Banner Header Tanya Ahli SOP

Anak Sering Pindah Sekolah? Perhatikan Dampak Negatifnya

Browse By

Ada berbagai alasan mengapa orang tua harus memindahkan sekolah si anak, misalnya mutasi pekerjaan, masalah akademis, hingga masalah finansial. Sayangnya, pindah sekolah tak selalu memberikan dampak positif bagi si anak. Ada beberapa dampak negatif yang akan dialami si anak sebelum bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang baru. Apa saja dampak negatif tersebut? Berikut adalah konsekuensi negatif ketika anak pindah sekolah.

 

  • Tantangan akademis

sekolah baru

Saat berada di sekolah baru, anak akan menghadapi permasalahan akademis. Sekolah yang baru mungkin menerapkan metode pengajaran yang berbeda. Bab yang dipelajari di sekolah yang baru mungkin sudah sampai ke bab yang belum ia kuasai atau mungkin justru kemampuannya malah lebih maju dibandingkan dengan teman-teman barunya. Selain itu, gaya pengajaran guru yang berbeda juga menjadi tantangan tersendiri bagi si anak. Ia harus mampu menghadapi tantangan akademis tersebut agar kemampuannya bisa berkembang.

 

  • Hubungan Anak dengan Sekolah

siswa dengan guru

Kesuksesan anak di sekolah dibangun atas kerja sama antara anak, guru, orang tua, dan staf administrasi sekolah. Ketika si anak sering berpindah-pindah sekolah, semua pihak mendapat tantangan untuk menjalih hubungan yang baik. Para guru membutuhkan waktu untuk bisa menilai kemampuan anak. Pihak sekolah tentu membutuhkan waktu untuk mentransfer nilai dari sekolah yang lama ke sekolah yang baru. Orang tua juga harus selalu mendukung anak agar cepat beradaptasi di lingkungan sekolah yang baru.

 

  • Kesulitan Bergaul di Lingkungan Sekolah

pindah sekolah

Hubungan anak dengan teman-temannya di sekolah sangat penting demi membangun kepercayaan diri si anak. Hubungan pertemanan yang baik juga berperan penting dalam kesuksesan diri si anak. Nah, di sekolah yang baru, lingkungan sosialnya tentu berbeda dengan sekolah yang lama. Ia belum mengenal siapa-siapa. Jika anak tidak cepat beradapsatasi, ia mungkin akan merasa dikucilkan. Tugas Anda sebagai orang tua adalah membantu anak agar cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan berbagai aktivitas di sekolah.

 

Sebelum pindah sekolah, orang tua bisa berkonsultasi dengan guru atau psikolog anak. Ini untuk meminimalisir dampak negatif yang ada. Tentu saja Anda juga harus berdiskusi dengan si anak. Siapkan diri si anak untuk menghadapi tantangan baru di sekolah barunya nanti.

 

Parents juga harus selalu mendukung anak untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Pada masa-masa awal masuk, jangan sungkan bertanya tentang perasaan si anak. Jadilah pendengar yang baik. Jika anak mengalami kesulitan, bantulah anak memecahkan kesulitan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *