Banner Header Komunitas SOP

Tantangan 5 Hari Menuju Positive Parenting

Browse By

Ada banyak sekali buku Parenting dan berbagai kelas parenting yang mungkin sudah Anda ikuti selama ini. Namun, tahukah Anda bahwa ilmu Parenting tersebut tidak bisa berjalan secara maksimal jika kita sebagai orangtua tidak langsung menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari bersama dengan anak-anak? 

Nah, daripada selalu ragu-ragu dalam menerapkan pola asuh positif pada anak, sebaiknya segera terapkan ilmu parenting yang sudah diperoleh dalam tantangan 5 hari menuju positive parenting. Apa saja sih positive parenting yang perlu kita terapkan sebagai orangtua pada anak dalam waktu 5 hari? 

Tantangan 5 Hari, Menuju Positive Parenting

  • Hari Pertama = Senyum

Tantangan pertama menuju positive parenting adalah selalu memberikan senyum pada anak-anak. Saat kita memberikan senyum pada anak-anak, maka kita menunjukkan pada mereka rasa cinta dan penerimaan. 

Senyuman yang orangtua berikan akan memberikan dampak positif lain, seperti meredakan kekhawatiran anak-anak, menenangkan anak-anak saat, meruntuhkan dinding pembatas antara orangtua dan anak-anak. 

Di tantangan hari pertama ini, sebaiknya berikan senyuman pada anak saat melakukan kontak mata dengan mereka. Temui anak-anak di awal hari hingga akhir hari dengan wajah berseri dan senyuman yang membawa kebahagiaan.

  • Hari Kedua = Berbicara Lembut 

Pada hari kedua tantangan menuju positive parenting, usahakan untuk selalu berbicara lembut pada anak-anak. Meskipun, pada hari itu kita sedang merasa sedih atau sedang merasa stres karena suatu hal, namun disinilah tantangannya. 

Misalnya, tanyakan pada anak menu makan siang apa yang mereka inginkan sebagai bekal sekolah? Atau mintalah anak-anak untuk bergegas ke sekolah dengan lembut. 

Saat orangtua berusaha berbicara dengan nada lembut, maka anak-anak juga akan merespon dengan nada yang lembut pula. Inilah hal yang perlu orangtua ingat setiap harinya. Jadi, setiap kali anak-anak berbicara dengan nada tinggi pada kita maka saat itu juga rendahkan nada bicara kita. Kondisi ini akan membuat anak-anak merespon dengan nada suara lembut pula. 

bentuk positif parenting

  • Hari Ketiga = Katakan Pada Anak dengan Jelas

Siapa nih yang pernah menjelaskan pada anak tentang suatu hal namun, anak-anak tetap saja tidak mengerti? Nah, mungkin saja kita kurang jelas menjelaskan pada anak-anak. 

Untuk itu, yuk jelaskan pada anak dengan jelas, misalnya alih-alih mengatakan “Ambil semua mainanmu dari kamar”, ganti dengan kalimat, “Yuk, bersihkan kamarmu”. Meminta anak mengambil semua mainannya di kamar bukan berarti membersihkan kamar bukan?

Pada tantangan menuju positive parenting di hari ketiga ini, usahakan untuk mengatakan pada anak dengan jelas apa yang Anda maksud. Hal ini akan mengurangi perselisihan antara Anda dan anak. 

  • Hari Keempat = Meminta Anak mengerjakan Sesuatu dengan Baik

Tantangan menuju positive parenting di hari keempat adalah mintalah sesuatu pada anak dengan baik. 

Artinya, selalu gunakan kata “tolong” di depan kalimat perintah. Misalnya, “Tolong ambilkan dompet Ibu di meja”, atau “Tolong, bersihkan kamarmu setelah makan siang,ya.”

Pada tantangan positive parenting di hari keempat ini, mintalah tolong pada anak saat Anda benar-benar membutuhkannya. Gunakan kalimat yang lembut dan spesifik agar anak-anak memahami maksud Anda.

  • Hari Kelima = Sesuaikan Ekspektasi Anda pada Kemampuan Anak-Anak

Nah, di hari kelima tantangan menuju positive parenting ini sebaiknya sesuaikan ekspektasi Anda dengan kemampuan anak-anak. Tak jarang, orangtua memiliki ekspektasi tinggi pada anak, padahal belum tentu ekspektasi ini sesuai dengan kemampuan anak. 

Alhasil banyak orangtua yang merasa kecewa pada anak-anak dan anak-anak yang merasa tertekan karena tingginya ekspektasi tersebut. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya sesuaikan ekspektasi Anda dengan kemampuan anak. 

Misalnya, saat anak-anak baru saja memasuki dunia sekolah dan belum bisa membaca dengan lancar maka jangan terlalu memaksa anak untuk membaca. Sebaiknya, tetap lakukan stimulasi membaca tanpa membuat mereka tertekan.

Pada tantangan positive parenting di hari kelima ini, duduklah dengan tenang dan mulailah menulis kelemahan dan kekuatan mereka. Lalu, tulislah apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu anak mengatasi kelemahan tersebut dan mengembangkan kekuatan yang mereka miliki. 

Setiap orangtua perlu terus belajar untuk menjadi orangtua yang lebih baik dan tentu saja menerapkan pola asuh positif tiap harinya. Nah, 5 tantangan menuju positive parenting di atas bisa Anda coba terapkan mulai hari ini loh!

Baca juga:

  1. Cermat Belajar Parenting Lewat Sosmed
  2. 6 Alasan Penting Mengapa Orangtua Seharusnya Mengikuti Kelas Parenting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *