contact@schoolofparenting.id
(+62) 859 - 5025 - 6739
×
MASUK DAFTAR MEMBER
Media Belajar Partnership
contact@schoolofparenting.id (+62) 859 - 5025 - 6739
Kontrasepsi adalah Beban Emosional dan Mental Bagi Perempuan?

14 September 2022

Sebagian besar, tanggung jawab untuk menghindari kehamilan masih berada pada pihak perempuan.Hasil survei BKKBN tahun 2018 menunjukkan bahwa angka partisipasi perempuan dalam penggunaan kontrasepsi sebesar 96,7%. Ini jauh lebih tinggi dibandingkan partisipasi laki-laki yang hanya sebesar 3,3%. Dari tahun ke tahun, perbedaan tingkat partisipasi perempuan dan laki-laki dalam penggunaan kontrasepsi sangat timpang.

Perempuan mengandalkan metode seperti pil, spiral, hingga bedah untuk steril. Metode-metode ini dapat memiliki dampak fisik yang signifikan bagi perempuan. Namun, menurut penelitian terbaru, mencegah kehamilan tidak hanya berdampak pada tubuh. Hal tersebut juga bisa menjadi beban mental dan emosional yang besar. Terlebih lagi, ada asumsi yang diperkuat oleh para profesional medis yang memberi tahu tentang pilihan kontrasepsi, yang mana itu akan menjadi beban yang dipikul sendirian oleh perempuan.

Menghindari Kehamilan Bukan Hanya “Pekerjaan Perempuan”

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Sex Research di Amerika menganalisis percakapan antara 52 perempuan yang tidak menginginkan anak. Mereka menemukan bahwa staf medis biasanya menggambarkan pencegahan kehamilan sebagai "pekerjaan perempuan".

Contact Us School of Parenting
×

Info Masa Keanggotaan

Perpanjang Paket