Mom's Corner Parenting Usia Sekolah

Anak Perlu Bisa Melakukan Hal-Hal Ini Sebelum Sekolah

Jika memikirkan sekolah, tak jarang kita bertanya, kira-kira hal apa saja yang perlu dikuasai anak sebelum masuk sekolah ya? Apa saja yang perlu dikuasai anak agar ia tak kesulitan di sekolah?

Jangan khawatir, Parents bisa menyiapkan anak untuk masuk sekolah melalui hal-hal sederhana. Apa sajakah hal tersebut?

√ Ajarkan Anak Kemandirian

Kemandirian memang perlu diajarkan pada anak sejak dini. Cara mengajarkan kemandirian pada anak bisa dimulai dari hal-hal yang cukup sederhana kok, Parents. Grace Geller, direktur pra sekolah di Florida, merekomendasikan beberapa aktivitas yang bisa orangtua ajarkan sebelum anak masuk usia sekolah, misalnya dengan mengajarkan anak mencuci tangan sendiri. Geller menyarankan untuk melatih kemandirian anak dari hal dasar, khususnya hal-hal yang berkaitan dengan perawatan diri sendiri (self-care skill).

Aktivitas lainnya yang bisa orangtua ajarkan adalah membersihkan ingus sendiri, membuka kotak makan siang, menutup tas sekolah sendiri, dan menutup mulut saat batuk atau bersin. Tak hanya itu, orangtua mulai bisa melatih anak untuk menanggalkan pakaian sendiri serta memilih pakaian yang akan digunakan untuk hari berikutnya. Jangan enggan untuk membantu, karena beberapa anak mungkin masih memerlukan bantuan. Sebagai permulaan, Parents bisa mengajak anak membaca buku cerita bergambar yang menjelaskan tentang kemandirian anak lewat cerita.

√ Ajarkan Anak Potty Training

Apakah anak parents masih mengompol? Ya, permasalahan anak dengan potty training memang tidak akan ada habisnya. Beberapa dari Parents mungkin masih merasa kesulitan dalam melatih anak potty training. Tapi ketahuilah bahwa potty training ini memang perlu diajarkan sejak dini.

√ Latih Anak Untuk Terorganisir

Sebaiknya sebelum anak masuk sekolah, ajarkan terlebih dahulu cara mengatur atau menyusun barang-barang pribadinya. Misalnya, mainan atau pakaian. Kate Dust seorang profesor pendidikan anak usia dini di Buffalo State College menyarankan untuk menggunakan keranjang warna-warni untuk menyimpan barang-barang anak.

Usahakan beri tahu anak setelah Ia selesai bermain untuk membersihkan dan mengatur mainannya kembali pada keranjang yang sudah disiapkan. Sebagai permulaan, silahkan temani anak untuk membersihkan dan mengatur mainannya. Barulah setelah anak memahami rutinitasnya, mintalah anak untuk membersihkan sendiri. Jangan lupa untuk memujinya setelah semua pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik.

√ Kembangkan Keterampilan Sosial Anak

Masa pra sekolah adalah masa di mana anak akan mulai menghadapi lingkungan baru, bertemu dengan banyak orang baru, bahkan melakukan berbagai macam aktivitas baru. Untuk itu mulailah kembangkan keterampilan sosial anak. Beberapa keterampilan sosial anak yang perlu dikembangkan adalah ajarkan anak untuk berbagi, bermain dengan teman sebaya, dan ajarkan anak mengantri. Agar proses mengembangkan keterampilan sosial anak lebih mudah, maka mintalah anak ikut berpartisipasi dalam berbagai permainan teman-teman sebaya, sebelum hari pertama pra sekolah.

Tak hanya itu, Parents perlu mengajarkan sopan santun pada anak sejak dini. Hal ini agar anak mudah diterima di lingkungan sosialnya. Beberapa sopan santun yang bisa Parents ajarkan adalah mengucapkan “terima kasih” saat diberi sesuatu, mengucapkan kata “tolong” saat menginginkan sesuatu, atau mengucapkan “minta maaf” saat anak melakukan kesalahan.

√  Dorong Kesiapan Emosional Anak

Memasuki lingkungan baru juga berarti menyiapkan mental anak. Parents perlu membantu anak-anak mengidentifikasi dan memproses emosi dengan cara yang sehat. Anak-anak usia dini belum mengerti tentang perasaan yang sedang dirasakan. Anak-anak juga belum mampu melabeli setiap perasaan tersebut.

Itulah mengapa Parents perlu membantu anak untuk melabelinya dan mengajarkan anak untuk mengekspresikannya dengan cara yang sehat. Misalnya, “Oh kamu rewel karena kamu lelah” atau “Oh kamu rewel karena kamu mengantuk”. Katakan pada anak bahwa Parents siap berbicara dengan anak saat mereka sudah tenang.

√ Kembangkan Keterampilan Berkomunikasi

Ya, kemampuan berbahasa atau berkomunikasi bisa menjadi satu hal penting sebelum anak siap untuk masuk pra sekolah. Kemampuan bahasa atau berkomunikasi ini bisa dilatih dan dikembangkan melalui berbagai aktivitas sederhana, seperti mengajak anak bercerita. Sering-seringlah mengajak anak bercerita di rumah. Dengan bercerita, secara tidak langsung Parents mulai mengenalkan berbagai macam kosa kata baru pada si kecil.

√ Ajari Anak Tentang Informasi Diri

Nah, sebelum masuk pra sekolah usahakan untuk mengajarkan anak informasi tentang diri. Misalnya siapa nama panjang anak, siapa nama orang tua, di mana tempat tinggalnya. Informasi tentang diri ini sangat penting diketahui oleh anak. Hal ini menghindarkan anak tersesat saat anak berada di lingkungan publik.

√ Siapkan Keterampilan Akademik Sederhana

Hal terakhir yang perlu Parents persiapkan sebelum anak masuk pra sekolah adalah keterampilan akademik dasar seperti pengenalan warna, bentuk, dan angka. Jangan terlalu keras dalam mengajarkan anak. Sebaliknya ciptakan lingkungan yang menyenangkan untuk mengajarkan anak keterampilan akademik ini. Misalnya, melalui bernyanyi lagu-lagu yang mengarah pada warna, bentuk ataupun angka.

Mempersiapkan anak memasuki usia pra sekolah memang perlu Parents. Persiapan ini bisa dimulai sejak dini. Pastikan Parents melatih anak dari aktivitas sederhana sehari-hari. Ciptakan lingkungan yang nyaman dan menyenangkan agar anak tidak merasa bosan untuk berlatih.

Baca Juga :

  1. Kelas Kesiapan Anak Masuk Sekolah: Seberapa Penting?
  2. Sekolah untuk Bayi: Ya Atau Tidak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *