Banner Header Komunitas SOP

Benarkah Seseorang Bisa Berubah Setelah Menikah?

Browse By

Banyak yang menganggap bahwa menikah adalah lembaran baru dengan harapan baru. Dengan menikah, banyak yang berharap bahwa pasangan akan berubah ke arah yang lebih baik.

Ada yang berharap agar pasangan jadi tidak boros setelah menikah, mengingat banyak hal yang harus dipersiapkan untuk anak-anak kelak, ada juga yang berharap agar pasangan jadi lebih sabar untuk suami dan anak-anak kelak. Semua harapan harapan tersebut memang wajar dimiliki di awal pernikahan.

Namun pertanyaannya kemudian, benarkah seseorang bisa berubah ke arah lebih baik setelah menikah?

Benarkah Seseorang Berubah Setelah Menikah?

Menurut sebuah penelitian, ternyata menikah memang bisa merubah seseorang. Dilansir dari bussinesinsider.com, sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim riset di Universitas George, meneliti 169 pasangan yang sudah menikah di 18 bulan pertama awal pernikahan. Berdasarkan penelitian tersebut ditemukan bahwa kebanyakan pasangan mengalami perubahan kepribadian setelah menikah.

Penelitian tersebut menemukan fakta bahwa setelah menikah kebanyakan suami menjadi kurang terbuka. Sedangkan istri menjadi jauh lebih tertutup. Artinya, kedua pasangan, baik suami maupun istri menjadi lebih tertutup satu sama lain setelah menikah.

Fakta ini merupakan hal yang cukup negatif bagi pasangan. Hal ini karena, komunikasi merupakan sesuatu yang penting dalam sebuah pernikahan. Melalui komunikasi terbuka pasangan dianggap mampu mengatasi segala rintangan dan cobaan yang sedang dihadapi dalam pernikahan.

Namun, ada kabar baik dari fakta yang ditemukan oleh peneliti. Menurut para peneliti, perubahan sifat jadi lebih baik akan dialami oleh suami. Para pria dianggap akan berubah menjadi sosok yang lebih bertanggung jawab setelah menikah.

Apakah Usia Pasangan Mempengaruhi Perubahan sifat Seseorang Setelah Menikah?

Beberapa orang berpendapat bahwa perubahan sifat atau personality yang dialami oleh seseorang setelah menikah banyak dipengaruhi oleh usia pasangan yang lebih dewasa atau bahkan mungkin lebih muda.

Padahal, menurut penelitian baik usia pasangan, lamanya waktu berpacaran, lamanya waktu bersama sebelum menikah, kepuasan dalam pernikahan awal, perubahan status menjadi orangtua bukanlah faktor utama yang mempengaruhi perubahan sifat seseorang setelah menikah.

Apa Saja Perubahan Sifat Seseorang Setelah Menikah?

Beberapa perubahan sifat seseorang setelah menikah memang baik dan cenderung lebih positif. Misalnya, seorang pria yang dianggap lebih bertanggung jawab, atau seorang wanita yang lebih bijaksana dalam mengambil keputusan. Namun, ada juga perubahan sifat kurang baik yang dialami setelah menikah.

Nah, kira-kira perubahan sifat apa saja sih yang akan dialami pasangan setelah menikah nanti?

💗 Suami yang Menjadi Kurang Terbuka Pada Istri

Kurangnya keterbukaan suami pada istri sering dialami oleh kebanyakan pasangan yang telah menikah. Perubahan sifat ini pasti memiliki sebab. Misalnya suami menjadi kurang terbuka karena takut akan menyinggung perasaan istri, atau suami kurang terbuka karena tidak mau permasalahan menjadi semakin panjang apalagi jika terkait masalah uang. Namun, apapun alasannya seharusnya suami bisa lebih terbuka dan jujur pada istri, begitupun sebaliknya.

💗Istri Menjadi Kurang Perhatian

Disadari atau tidak, setelah menikah ada perasaan aman dan tenang yang dirasakan oleh kebanyakan pasangan Mungkin perasaan “aman” bahwa ada suami yang akan selalu mendampinginya, jadi istri tidak perlu terus-terusan menelpon atau menghubungi suami.

Hal ini tentu beda dengan saat pacaran, dimana pasangan lebih sering menelpon atau mengirim pesan untuk berbagi cerita atau bertukar kabar. Nah, jika kondisi ini terus berlanjut, bisa jadi perhatian yang diberikan setelah menikah justru dirasakan banyak berkurang.

💗 Istri Menjadi Tertutup

Beberapa perempuan mungkin berubah menjadi lebih tertutup setelah menikah. Alasannya beragam, mungkin karena tidak ingin suami merasa khawatir akan masalah yang sedang dihadapi, mungkin karena tidak ingin suami tersinggung dan lain sebagainya.

Namun, apapun masalahnya, komunikasi terbuka sangatlah penting dalam sebuah pernikahan. Itulah mengapa pasangan memang harus saling terbuka satu sama lain.

💗 Suami Menjadi Lebih Bertanggung jawab

Perubahan positif yang dialami oleh para pria saat sudah menikah adalah menjadi suami yang bertanggung jawab pada istri dan anak-anak. Perubahan sifat ini dianggap perubahan yang sangat positif, mengingat suami adalah seorang pemimpin keluarga yang bertugas untuk melindungi dan mengayomi keluarga.

💗 Kedua Pasangan Menjadi Sering Beda Pendapat

Tidak seperti saat berpacaran, mungkin perbedaan pendapat akan lebih sering terjadi setelah kedua pasangan menikah.

Misalnya perbedaan pendapat tentang pola asuh pada anak, perbedaan pendapat tentang bagaimana mengatur keuangan rumah tangga dan perbedaan pendapat lain yang tentu saja bisa menjadi konflik utama dalam rumah tangga.

Sebaiknya, gunakan perbedaan pendapat ini sebagai bumbu cinta yang semakin mempererat pernikahan Anda. Caranya adalah dengan lebih banyak berkomunikasi satu sama lain, lebih sering saling memaafkan dan lebih sering menerima pendapat satu sama lain.

apa saja perubahan setelah menikah?

Bagaimana Mengatasi perubahan Tersebut?

1. Pahami Perbedaan yang Ada

Salah satu cara untuk mengatasi perubahan sifat setelah menikah adalah dengan memahami perbedaan tersebut. Sebaiknya Anda mulai mengidentifikasi perbedaan dan persamaan sifat dari diri sendiri dan pasangan. Semakin banyak Anda memahami perbedaan dan persamaan sifat tersebut, maka akan semakin mudah menerima sifat yang dimiliki oleh pasangan. Hal ini karena Anda sebenarnya disatukan untuk saling melengkapi satu sama lainnya.

2. Seimbangkan Sifat Masing-Masing

Penting bagi Anda dan pasangan untuk menyeimbangkan sifat satu sama lain. Artinya, tidak perlu saling memaksakan kehendak bahwa pasangan harus memiliki sifat seperti Anda. Misalnya, jika pasangan adalah sosok yang lebih pendiam atau tertutup, maka imbangi dengan sifat Anda yang lebih terbuka. Gunakan berbagai kesempatan untuk memulai pembicaraan.

3. Perbanyak Ilmu Pernikahan dan Parenting

Banyak pasangan yang hidup hanya berdasarkan insting, padahal ada berbagai macam sumber ilmu yang bisa dipelajari sebagai senjata menempuh kehidupan rumah tangga yang harmonis. Oleh karena itu, perbanyaklah ilmu tentang hubungan pernikahan dan ilmu parenting sebagai upaya Anda ingin membangun keluarga yang harmonis dan bahagia.

Perubahan sifat atau kepribadian memang bisa saja dialami oleh seseorang setelah menikah. Perubahan tersebut bisa perubahan ke arah positif maupun negatif. Apapun perubahan yang dialami oleh pasangan seharusnya bisa diterima dengan baik dan sifat saling mengerti satu sama lain.

Baca juga:

  1. Benarkah 5 Tahun Pertama Masa Pernikahan Paling Sulit? Ini Alasannya
  2. Hal-Hal yang Bisa Menyelamatkan 5 Tahun Awal Pernikahan Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *