Banner Header Promo Oktober

Manfaat Quality Time: Ayah vs Anak

Browse By

Kalau ibu lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak, bagaimana dengan Ayah? Pentingkah waktu kebersamaan anak dan Ayah?

Sebuah artikel di telegraph.co.uk menyebut tumbuh kembang anak termasuk kecerdasan, percaya diri dan perilaku baik bisa muncul karena peran sosok ayah.

Ternyata bukan hanya ibu yang memegang peranan penting dalam tumbuh kembang anak. Sosok Ayah dipercaya mampu mendukung kebahagiaan seorang anak. Quality time antara Ayah dan anak pun sangat penting, Lalu apa saja sih manfaat adanya quality time ini? Yuk simak faktanya berikut:

Berkembang nya IQ si Kecil

Dr Daniel Nettle, seorang profesor Behavioural Science dari Newcastle University menegaskan bahwa keterlibatan ayah saat tumbuh kembang anak membawa manfaat ketika anak tumbuh dewasa. Khususnya dalam kemampuan bertahan hidup

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2008 mengungkapkan bahwa 11 ribu orang dewasa dengan rata-rata umur 50 tahun memiliki skor IQ lebih tinggi karena keterlibatan sosok ayah di masa kecil.

Terhindar dari Kesulitan

Keterlibatan sosok ayah dalam kehidupan anak meningkatkan kepercayaan diri pada anak sehingga anak bisa memiliki hubungan sosial yang lebih baik. Keterlibatan sosok ayah juga bermanfaat untuk kestabilan emosi pada anak.

Sebuah studi di Amerika Serikat menyebut 90% tuna wisma dan anak jalanan di Amerika Serikat adalah anak yatim. Sedangkan 71 % anak yang putus dari perguruan tinggi berasal dari rumah anak yatim. Fakta temuan di lapangan ini semakin memperkuat pentingnya quality time bersama ayah. Serta pentingnya keterlibatan ayah pada masa tumbuh kembang anak.

Membantu Menghadapi Masalah Anak

Sebagai orangtua kita tidak bisa selalu mengontrol anak. Tapi dengan menjalin kedekatan dan kebersamaan, Parents bisa menghadapi masalah anak lebih cepat dan lebih mudah. Saat kedekatan terjalin Parents bisa mengetahui apa yang dibutuhkan dan apa yang tidak.

Dengan begitu apabila masalah mulai muncul Parents tahu cara tepat yang harus dilakukan. Hal ini harusnya bukan hanya dilakukan oleh Ibu tapi juga Ayah.

Dr. Louise Silverstein di parents.com mengungkapkan bahwa terjadi hubungan antara perilaku agresif anak dengan keterlibatan Ayah dalam kehidupan anak. Silverstein menambahkan bahwa anak laki-laki yang memiliki waktu lebih sedikit dengan Ayah saat kecil, lebih banyak menunjukkan perilaku agresif.

Sedangkan untuk anak perempuan yang memiliki waktu sedikit dengan Ayah memiliki lebih banyak perilaku seksual sebelum waktunya.

Ayah Memiliki Pengaruh Lebih

Sudah menjadi karakter khas anak mudah terpengaruh lingkungan sekitar. Namun semakin dekat hubungan Ayah dan anak, semakin tinggi tingkat pengaruh perilaku seorang Ayah kepada anaknya.

Inilah kesempatan baik bagi Ayah untuk menanamkan nilai dan perilaku positif bagi anak. Dengan demikian ayah akan menjadi role model. Itulah pentingnya waktu Ayah untuk anaknya.

APA Yang Perlu Dipahami Ayah?

Semua orang tahu tugas Ayah sama beratnya dengan tugas seorang ibu. Karena Ayah lah yang berkewajiban mencari nafkah bagi keluarga. Namun perkembangan anak sama pentingnya dengan semua hal itu.

Charles Adams putra Presiden Amerika Serikat John Adams pernah menulis di buku hariannya “Hari ini pergi memancing bersama anak ku—hari yang sia-sia”. Di saat bersamaan anak dari Charles Adams, Brook menulis di buku harian nya “Hari ini pergi memancing bersama Ayah—hari terindah dalam hidupku”.

Ternyata hal yang menurut Ayah sia-sia adalah hal yang paling menyenangkan dan membahagiakan bagi anak. Jangan sampai hal ini terjadi dengan Ayah di rumah ya..

APA yang Harus Ayah Lakukan?

Selalu Ada

Menjadi Ayah yang hebat bisa dimulai dari waktu yang Ayah berikan untuk buah hati. Beradalah di dekatnya. Terlibatlah dengan kegiatanya. Walaupun kegiatan itu hal yang Ayah tidak suka.

Tulus

Terlibat dalam berbagai kegiatan anak memang tidak mudah. Tapi Ayah harus tulus dan serius melakukannya. Dengan begitu anak merasa diperhatikan.

Aktivitas yang bisa Ayah lakukan seperti berbelanja berdua bersama anak , membantu mencuci piring, atau sekedar jalan-jalan bersama di sekitar rumah. Semua hal ini membantu Ayah lebih dekat dengan anak.

Belajar berhenti

Saat anak membutuhkan Ayah, luangkan waktu mendengarkannya. Ayah bisa menghentikan sejenak hal yang sedang Ayah kerjakan. Mulailah untuk mendengarkan anak.

Kirim Pesan

Biasakan mengirim pesan pendek untuk anak, apalagi ketika anak beranjak remaja. Bukan pesan pendek yang mengintimidasi atau penuh pertanyaan, namun yang menunjukkan ayah pun punya perhatian dengan keseharian anak.  Ini membantu Ayah lebih dekat dengannya

Quality time dengan buah hati memang sangat penting ya, Ayah. Jangan lewatkan kesempatan bersama dengan anak. Menghabiskan waktu sejenak hanya ayah dan anak-anak pasti juga cukup seru, selain itu aktivitas ini bisa memberikan ibu waktu untuk “me time”.

Yuk, manfaatkanlah setiap kesempatan yang ayah punya. Hal ini sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Dan bekal kesuksesan di masa dewasa kelak.

Sudahkah Ayah meluangkan waktu bersama buah hati hari ini? Kalau sudah apa yang Ayah lakukan bersamanya ? Sharing cerita Ayah bersama kami ya. ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *