Kuis : Apakah Aku Cenderung “Toxic Parents”?

31 Maret 2020

Rasanya, tidak ada orang tua yang sengaja ingin membuat anaknya menderita dan tertekan. Setiap orang tua tentu menginginkan hal yang terbaik bagi anak-anaknya. Mulai dari memberikan berbagai fasilitas untuk menunjang pendidikan dan kehidupan pribadinya hingga memberikan berbagai masukkan dan dorongan untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya. 

Tak ada yang salah dengan semua ini, kecuali dengan beberapa cara orang tua dalam menjadikan anak-anaknya pribadi yang unggul. Tanpa sadar, orang tua mungkin saja menjadi sosok “toxic parents”

Nah, apakah kita cenderung toxic parents? Yuk, ikuti kuis berikut ini untuk mengukur apakah pola asuh kita terhadap anak cenderung toxic.

Apakah Anda seringkali meminta anak untuk memiliki hobi atau cita-cita yang sama seperti Anda dan cenderung menentang cita-cita anak?

Apakah Anda sering bercerita tentang kekurangan anak di depan orang tua lain? Misalnya, “Anakku ini susah sekali kalau disuruh mengerjakan PR!”

Apakah Anda sering ingin membuat anak merasa bersalah saat ia melakukan kekeliruan? Misalnya, karena merasa jengkel dengan perilaku anak kemudian mengatakan “Emangnya melahirkan kamu itu gampang!?”

Apakah Anda sering memukul dan membentak anak dengan tujuan untuk mendisiplinkan mereka?

Apakah Anda sering mengungkit dan menghitung-hitung biaya membesarkan anak dan menjadikannya sebagai senjata untuk beradu argumen dengan anak?

Apakah Aku Termasuk Seorang Toxic Parents?
Selamat!! Anda bukan seorang Toxic Parent

Bukan Toxic Parents

Teruslah menjadi orang tua yang lebih baik dan perbanyak pengetahuan parenting Anda!
Sayang Sekali! Anda cenderung Toxic Parents

toxic parents

Pola asuh Anda ternyata cenderung menyakiti dan membuat mental anak tertekan. Yuk, segera koreksi dan kurangi pola asuh seperti ini!

Share your Results:

Dari kuis di atas, apakah Anda termasuk sosok toxic parents? Jika, pola asuh yang Anda terapkan pada anak saat ini cenderung pola asuh yang toxic, mari kita ubah sekarang juga. Tidak ada kata terlambat untuk belajar menjadi orang tua yang lebih baik karena menjadi orang tua adalah pekerjaan seumur hidup. Artinya, kita juga perlu belajar setiap hari, selama kita menjadi orang tua. 

Baca juga:

  1. Toxic Parents : Apa dan Bagaimana Bahayanya?
  2. Helicopter Parenting dan Efek Jangka Panjangnya
  3. Mindful Parenting, Itu Apa Sih?
Bagaimana Menurut Anda?
+1
15
+1
0
+1
0

Tag:

Share with love
Member Premium SOP Member Premium SOP

Gabung Member Premium

Mulai perjalanan memahami emosi diri dan keluarga

Nikmati akses Kelas Video Belajar kapanpun & dimanapun

Gabung Sekarang

Sudah Member Premium? Masuk Di Sini

Contact Us School of Parenting
×

Info Masa Keanggotaan

Perpanjang Paket