Membaca Minimal 15 Menit/Hari untuk Anak

Browse By

Tahun pertama kehidupan anak-anak adalah masa yang paling penting dalam perkembangan otak. Pada fase ini, sel-sel otak anak mulai terhubung satu sama lain membentuk sebuah sirkuit yang mempengaruhi kecerdasan anak. Pada fase ini, disarankan membiasakan membaca minimal 15 menit sehari akan sangat bermanfaat bagi kehidupannya di masa mendatang.

Akan tetapi, sebagian besar anak-anak di Indonesia tidak memiliki kebiasaan untuk dibacakan cerita-cerita. Padahal, hal baik ini memainkan peranan yang penting sekali untuk membangun keterampilan membaca dan bahasa.

Dosen psikologi perkembangan dari Universitas Edinburgh, Sarah McGeown, mengungkapkan bahwa membacakan buku cerita atau bercerita kepada anak adalah sebuah aktivitas bonding yang sangat menyenangkan. Cerita-cerita yang dibacakan oleh orangtua akan membuat kosakata anak lebih luas lagi. Kegiatan ini juga bisa mengembangkan keterampilan berbahasa mereka. Membacakan cerita juga bisa membuat anak berpikir lebih kreatif.

Sebenarnya, melakukan kebiasaan baik ini tidak sesulit yang kita bayangkan. Sebagai seorang ibu rumah tangga atau ayah yang sibuk bekerja, kelihatannya waktu kita tak banyak. Namun percayalah, membacakan buku cerita tidak memakan banyak waktu. Cukup 15 menit sehari. Asalkan rutin, efeknya bisa sangat bermanfaat bagi perkembangan otak si kecil.

Apa Saja Manfaat Anak-Anak Membaca Buku 15 Menit Sehari?

📙 Menumbuhkan Minat Baca Seumur Hidup

Mengenalkan aktivitas membaca sejak dini kepada anak bisa menumbuhkan ketertarikan mereka pada bacaan. Berdasarkan data yang diperoleh dari National Center for Education Statistics, Amerika Serikat, anak-anak yang rajin dibacakan buku, minimal 15 menit setiap hari, cenderung menjadi pembaca yang lebih baik di sekolah. Anak-anak ini juga memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

📙 Mempercepat Pengenalan Bahasa

Sering membacakan buku atau mendongeng kepada anak, bahkan sebelum mereka mengerti arti bahasa, bisa mempercepat pemahaman mereka terhadap bahasa. Kemampuannya berbicara pun bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang tidak biasa dibacakan buku.

📙 Mengembangkan Kemampuan Mendengar

Sebagian besar anak-anak yang tidak terbiasa dibacakan buku mempunyai tingkat perhatian yang lebih rendah serta sangat sulit untuk berkonsentrasi. Mereka juga cenderung lebih banyak berbicara daripada mendengar.

Berbeda dengan anak-anak yang sering dibacakan cerita. Kebiasaan mereka dalam mendengarkan cerita akan membuatnya terbiasa berkonsentrasi dan memperhatikan. Mereka akan belajar menjadi pendengar yang baik. Dengan mendengar lebih banyak, mereka bisa memahami sesuatu lebih baik. Selanjutnya, mereka pun bisa berbicara sesuai dengan pemahaman yang didapat.

📙 Memperkenalkan Kosakata Baru

Membacakan cerita akan membantu si kecil untuk menemukan kosakata-kosakata baru. Ketika menemukan kosakata baru, anak-anak akan merasa penasaran dan ingin tahu makna dari kata tersebut. Setelah tahu apa artinya, biasanya mereka akan mengulang-ulang kosakata tersebut.

📙 Mempertajam Memori

Aktivitas membacakan cerita juga bisa mempertajam memori anak. Setelah selesai membacakan cerita, buat pertanyaan-pertanyaan kecil seputar cerita yang sudah Anda bacakan. Anak pasti akan menjawabnya dengan antusias. Beberapa hari berikutnya, cobalah meminta anak untuk kembali mengulang cerita yang sama. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mempertajam memori si kecil

📙 Meningkatkan Kreativitas serta Imajinasi

Seringkali cerita yang didengar si kecil adalah cerita-cerita dengan latar, karakter, dan tokoh yang benar-benar baru, artinya anak sama sekali belum pernah melihatnya. Hal ini akan mendorong kemampuan imajinasinya. Membacakan cerita juga bisa meningkatkan kreativitas anak dan membuat mereka berpikir lebih terbuka.

📙  Memperkuat Hubungan Keluarga

Dengan rutin membacakan buku kepada anak, minimal 15 menit setiap hari, anak-anak bisa punya waktu rutin bersama ayah atau ibu mereka. Kegiatan ini bisa membuat si kecil merasa lebih dekat dengan orangtua mereka. Ini adalah bonus terbaik dari kebiasaan membaca yang sudah ditanamkan kepada anak sejak dini.

Tak hanya itu saja, kebiasaan membacakan buku cerita kepada anak juga memiliki manfaat yang tak terhingga. Membaca menumbuhkan keterampilan sosial, komunikasi, dan juga interpersonal anak. Membacakan buku juga bisa membuat si kecil mengenal dunia dengan cara yang berbeda, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Oleh karena itu, marilah menyempatkan diri untuk menemani anak-anak membaca buku, minimal 15 menit per hari. Anggaplah waktu ini sebagai investasi yang mendukung kesuksesan anak untuk ke depannya.  

Artikel terkait:

  1. Buku Juga Ada “Rating Umurnya” Loh!
  2. Buku Cerita Bergambar: Stimulasi Awal Untuk Kecerdasan Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *