Ayah Belanja dengan Anak? Kenapa Tidak?

Browse By

Urusan berbelanja seringkali dikaitkan dengan tugas seorang Ibu. Tapi saat ini, tugas berbelanja sepertinya Β bukan hanya menjadi tanggung jawab Ibu, karena banyak Ayah yang mulai mengambil alih pekerjaan rumah tangga yang satu ini.

Meskipun tugas berbelanja ini tidak sepenuhnya tanggung jawab Ayah, namun para Ayah perlu loh mengambil tugas ini sesekali untuk meringankan pekerjaan Ibu.

Ayah bisa berbelanja kebutuhan rumah tangga saat akhir pekan atau saat tidak ada pekerjaan kantor yang menumpuk. Nah, agar tidak terlalu bosan saat berbelanja, bisa juga nih membawa si kecil berbelanja dengan Ayah.

Loh, bukannya nanti repot saat membawa si kecil? Belum lagi nanti rewel meminta mainan atau camilan kesukaan. Lalu, sampai di rumah bisa saja diomelin istri karena membelikan terlalu banyak jajan. Tapi di sinilah asyiknya!

Karena itu, Ayah perlu melakukan persiapan sebelum mengajak si kecil berbelanja.

Tips Mengajak Berbelanja Anak Ala Ayah

πŸ›’ Jangan Lupa Bawa Daftar Belanjaan

Nah daftar belanja ini seringkali disepelekan atau diremehkan oleh Ayah saat berbelanja. Ayah seringkali hanya mengingat barang-barang apa saja yang perlu dibeli. Mungkin saja Ayah bisa menghafal daftar tersebut jika hanya berbelanja sendiri. Tapi, jika si kecil sudah ikut berbelanja, akan lain ceritanya.

Si kecil bisa saja merengek dibelikan sesuatu sehingga Ayah bisa lupa ingin berbelanja apa saja karena terlalu fokus pada si kecil. Nah, untuk menghindari hal ini terjadi, sebaiknya Ayah membawa daftar belanjaan yang sudah dicatat sebelumnya.

πŸ›’ Pastikan Selalu Membawa Smartphone

Smartphone perlu selalu dibawa oleh Ayah saat sedang berbelanja, apalagi jika berbelanja bersama anak.Β Tujuannya agar Ayah selalu terhubung dengan Ibu dirumah, sehingga jika Ayah bingung memilih sesuatu bisa langsung menghubungi Ibu.

Misalnya, saat Ayah diminta Ibu membelikan si kecil popok merk tertentu, padahal merk tersebut sedang kosong.Β Ayah sebaiknya segera menghubungi Ibu, sehingga Ibu bisa memberi tahu merk popok lainnya yang mungkin cocok untuk anak. Β Tips ini bisa digunakan saat Ayah berbelanja bersama anak.

Smartphone juga perlu dibawa untuk menyelamatkan anak dari rengekan si kecil. Misalnya, saat berbelanja si kecil rewel meminta mainan yang sudah sering dibeli, maka tinggal hubungi saja Ibu untuk menenangkan si kecil. Cara ini bisa digunakan jika Ayah sudah tidak mampu menangani si kecil.

πŸ›’ Pergi Di Pagi Hari

Ayah mungkin saja akan cukup stres saat hanya pergi sendirian bersama dengan anak. Oleh karena itu sebaiknya ajaklah anak berbelanja di pagi hari. Dengan berbelanja di pagi hari biasanya toko-toko sedang sepi pengunjung. Anda pun bisa berbelanja dengan lebih fokus bersama dengan anak.

πŸ›’ Ingat Bahwa Camilan Bukan Sogokan

Meskipun banyak orangtua yang menganggap camilan bisa dijadikan sogokan agar si kecil lebih penurut, sebaiknya jangan biasakan melakukan hal ini. Hal ini karena anak bisa terbiasa, sehingga sering meminta sesuatu pada Anda dan mungkin orang lain agar mau melakukan hal tertentu.

Sebaiknya biarkan anak hanya memilih satu camilan yang benar-benar diinginkannya. Tujuannya agar si kecil belajar untuk mengontrol keinginannya dan memprioritaskan camilan mana yang sebenarnya diinginkan bukan karena lapar mata. Selain itu, pengeluaran Ayah juga tidak semakin banyak.

πŸ›’ Sabar dan Biarkan Anak Mengeksplor Belanjaan

Hal yang paling penting bagi Ayah saat mengajak anak berbelanja adalah sabar dan biarkan anak mengeksplor. Kesabaran pada anak memang perlu ditingkatkan saat mengajaknya berbelanja. Hindari marah-marah saat mengajak anak berbelanja dan gunakan kesempatan berbelanja dengan anak sebagai cara untuk mendekatkan diri dengannya.

Tak hanya itu, sebaiknya biarkan anak mengeksplor segala sesuatu yang dilihatnya di rak belanjaan. Dengan begitu Ayah dan anak mungkin akan sedikit lebih lama di toko. Hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah besar. Justru dengan mengajak anak berbelanja dengan Ayah sedikit lebih lama, Ibu di rumah bisa sedikit bersantai dan melakukan me time.

πŸ›’ Bertingkah Konyol Bersama Anak

Waktu bersama yang Ayah habiskan bersama anak dengan berbelanja kadang mungkin terasa canggung. Untuk itu Ayah bisa mencairkan suasana dengan bertingkah konyol bersama dengan anak.

Misal, bernyanyi bersama dengan si kecil sambil memilih barang belanjaan, atau saling menempelkan stiker lucu di tangan bahkan di wajah juga bisa jadi pilihan bagus untuk mencegah kebosanan.

πŸ›’ Segera Pulang Jika Sudah Terlalu Lelah

Sebaiknya jangan terlalu memaksakan berbelanja jika sudah terlalu lelah, baik bagi Ayah atau si kecil. Hal ini untuk menghindarkan si kecil dari tantrum dan rewel saat berbelanja. Memaksakan untuk berbelanja saat sudah lelah juga tidak baik bagi emosi Ayah. Ayah yang kelelahan bisa mudah terpancing emosi, apalagi jika anak sudah rewel.

Kenapa Ayah Perlu Berbelanja dengan Anak Sesekali?

Banyak hal positif dari mengajak anak berbelanja dengan Ayah sesekali. Beberapa manfaat tersebut misalnya:

  • Memberikan Ibu sedikit waktu untuk me time

Saat Ayah mengajak anak untuk pergi berbelanja, Ibu yang ada di rumah bisa sedikit bersantai dan melakukan me time. Memang sih tidak terlalu lama, tapi jika me time dilakukan secara berkualitas, maka manfaatnya juga bisa sangat banyak untuk Ibu.

Persiapan ayah berbelanja bersama anak.

  • Mendekatkan hubungan Ayah dan anak

Penting bagi Ayah untuk mendekatkan diri dengan si kecil di tengah kesibukan Ayah bekerja. Nah, waktu berbelanja bersama anak bisa digunakan sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri dengan si kecil loh!

  • Meringankan beban dan pekerjaan Ibu di rumah

Meskipun tidak dilakukan setiap saat, tapi belanja yang dilakukan oleh Ayah nyatanya bisa meringankan pekerjaan Ibu. Ayah mungkin bisa berbelanja saat Ibu sedang sibuk beres-beres rumah. Sehingga semua pekerjaan rumah bisa diselesaikan tepat waktu.

  • Ayah Jadi Terbiasa Berbelanja dan Tahu tentang Kebutuhan Rumah Tangga

Banyak sekali Ayah yang tidak tahu menahu tentang urusan rumah tangga atau urusan dapur para Ibu. Nah, dengan berbelanja ini, Ayah bisa sedikit demi sedikit belajar kebutuhan rumah tangga. Tujuannya agar saat Ibu berhalangan berbelanja karena sedang keluar kota untuk pekerjaan kantor, Ayah bisa menggantikannya.

Mengajak anak berbelanja bersama dengan Ayah bisa jadi pilihan bagus agar keduanya memiliki hubungan yang lebih dekat. Tak hanya itu, berbelanja yang dilakukan Ayah bersama dengan anak sesekali juga bisa membantu Ibu untuk memiliki waktu me time. Namun, sebaiknya lakukan beberapa persiapan sebelum belanja untuk menghentikan drama saat belanja bareng anak. Beberapa tips di atas bisa digunakan sebagai referensi loh!

Baca juga:

  1. Stop Drama Saat Belanja Bareng Anak
  2. Malas Ajak Anak Saat Berbelanja? Baca Ini Supaya Tidak Menyesal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *