Banner Header Komunitas SOP

Apa Saja Aturan Anak Menonton TV?

Browse By

Membiarkan anak-anak menonton televisi atau TV, kadang seperti dua mata pisau. Di satu sisi baik karena menjadi salah satu media edukasi, namun disisi lain banyak dampak yang bisa dirasakan oleh anak jika terlalu lama menonton TV. Misalnya, anak-anak jadi malas beraktivitas karena sudah sangat nyaman dengan duduk diam di depan TV, terpengaruh dengan adegan-adegan negatif dari televisi, hingga masalah kesehatan seperti obesitas karena kurangnya aktivitas fisik.

Semua dampak negatif ini tentunya tidak diinginkan ya Parents. Untuk mengatasi hal ini, yuk terapkan beberapa aturan saat anak menonton TV. Kira-kira aturan apa saja ya yang bisa diterapkan?

Aturan Anak Menonton TV:

📺 Batasi Waktu Menonton

Sama seperti batasan penggunaan gadget yang perlu diterapkan pada anak, batasan menonton TV pun juga harus diterapkan pada anak. Sebaiknya, jangan terlalu lama mengizinkan anak menonton TV, apalagi jika tujuannya hanya agar anak memiliki kesibukan atau hanya agar anak tidak rewel. Hal ini sungguh tidak bijak ya,Parents.

Untuk itu, Anda bisa membatasi anak menonton TV misalnya hanya 30 menit tiap harinya, bagi anak usia 2-3 tahun. Waktu 30 menit ini bisa Anda bagi menjadi beberapa tahap. Misalnya sekitar 5 menit di pagi hari, 5 menit di siang hari, dan seterusnya.

📺 Lakukan Censorship Sebelum Menonton

Penting bagi orangtua memilihkan program atau acara TV yang sesuai dengan usia anak. Tujuannya agar anak tidak terpengaruh dengan program yang memicu perilaku negatif. Sebaiknya sebelum mengizinkan anak menonton TV periksa terlebih dulu tiap acara yang sedang tayang dengan cara melihat kode acara yang biasanya di pojok kanan atas TV anda. Beberapa kode tersebut misalnya BO (bimbingan orangtua), A (anak), SU (Semua Umur), R (Remaja), dan D (Dewasa).

Nah, sebaiknya pilih saja program TV dengan kode A yang memang dikhususkan untuk anak-anak. Namun, jika saat anak ingin menonton TV, dan tidak ada program dengan kode A, maka Anda bisa memilih kode BO, asalkan Anda tetap menemani anak melihat program tersebut. Namun, jika Anda terlalu repot memilih program TV, cukup aktifkan fitur “Child Lock” pada televisi Anda. Fitur ini biasanya tersedia di banyak televisi yang berfungsi untuk mengontrol program apa saja yang ramah bagi anak-anak.

📺 Dampingi Anak Saat Menonton

Jangan lupa untuk selalu melakukan pendampingan saat anak menonton TV. Meskipun program televisi sudah ramah untuk anak-anak, namun dengan mendampingi anak menonton, Anda juga bisa sambil memberi edukasi pada anak. Misalnya, saat anak menonton acara kartun yang berisi konten untuk rajin membaca, itulah kesempatan Anda mendorong anak untuk gemar membaca.

Pendampingan saat anak menonton TV juga penting loh parents, karena tidak semua konten dalam acara televisi mudah dipahami oleh anak. Anak mungkin saja akan bertanya beberapa hal yang tidak ia mengerti. Di sinilah peran penting orangtua untuk menjelaskan hal tersebut secara sederhana.

📺 Pilih Program TV dengan Pergerakan Lambat

Meskipun Anda telah memilih program TV dengan kode A, namun usahakan juga memilih program anak dengan pergerakan yang lambat. Gunanya agar anak memiliki waktu untuk berpikir dan menyerap informasi dari program tersebut.

📺 Dorong Anak Berpikir Kritis

Sambil menonton sebaiknya dorong anak berpikir kritis dengan mengajukan beberapa pertanyaan kunci. Misalnya saat anak sedang menonton acara dengan konten pengenalan warna, tanyakan warna apa saja yang menjadi favorit anak. Tambahkan dengan pertanyaan, mengapa anak menyukai warna-warna tersebut.

📺 Lakukan Aktivitas Berkaitan dengan Program yang Ditonton

Nah, agar lebih menyenangkan dan tidak melulu menonton TV, yuk ajak anak melakukan beberapa aktivitas yang berkaitan dengan program di TV sebelumnya.

Sebagai contoh, setelah anak menonton program pengenalan warna, ajak anak melakukan eksperimen membuat walking water pelangi. Aktivitas ini akan mengedukasi anak dengan cara eksperimen secara langsung, sehingga pemahaman anak tentang warna semakin baik.

📺 Pastikan Tujuan Menonton TV untuk Tujuan Edukasi

Mengizinkan anak menonton TV boleh-boleh saja dilakukan oleh parents. Namun ingat bahwa tujuan parents mengizinkan anak menonton TV adalah untuk edukasi. Artinya mengizinkan anak menonton TV bukan agar anak tidak rewel, atau agar anak sibuk dan tidak “mengganggu” aktivitas yang sedang dilakukan orangtua.  

Nah, meskipun TV digunakan sebagai sarana edukasi, akan tetapi TV bukan satu-satunya media edukasi bagi anak. Ada banyak sarana edukasi bagi anak, misalnya dengan mengenalkan anak dengan buku-buku bacaan atau permainan edukasi seperti puzzle dan permainan lainnya yang membantu daya ingat serta kemampuan kognitif anak.

Baca juga:

  1. Batasan Penggunaan Gadget Untuk Anak
  2. Jebakan Iklan Televisi Pada Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *