Banner Header Komunitas SOP

“Bad Day” di Kantor Pantang Dibawa Pulang, Ini Caranya!

Browse By

Sulit memang melepaskan diri dan sama sekali tidak terpengaruh dengan hari buruk atau “bad day” yang kita alami saat di kantor. Kebanyakan dari kita selalu saja membawa pengalaman buruk yang terjadi di kantor ke dalam urusan rumah tangga. Akhirnya, seringkali kita marah-marah atau bersikap acuh terhadap anak-anak dan pasangan hanya karena masih terbawa perasaan jengkel saat di kantor tadi. 

Tapi, siapa sih yang tidak pernah mengalami “bad day” saat di kantor? Hampir semua orang pernah mengalaminya bukan? Mungkin “bad day” yang Anda alami karena salah menghitung total belanja konsumen, mungkin karena lupa tidak membawa materi rapat penting yang seharusnya Anda berikan pada atasan pagi tadi, mungkin juga karena rencana pengiriman barang ke konsumen terpaksa ditunda karena kesalahan dari tim quality control yang sangat sepele tapi berdampak besar bagi perusahaan.

Semua hal ini sangat wajar dialami oleh semua orang termasuk Anda dan sangat wajar mempengaruhi hari Anda bersama keluarga di rumah saat pulang nantinya. Tapi, apakah kita harus merelakan “bad day” di kantor merenggut kebahagiaan anak-anak dan pasangan saat di rumah? 

Apakah mereka harus menanggung semua amarah kita yang terpaksa tidak bisa disalurkan saat di kantor hanya karena kemarahan atasan yang lebih besar? Atau, apakah anak-anak perlu mengalami hari yang buruk juga karena kemarahan kita saat di rumah?

Tidak! Sama sekali tidak boleh!

“Bad day” yang kita alami tidak perlu sampai membuat hari anak-anak dan pasangan menjadi buruk juga karena kemarahan kita. 

Beberapa hal berikut ini perlu dicoba agar “bad day” di kantor tidak pengaruhi hubungan kita dengan keluarga saat di rumah,nih! 

Atasi “Bad Day” di Kantor dengan …

  • Pikirkan tentang Hal Menyenangkan Saat Bekerja

Saat “bad day” mulai menyerang di kantor dan mulai mempengaruhi suasana hati dan pikiran kita maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah pikirkan hal menyenangkan tentang pekerjaan kita sendiri. Hal sederhana ini kadangkala memang sulit dilakukan karena perasaan kita sudah diliputi amarah dan rasa jengkel karena mengalami “bad day”. 

Tapi, bagaimanapun juga cobalah. Coba mulai mengingat hal terbaik dalam pekerjaan kita selama ini. Misalnya, seberapa menyenangkannya saat kita bisa memberi kepuasan pada pelanggan karena pengiriman yang dilakukan berjalan dengan lancar, atau  seberapa menyenangkan saat kita mendapatkan bonus akhir tahun karena performa kerja yang baik. 

Semua hal menyenangkan ini akan membuat kita tersenyum dan bersemangat kembali setelah mengalami “bad day” di kantor.

  • Sadari Bahwa Kesalahan Kadang Terjadi

Cara kedua yang bisa dilakukan untuk mengatasi “bad day” agar tidak pengaruhi hubungan dengan keluarga adalah dengan menyadari bahwa kesalahan kadang terjadi. Inilah yang perlu kita garis bawahi dalam pekerjaan. 

Kesalahan tentu saja pernah dilakukan oleh semua orang termasuk kita. Jadi, wajar rasanya jika suatu hari kita mengalami “bad day” di kantor karena kesalahan sendiri. 

Meskipun tak menutup kemungkinan bahwa kesalahan kadang berasal dari rekan kerja, namun anggaplah bahwa hal tersebut adalah kesalahan bersama karena toh kita bekerja tidak sendirian. 

Ada rekan kerja satu tim yang selalu membantu dalam setiap pekerjaan. Jadi, apa salahnya membantu menanggung kesalahan yang dibuatnya dalam pekerjaan? 

  • Tidak Perlu Lama-Lama Mengingat “Bad Day”

Agar “bad day” tidak mengganggu hubungan kita dengan anak-anak atau pasangan di rumah, lebih baik jangan terus mengingat “bad day”  saat di kantor. Hal ini penting dilakukan agar kita tidak semakin terpuruk dari perasaan sedih, menyesal, marah atau perasaan negatif lainnya.

cara tidak bawa masalah kantor ke rumah

  • Ambil Jalan Berbeda Saat Pulang Kantor

Ingin melupakan “bad day” yang terjadi di kantor? Bagaimana jika kita ambil jalan berbeda saat pulang dari kantor. Dengan memilih jalan berbeda saat pulang dari kantor, diharapkan kita bisa melupakan pengalaman buruk yang terjadi di kantor pagi tadi.  

  • Berusaha Relax Saat Perjalanan Pulang ke Rumah

Meskipun “bad day” di kantor memang sulit dilupakan, tapi tidak ada yang tidak mungkin jika kita mencoba. Hal lain yang bisa dilakukan agar “bad day” di kantor tidak mengganggu hubungan dengan anggota keluarga di rumah maka berusahalah untuk relax saat perjalanan pulang ke rumah. 

Misalnya dengan mendengarkan musik, bermain game atau mendengarkan podcast. Sebaiknya lakukan hal-hal yang membuat kita merasa tenang sebelum sampai di rumah. 

  • Bertanya Lebih Dulu Saat Sampai Rumah

Beberapa orang seringkali mendapatkan pertanyaan, “Gimana tadi?” pertanyaan ini sih biasanya dari pasangan yang berusaha untuk memberikan perhatian pada kita. Nah, kadangkala saat suasana hati sedang buruk karena mengalami “bad day” di kantor kita jadi emosi saat ditanya demikian. 

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu pada pasangan di rumah, “Gimana hari ini di kantor?” atau “Gimana hari ini dengan anak-anak? Mereka rewel gak?”. Lalu, jadilah pendengar yang baik. 

Hal ini lebih baik dilakukan daripada kembali menceritakan “bad day” yang membuat kita semakin kesal. Nah, baru setelah amarah kita mereda, kita bisa bercerita kepada pasangan tentang “bad day” yang dialami di kantor. 

  • Ambil Waktu untuk Me Time saat Di Rumah

Hal lain yang bisa kita lakukan agar “bad day” di kantor tidak pengaruhi hubungan dengan keluarga di rumah maka luangkan waktu “me time” segera setelah sampai di rumah. Misalnya dengan mandi air hangat, minum teh hangat untuk menenangkan hati atau sekedar  bersantai di teras sambil merasakan sejuknya angin. 

Setiap orang pernah kok mengalami “bad day” di kantor, termasuk kita. Namun jangan sampai “bad day” di kantor pengaruhi hubungan kita dengan keluarga di rumah. Cobalah beberapa hal di atas untuk menenangkan hati saat pulang dari kantor. 

Baca juga:

  1. Cara Mudah Dongkrak Mood di Kantor
  2. Kurangi Stress Pada Ayah Ternyata Semudah Ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *