Banner Header Komunitas SOP

Si Kecil Sudah Bisa Makan Sendiri? Yuk Ajarkan Etika Makan

Browse By

Hidup di tengah budaya ketimuran, selalu mendorong kita sebagai orangtua untuk terus berbenah diri sekaligus mengajarkan si kecil adat dan tata krama ketimuran. Salah satu tata krama yang selalu dijunjung tinggi di budaya ketimuran adalah etika makan.

Sebagai orangtua, tentu Anda terus berusaha mengajarkan anak mengenai etika makan tiap harinya. Hal yang sudah Anda lakukan memang baik parents, karena bagaimanapun, anak-anak harus mengetahui bagaimana sikap yang baik ketika makan. Ini akan menjadi bekal penting anak kelak ketika sudah beranjak remaja atau dewasa dan harus bersosialisasi dengan orang lain.

Kebiasaan makan dengan cara yang baik sangat penting ditanamkan sejak dini pada si kecil. Nah, etika makan yang bisa mulai Anda ajarkan pada si kecil sejak dini adalah sebagai berikut:      

Langkah Ajarkan Etika Makan Pada Anak Sejak Dini:

🥘 Cuci Tangan

Langkah pertama yang harus diajarkan pada si kecil dalam etika makan adalah membiasakan si kecil mencuci tangan sebelum makan. Meskipun menggunakan sendok dan garpu, tangan harus tetap bersih. Oleh karena itu, biasakan si kecil untuk cuci tangan baik sebelum maupun sesudah makan. Hal ini untuk menjaga tangannya agar tetap bersih dan terhindar dari bakteri dan kuman yang berbahaya bagi tubuh.

🥘 Duduk dengan Tenang

Meminta si kecil untuk bisa duduk dengan tenang memang hampir mustahil. Anak usia dini biasanya cenderung lebih aktif. Meski begitu, ajarkan anak untuk duduk dengan tenang ketika makan. Jangan biasakan si kecil makan sambil berjalan-jalan. Tempatkan si kecil di high chair agar ia dapat duduk dengan tenang saat makan.

🥘 Berdoa Sebelum Makan

Langkah selanjutnya mengajarkan anak etika makan adalah dengan membiasakan anak berdoa sebelum makan. Anda bisa mengajarkan anak berdoa bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya sesuai dengan kepercayaan Anda.

Berdoa sebelum makan berarti mengajarkan si kecil untuk ingat kepada Sang Pencipta atas rejeki yang sudah diberikan kepadanya. Kebiasaan ini sangat baik dilakukan parents mengingat anak memang perlu diajarkan untuk bersyukur atas apa saja yang telah dimilikinya. Rasa syukur tersebut bisa dimulai dengan berdoa sebelum makan.

🥘 Ambil Makan Secukupnya

Saat menyuapi anak, ambilkan makanan secukupnya dan pastikan anak-anak menghabiskan semua makanan di dalam piring. Jelaskan pada si kecil bahwa makanan yang sudah diambil harus dihabiskan supaya tidak mubadzir dan dibuang sia-sia. Sebaiknya, hindari menambah porsi anak apabila makanan yang ada di piringnya masih tersisa. Hal ini menghindarkan anak dari makanan yang tidak dihabiskan.

🥘 Makan dengan Perlahan

Langkah lainnya untuk mengajarkan anak mengenai etika makan adalah dengan membiasakan si kecil untuk makan dengan perlahan-lahan. Jangan mengisi mulut dengan terlalu banyak makanan dan jangan mengunyah makanan sambil berbunyi (berkicap).

Untuk mensiasati hal ini, Anda bisa memberikan sendok yang khusus digunakan untuk anak-anak yang biasanya lebih kecil ukurannya dari orang dewasa. Langkah ini ditempuh agar anak memasukkan makanan dengan porsi sesuai dengan sendoknya. Sehingga mulut anak pun tidak akan terlalu penuh karena sendok anak dirancang untuk mulutnya yang kecil.

🥘 Perhatikan orang sekitar

Ketika si kecil sedang makan dan ada orang lain di dekatnya, ajak anak untuk menawarkan makanan pada orang lain. Ingatkan si kecill supaya ia tidak menghabiskan seluruh makanan jika ada orang lain yang belum makan.

🥘 Ajarkan Anak Tidak Mengambil Makanan dari Piring Orang Lain

Penting bagi Parents untuk mengajarkan anak agar tidak mengambil makanan dari piring orang lain tanpa izin terlebih dahulu. Ajarkan juga pada anak, bahwa tidak semua makanan atau semua hal yang diminta anak dari orang lain juga akan diperoleh anak. Hal ini penting ditanamkan pada anak sejak dini untuk bekalnya saat dewasa kelak.

🥘 Rapikan Peralatan Makan

Setelah selesai makan, ajak si kecil untuk merapikan peralatan makannya dan menaruhnya di tempat piring kotor. Poin keenam ini sangat penting untuk mengajarkan anak disiplin.

Di Mana Perlu Mengajarkan Anak Etika Makan?

Menurut psikolog Anna Surti Ariani, dilansir dari edupost.id, tempat pertama bagi anak-anak untuk belajar etika makan yang baik adalah di meja makan dan bukan di depan televisi, atau sambil berjalan-jalan keliling kampung atau komplek hanya agar makanan anak dihabiskan.

Pada Usia Berapa Anak Mulai Diajarkan Etika Makan?

Etika makan sebaiknya mulai diajarkan pada anak sejak anak mampu duduk dan mandiri. Biasanya di usia 7-8 bulan anak sudah bisa diajarkan untuk makan di high chair. Sehingga, pada usia 2-3 tahun, anak mulai bisa belajar hal lainnya, seperti memegang sendok atau garpunya sendiri.

Mengajarkan anak hal-hal yang berkaitan dengan etika memang tidak mudah. Belum lagi Anda harus punya penjelasan yang logis tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Agar anak mengerti dan menaati peraturan tersebut, berilah penjelasan sesederhana mungkin. Bila perlu, gunakan analogi-analogi yang mudah dimengerti anak. Lalu, setiap orangtua juga harus punya kesabaran ekstra dalam melatih anak etika makan. Jangan lupa untuk terus mengajarkan etika makan pada anak secara konsisten agar anak bisa memahaminya dengan baik.

Baca juga:

  1. Tujuh Sopan Santun yang Baiknya Dimiliki Anak Umur Lima Tahun
  2. Pondasi Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *