk kompres ke ketiak dan lipatan paha, sebelumnya buka dulu baju si kecil. Tempelkan handuk tersebut selama kurang lebih 10 menit. Ulangi beberapa kali sampai suhunya mulai turun.

  • Setelah Demam Mulai Turun, segera keringkan tubuh anak dan pakaian baju yang tidak begitu tebal

Jika suhu badan sudah mulai turun, Anda bisa berhenti mengompresnya. Segera keringkan tubuh anak dengan handuk kering yang bersih. Ingat, jangan menggosok tubuh anak. Cukup seka air sisa kompres dengan memijat-mijat lembut.

Setelah itu, pakaikan baju yang tidak terlalu tebal. Cara ini dilakukan untuk mempercepat proses penurunan suhu tubuh anak. Jika anak terlihat masih kedinginan, pakaikan selimut tipis. Selimut tersebut bisa sedikit menghalau udara dingin di sekitarnya.

  • Berikan lebih banyak cairan agar tak dehidrasi

Ketika tubuh si kecil demam, ia rentan terkena dehidrasi. Supaya hal ini tidak terjadi, Anda bisa memberikannya asupan cairan yang cukup, misalnya ASI, jus buah, sayuran berkuah, dan lain sebagainya. Pastikan juga anak Anda memiliki waktu tidur yang cukup supaya demamnya segera sembuh.

Mengompres anak memang membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian. Jika dalam 3 hari demam anak tak kunjung turun, ada baiknya segera membawanya ke dokter. Demikian adalah cara mengompres anak yang paling benar dan sudah sesuai dengan anjuran dokter. Silahkan bagikan informasi ini jika memang dirasa bermanfaat untuk banyak orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *