Banner Header Komunitas SOP

Membesarkan Anak Introvert di Tengah Hiruk Pikuk Dunia? Begini Caranya!

Browse By

Hidup di tengah hiruk pikuk dunia memang membuat orang tua merasa tertantang untuk mendorong anak-anak bergaul, bersosialisasi dan memiliki banyak teman. Alasan sederhananya agar anak-anak mampu mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju dan tentunya tidak hidup sendiri. 

Lalu, bagaimana dengan anak-anak yang memiliki jiwa introvert? Bagaimana nasib anak-anak yang dianggap “kurang mampu bergaul”? Apakah mereka harus memaksakan diri bergaul dan seolah-olah menjadi seorang ekstrovert hanya agar dicap sebagai anak “normal”? 

Sebuah studi mengenai anak introvert dan ekstrovert telah dilakukan. Menurut studi tersebut semakin banyak anak ekstrovert bergaul dengan teman-teman maka ia akan semakin bahagia. Sama halnya dengan anak introvert, saat ia sedang sendiri, saat itu pula ia sedang mengisi energi kebahagiaan dalam jiwanya.

Jadi, masihkah Anda berpikir bahwa setiap anak harus menjadi seorang ekstrovert

Apapun jawaban Anda, hal yang cukup penting sekarang ini adalah mendidik dan mengasuh anak-anak menjadi individu yang siap menghadapi dunia. Tak hanya itu, orang tua juga sebaiknya lebih menghargai anak-anak, baik mereka termasuk berjiwa ekstrovert maupun introvert.

Nah, kira-kira bagaimana sih caranya membesarkan anak-anak introvert tanpa memaksakan ia menjadi seorang ekstrovert? Beberapa langkah berikut ini bisa Anda coba loh Parents!

  • Terima Anak Apa Adanya dan Rangkulah Mereka

Jika Anda memiliki anak yang introvert, maka terima anak apa adanya dan rangkullah mereka. Sebaiknya hindari memaksa mereka untuk menghadiri pusat keramaian dan mengikut berbagai macam acara yang banyak menguras energi anak-anak introvert ini. 

Tidak perlu khawatir mereka tidak memiliki teman, pada waktunya nanti anak-anak akan mencari temannya sendiri. Memaksa anak untuk lebih aktif dalam kehidupan sosialnya hanya akan melukai anak introvert. Sebagai orang tua, Ada perlu menerima mereka apa adanya.

  • Dorong Anak untuk Mengekspresikan Diri Sesuai Jiwa Mereka

Anak-anak introvert memiliki cara sendiri dalam mengekspresikan diri. Maka dari itu, Anda perlu mendorong anak-anak ini untuk mengekspresikan perasaan yang sedang mereka rasakan. Misalnya saja dengan menulis, menggambar, melukis, yoga dan hal lain yang disukai oleh anak introvert

  • Hargai Privasi Anak

Hal lain yang perlu dilakukan orang tua dalam membesarkan anak introvert adalah dengan menghargai privasi anak. Bukankah semakin sunyi keadaan di sekitar anak introvert, maka semakin banyak anak-anak introvert ini bahagia? Untuk itu, hargai privasinya termasuk keinginan mereka untuk sendiri.

Cara mengasuh anak introvert

  • Biarkan Jiwa Anak Mengalir Tak Perlu Dipaksa Menjadi Orang Lain

Sebagai orang tua dari anak introvert sebaiknya tidak perlu memaksa anak untuk aktif secara sosial. 

Memaksa anak untuk mengikuti grup atau acara yang tidak ia sukai hanya akan membuat Anda dan anak-anak terlibat pertengkaran. Untuk itu, biarkan jiwa anak mengalir dan biarkan anak melakukan kegiatan yang mereka sukai. 

  • Dukung Anak dengan Lembut

Hal lain yang perlu orang tua lakukan untuk membesarkan anak introvert adalah mendukung anak-anak introvert dengan lembut. Membiarkan anak-anak introvert untuk terus merasa sendirian justru akan membuatnya depresi, namun memaksakan anak introvert bergaul di kelompok yang tak ia sukai juga bisa menjadi masalah besar. 

Untuk menghadapi hal ini, sebaiknya dukung anak menemukan aktivitas dan bergaul dengan kelompok yang anak sukai. Misalnya saja anak suka sekali dengan berenang, maka bantu anak bergabung dengan klub renang. Itulah mengapa, penting bagi orang tua mengetahui bakat  dan minat anak sejak dini. 

  • Ajari Anak untuk Memahami Keunikan Diri Sendiri

Jika Anda memiliki anak introvert, maka ajari mereka memahami dirinya sendiri, terlebih memahami keunikan diri sendiri. Seorang introvert akan merasa tertinggal dalam kehidupan sosial, namun beri anak pemahaman bahwa dirinya itu unik dan tidak perlu merasa sedih dengan jiwa introvert yang dimiliki. 

Jelaskan pada anak bahwa kelebihan anak adalah sebagai seorang pendengar, sebagai seseorang yang bisa berkomunikasi secara intens dan intim pada orang lain. 

Membesarkan anak introvert memang tidak perlu menjadikan mereka seolah-olah sebagai anak ekstrovert dan memaksa mereka bergaul dengan banyak orang. Akan lebih baik menerima jiwa anak introvert apa adanya. Beberapa langkah di atas bisa membantu Anda dalam membesarkan anak introvert

Perlukah Mengubah Anak Introvert Menjadi Ekstrovert? Yuk tanya langsung pada Ahli Natasha Ardellia, M.Psi., Psikolog

Baca juga:

  1. Lima Penyebab Anak Tidak Percaya Diri
  2. Membesarkan Anak yang Bisa Mencintainya Dirinya Sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *