Banner Header Komunitas SOP

Yuk, Belajar Menghitung Dana Pendidikan Anak

Browse By

Siapa yang tidak pusing dengan dana pendidikan anak yang semakin hari semakin meningkat. Banyak dari orang tua yang tidak tahu bagaimana mempersiapkan dana pendidikan anak. Hal ini wajar karena kebutuhan hidup bukan hanya soal pendidikan. Namun perlu dipahami bahwa memiliki anak berarti harus memiliki persiapan finansial.

Pertanyaannya sekarang, berapa sih jumlah dana yang harus dipersiapkan untuk pendidikan anak dari TK hingga Perguruan Tinggi? Sepertinya pertanyaan ini yang sering ditanyakan oleh orang tua. Safir Senduk, ahli perencana keuangan, dalam bukunya “Seri Perencanaan Keuangan Keluarga: Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak” mengatakan bahwa orang tua sering melakukan kesalahan saat mempersiapkan dana pendidikan anak.

Beberapa kesalahan tersebut yaitu,

√ Orang tua tidak mampu memperkirakan jumlah biaya pendidikan anak pada masa mendatang

Kebanyakan orang tua hanya menabung tanpa tahu apakah tabungannya tersebut cukup memenuhi kebutuhan pendidikan anak atau tidak. Padahal biaya pendidikan semakin tahun akan mengalami peningkatan.

√ Kadang orang tua tidak melindungi tabungannya sendiri

Menabung haruslah memiliki unsur proteksi. Sebagai contoh, seseorang harus mampu mengantisipasi resiko kematian atau ketidakmampuan untuk bekerja karena PHK atau masalah kesehatan.

Untuk itu, Senduk memberikan solusi kepada orang tua untuk mempersiapkan dana pendidikan anak melalui beberapa langkah, yaitu

  • Perkirakan Biaya Pendidikan Anak Kelak

Untuk memperkirakan biaya pendidikan anak, orang tua harus membagi biaya pendidikan tersebut sesuai dengan jenjang pendidikan. Misalnya dari TK, SD, SMP, SMU dan PT (Perguruan Tinggi).

Secara umum yang dimaksud dengan biaya pendidikan adalah Uang Pangkal dan Uang Bulanan. Sedangkan khusus untuk jenjang PT, yang dimaksud dengan biaya pendidikan adalah Uang Pangkal, Uang Semester, dan Uang SKS.

Untuk itu agar persiapan biaya pendidikan lebih sederhana, maka siapkan saja uang pangkal untuk jenjang TK sampai dengan SMU (tanpa uang bulanan). Hal ini karena uang bulanan untuk jenjang TK-SMU tergolong tidak begitu besar. Jumlahnya hanya berkisar antara Rp. 200 ribu/bulan. Sama besarnya dengan biaya listrik atau uang belanja tiap bulannya.

Berbeda dengan PT, sebaiknya keseluruhan biaya (Uang Pangkal, Uang Semester, dan Uang SKS) diperhitungkan. Hal ini karena jumlahnya cukup besar, sehingga perlu adanya persiapan. Anda bisa mencari informasi tentang biaya pendidikan PT melalui perguruan tinggi yang bersangkutan.

Nah, untuk mempersiapkan biaya pendidikan, orang tua perlu tahu kenaikan biaya pendidikan tiap tahun. Senduk, menggunakan angka 10% kenaikan biaya pendidikan tiap tahun.

Sehingga, misalnya anak Anda baru lahir dan akan memasuki TK pada 4 tahun mendatang. Sehingga butuh 4 tahun persiapan biaya pendidikan. Katakanlah uang pangkal masuk TK favorit sebesar Rp. 5 juta, maka :

Perkiraan Biaya Pendidikan 4 Tahun ke depan = Rp. 5 juta x 1,1 x 1,1 x 1,1 x 1,1 = Rp. 7.320.500 ⇒ dibulatkan Rp.7,4 Juta

Jadi biaya pendidikan TK 4 tahun kedepan menjadi Rp. 7.400.000. Jumlah ini lah yang harus Anda persiapkan dalam kurun waktu 4 tahun. Menurut Senduk, untuk lebih jelasnya perhatikan tabel berikut

Jenjang Pendidikan Biaya Pendidikan Saat Ini (Rp) Waktu Persiapan (Tahun) Biaya Pendidikan Kelak (Rp)
TK 5.000.000 4 7.400.000
SD 6.000.000 6 10.700.000
SMP 7.000.000 12 22.000.000
SMU 8.000.000 15 33.500.000
PT 34.800.000 18 195.000.000

Tabel di atas adalah persiapan biaya pendidikan anak yang berusia 0 tahun. Jika anak Anda saat ini sudah berusia lebih dari 0 tahun, maka tinggal dikalikan waktu persiapannya. Misalnya waktu persiapan untuk 3 tahun ke depan, maka biaya pendidikan TK adalah

Rp. 5 Juta x 1,1x 1,1x 1,1 = Rp. 6.655.000 ⇒ dibulatkan Rp. 6.700.000

  • Persiapkan Dana Pendidikan Anak, Sesuai dengan Jumlah Dana Pendidikan yang Sudah Diperkirakan

Setelah Anda mengetahui perkiraan biaya pendidikan anak, maka akan lebih mudah dalam mempersiapkannya. Persiapan dana pendidikan bisa dilakukan melalui

√ Menabung Sendiri

Anda bisa menabung sendiri di bank atau melakukan investasi ke dalam sebuah produk tertentu. Misalnya dalam bentuk emas, properti, mata uang asing, saham atau investasi lainnya.

√ Mengambil Asuransi Pendidikan

Pilihlah perusahaan penyedia asuransi pendidikan yang kompeten. Hal ini berarti perusahaan tersebut harus tetap ada selama anak masih membutuhkan biaya pendidikan. Memang cukup sulit memperkirakan kelangsungan hidup perusahaan tertentu. Namun inilah resiko yang memang harus Anda hadapi.

Nah, untuk biaya pendidikan, sesuaikan dana pendidikan dari perusahaan asuransi dengan perkiraan biaya pendidikan yang sudah Anda hitung. Ini berarti premi yang harus Anda bayar lebih tinggi daripada menabung sendiri. Jika Anda memang yakin memenuhinya, maka asuransi pendidikan bisa menjadi salah satu solusi persiapan dana pendidikan anak.

  • Lindungi Investasi / Tabungan dari Resiko yang Mengancam

Beberapa resiko mengancam yang bisa terjadi adalah resiko :

√ Kematian

Resiko kematian tidak akan bisa dihindarkan dari seseorang. Oleh karena itu, menurut Senduk, Anda perlu melindungi investasi dengan mengambil asuransi jiwa. Asuransi jiwa adalah bentuk perjanjian antara Anda dan perusahaan asuransi apabila terjadi kematian, maka ahli waris akan menerima sejumlah dana yang disebut dengan UP (Uang Pertanggungan). Besarnya UP bisa Anda pilih sendiri sesuai dengan produk asuransi jiwa yang Anda ambil.

√ Tidak Mampu Bekerja

Tidak mampu bekerja bisa disebabkan oleh kecelakaan atau adanya penyakit kritis. Oleh karena itu, Senduk menyarankan Anda mengambil asuransi kecelakaan dan asuransi penyakit kritis. Namun, jika Anda sudah mengambil asuransi pendidikan, maka tidak perlu lagi mengambil asuransi kecelakaan dan penyakit kritis.

Hal ini karena, jika anda sudah mengambil asuransi pendidikan maka, anda sudah menabung dan memproteksi sendiri tabungan anda. Beberapa asuransi pendidikan juga menyediakan asuransi kecelakaan dan asuransi penyakit kritis.  

Mempersiapkan dana pendidikan anak memang tidak mudah. Untuk itu perlu adanya perkiraan dana pendidikan anak di masa mendatang. Cara memperkirakan dana pendidikan anak bisa Anda lakukan berdasarkan hitungan di atas. Sebaiknya, mulailah mempersiapkan dana pendidikan anak sejak dini agar pendidikan anak tidak jadi beban bagi keuangan keluarga.

Baca Juga :

  1. Punya Anak Harus Punya Persiapan Finansial?
  2. Lima Kesalahan dalam Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *