Banner Header Komunitas SOP

Kecemasan & Serangan Panik itu Sama?

Browse By

Kita mungkin sering mendengar istilah kecemasan (anxiety) dan serangan panik (panic attack), belakangan ini karena pandemi COVID-19 yang sedang menyerang di kebanyakan negara saat ini. Saat mendengar kedua istilah ini, kita sering menganggap bahwa kedua istilah tersebut memiliki makna yang sama. Tak jarang, kita menggunakan kedua istilah tersebut secara bergantian dengan asumsi bahwa keduanya memiliki makna yang sama. Padahal tidak demikian!

Kecemasan & Serangan Panik itu Berbeda!

Para ahli menggunakan kedua istilah ini untuk gejala dan gangguan tertentu. Serangan panik sendiri sering dikaitkan dengan rasa takut dan kecemasan mendadak disertai dengan stres tinggi dan kekhawatiran berlebihan. 

Gejala dari serangan panik  yaitu:

  • Detak jantung cepat
  • Napas pendek
  • Pusing
  • Nyeri dada
  • Gemetar
  • Merasa tidak terhubung dengan diri sendiri

Sedangkan gejala dari kecemasan yaitu:

  • Detak jantung cepat
  • Napas pendek
  • Pusing
  • Gangguan tidur
  • Ketegangan otot
  • Lekas marah

perbedaan kecemasan dan serangan panik

Kecemasan & Serangan Panik memang Hampir Sama! 

Meskipun kecemasan dan serangan panik memiliki gejala dan gangguan yang berbeda, namun para ahli mengungkapkan bahwa keduanya memang memiliki perbedaan yang sangat kecil. Hal ini didasarkan pada “Manual Diagnostik dan Gangguan Mental, edisi ke-5” atau biasa disebut dengan DSM-5.

Apa yang Dirasakan saat Mendapat Serangan Panik?  

Serangan panik merupakan perasaan takut, gugup, dan ketakutan yang mendadak. Gejala yang muncul biasanya sangat ekstrim sehingga menyebabkan gangguan besar dalam keseharian kita. Serangan panik biasanya dipicu sesuatu hal yang jelas dan langsung. Dalam beberapa kasus, serangan panik muncul karena phobia pada hal tertentu. 

Gejala serangan panik ini akan memuncak dalam 10 menit. Namun, beberapa serangan dapat berjalan lebih lama atau mungkin secara berturut-turut sehingga sulit untuk menentukan kapan satu serangan berakhir dan kapan yang lainnya akan mulai muncul. 

Apa yang Dirasakan saat Mengalami Kecemasan?

Kecemasan cukup dekat dengan kekhawatiran berlebihan tentang sesuatu yang dianggap “bahaya”, baik nyata maupun hanya dapat dirasakan. Jika kecemasan yang dirasakan menumpuk diimbangi dengan kadar stres yang tinggi, maka kecemasan ini bisa nampak seperti sebuah “serangan”.

Apa yang perlu dilakukan jika mengalami kecemasan dan atau serangan panik?

Beberapa hal yang perlu dilakukan saat mengalami kecemasan dan atau serangan panik, yaitu:

1.Terapi

Terapi dapat membantu untuk mengelola gejala yang ditimbulkan akibat kecemasan / serangan panik, mengatasi rasa sakit di masa lalu, dan membantu menemukan pandangan yang lebih positif tentang sesuatu hal. 

2. Konsumsi obat

Beberapa obat-obatan yang diresepkan oleh ahli kejiwaan akan membantu mengurangi gejala yang muncul akibat kecemasan / serangan panik. 

3. Lakukan Teknik Self-Help

Teknik Self-Help, seperti latihan pernapasan dan desensitisasi bermanfaat membantu mengontrol gejala yang muncul sesuai dengan kapasitas diri kita sendiri

Di tengah pandemi COVID-19 ini wajar rasanya jika beberapa dari kita merasakan kecemasan atau bahkan serangan panik akan sesuatu. Untuk itu, penting bagi kita menjaga kesehatan mental dan fisik dengan cara terus memperhatikan gejala apa saja yang muncul dalam diri dan segera berkonsultasi dengan para ahli jika merasa bahwa gejala tersebut sangat mengganggu kesehatan mental dan fisik kita. 

Baca juga:

  1. Tenang! Ini Hanya Gejala Psikosomatik, Bukan Corona!
  2. Membantu Anak Mengatasi Rasa Tkut Berlebihan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *