× DAFTAR GRATIS Masuk
Artikel Kelas Online Tanya Ahli Workshop Online Mitra Sekolah Belanja Pintar Tentang Kontak
Self Betrayal : Siklus Jahat yang Harus Dihentikan

29 Juli 2021

Self betrayal  adalah coping mechanism atau cara diri untuk mengatasi satu hal. Hal ini terjadi ketika kita dibesarkan di rumah di mana kita harus menyangkal kebutuhan kita untuk menerima cinta, ataupun kebutuhan kita akan cinta tidak dianggap penting.

Ketika kita melakukan self betrayal,  kita merasakan kebencian. Orang yang melakukan self betrayal pada umumnya merasa takut akan ketidaksetujuan orang lain atau ketakutan karena menjadi berbeda dan sendirian.

Self betrayal dapat berwujud:

  • Menyangkal kebutuhan atau keinginan Anda sendiri untuk diprioritaskan/ dicintai  oleh orang lain.
  • Membiarkan batasan Anda dilanggar.
  • Memilih pekerjaan karena seseorang yang Anda cintai memandangnya sebagai "kesuksesan”.
  • Membiarkan seseorang untuk melakukan sesuatu yang merugikan Anda berdua agar tidak merasa ditinggalkan.
  • Mengadopsi kepercayaan orang lain atau terlibat dalam "pemikiran kelompok" untuk merasa “diterima”.

Self betrayal juga disebut self sabotage (sabotase diri), karena secara tidak sadar memilih untuk menyabotase nilai diri sendiri untuk harga diri orang lain. Ini dapat menjadi siklus yang mengerikan. Dari awalnya kebutuhan untuk dicintai dan diakui, kita mencari orang lain untuk memenuhi kebutuhan ini, tetapi akhirnya malah kita akan merasa semakin tidak dicintai. Butuh bertahun-tahun untuk mengenali dan kemudian menghentikan kebiasaan itu.

Contact Us School of Parenting