Banner Header Komunitas SOP

Kapan Anak Perlu Tahu tentang Perceraian Kita?

Browse By

Perceraian memang bukan tujuan dari pernikahan. Tapi, jika perceraian memang hal terbaik untuk Anda dan pasangan, kapan sebaiknya menjelaskan perceraian ini pada anak? Mungkinkah kita menunggu anak hingga berusia remaja untuk menjelaskan tentang perceraian ini?

“Tidak selalu”

Menjelaskan perceraian pada anak bukan didasarkan semata-mata pada usia anak, namun ada faktor-faktor lain yang mendasarinya.  Menurut mitra ahli school of parenting, Veronica Sri Utami. S.Psi.,M.I.Kom, menjelaskan tentang perceraian pada anak itu bisa dilakukan saat orang tua siap secara mental dan anak mampu berkomunikasi serta  “menangkap” dengan jelas apa yang akan kita sampaikan.

Perasaan takut dan khawatir anak tidak menerima situasi, memang sangat wajar dirasakan oleh kedua orang tua yang bercerai. Namun, jangan biarkan anak mencari tahu sendiri terkait perceraian Anda hingga salah menyimpulkan dan berakhir pada perasaan negatif yang seharusnya tidak dirasakan oleh anak.

Jadi, bagaimana menjelaskan tentang perceraian pada anak?

  1. Jelaskan Makna kata “Cerai”

Menjelaskan pada anak tentang perceraian artinya menjelaskan pada anak makna kata “cerai” sesungguhnya. Pasalnya, bagi anak-anak yang masih berusia dini, sudah dipastikan kurang memahami maknanya. Maka, jelaskan pada anak dengan bahasa yang mudah dipahami.

2. Siapkan Mental Anda

Pastikan orang tua, baik Ibu maupun Ayah “siap” secara mental ketika akan menjelaskan ke anak, sehingga ketika menginformasikan ke anak tak disertai suasana emosional yang berlebihan yang membuat anak makin tak nyaman. Misalnya, siap  menerima segala respons si kecil, termasuk menjawab semua pertanyaannya.

3. Jangan Tergesa-Gesa

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan saat menjelaskan tentang perceraian pada anak adalah jangan tergesa-gesa untuk menjelaskan. Artinya, beri anak waktu untuk mencerna penjelasan Anda secara bertahap. Penjelasan yang Anda berikan pada anak tidak cukup dalam waktu sehari. Ingat, tidak semua anak memahami alasan perceraian dan sangat mungkin mereka tidak menerima situasi ini.

4. Hindari Menyalahkan Mantan

Ketika menjelaskan tentang perceraian pada anak, hindari menyalahkan mantan atas perceraian yang terjadi. Anda bisa menjelaskan bahwa perceraian yang terjadi bukan salah siapa-siapa dan pilihan ini terbaik untuk Anda berdua. Jangan lupa tambahkan penjelasan bahwa, perceraian tidak akan mengurangi rasa kasih sayang kedua orang tua terhadap anak, sehingga anak tidak perlu khawatir.

Memberi penjelasan pada anak terkait perceraian memang tidak mudah. dibutuhkan kesiapan mental orang tua dan waktu yang tepat untuk menjelaskannya. Namun, satu hal yang perlu Anda ingat yaitu jangan pernah menyembunyikan perceraian Anda pada anak dan membiarkan anak mencari tahu sendiri.

Baca Juga:

  1. Move On Pasca Perceraian
  2. 10 Alasan Paling Umum Saat bercerai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *