masalah ibu bekerja
Karir Mom's Corner

Tantangan Sehari-hari Ibu Bekerja

Tak banyak orang yang memahami bagaimana ribetnya menjalani peran sebagai ibu bekerja. Sama seperti kebanyakan ibu lainnya, tak ada orang tua yang ingin menelantarkan anak mereka, termasuk para ibu bekerja. Sayangnya, masyarakat kadang masih saja menghakimi para wanita tangguh ini. Tak jarang, sindiran keras hingga kalimat-kalimat menghakimi sering dilontarkan kepada para ibu bekerja.

Daripada sakit hati mendengar komentar-komentar orang lain yang tidak benar-benar mengerti bagaimana posisi kita, ada hal penting yang lebih dulu harus Anda selesaikan. Ingat, pekerjaan Anda sudah banyak. Tak perlu repot-repot mendengarkan komentar yang tidak penting. Selesaikan dulu apa yang menjadi tantang Anda sehari-hari. Psikolog anak dan keluarga, Sheryl Ziegler, Psy.D dari Colorado Association for Play Therapy mengungkapkan bahwa ada banyak tantangan yang dialami oleh ibu bekerja. Sebagian besar ibu bekerja merasa gagal menjadi ibu yang baik karena sibuk bekerja.

Kesulitan membagi waktu adalah pemicu utama permasalahan ibu bekerja. Kewajiban berada di kantor selama 8 jam sehari membuat para ibu merasa kehilangan waktu untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Masalah-masalah lain pun bermunculan setiap hari seperti kurangnya waktu tidur, sering terlambat masuk kantor, dan kurang waktu “me time”. Untuk mengatasi hal ini, Ziegler punya solusi terbaik mengatasi tiga tantangan tersebut.

masalah ibu bekerja

  • Kurang Tidur

Tantangan ini sering kali dihadapi oleh sebagian besar ibu bekerja, terutama ibu baru. Waktu tidur mereka tentu tidak bisa selama sebelumnya. Ketika anak terbangun pada malam hari karena kehausan, ibu harus siap siaga memberikan ASI kepada si kecil.

Meskipun begitu, Anda tetap harus punya waktu tidur yang cukup demi menjaga kesehatan diri. Untuk itu, Siegler menyarankan untuk tidur ketika merasa lelah dan mengantuk. Durasi tidur tak perlu lama. Mengistirahatkan tubuh sejenak sudah bisa mengembalikan energi tubuh. Hal ini bisa membuat Anda lebih produktif.

  • Sering Terlambat

Sebelum bekerja, ibu punya rutinitas pagi yang sangat banyak. Menyiapkan segala keperluan anak dan suami sebelum sekolah, memasakkan sarapan, dan lain sebagainya membuat para ibu sering terlambat ke kantor. Untuk mengatasi tantangan ini, sebaiknya siapkan seragam, sepatu, dan kebutuhan anak sekolah pada malah harinya atau setelah pulang kerja. Jadi, pada pagi harinya, Anda tidak lagi terburu-buru menyiapkan keperluan sekolah.

  • Kurang “Me Time”

Jadwal yang padat sering kali membuat para ibu bekerja kesulitan untuk memperoleh “me time.” Padahal, “me time” bagi para ibu sangat penting untuk menjaga diri agar tidak terlalu kelelahan atau stress. Untuk itu, para ibu tetap harus menjadwalkan sendiri waktu “me time”mereka, misalnya pergi ke salon atau spa tiap satu bulan sekali, bermeditasi, membaca buku, dan lain sebagainya.

Demikian adalah solusi atas tiga tantangan terbesar yang dialami oleh para ibu bekerja. Pintar-pintarlah mengatur waktu ya, Parents. Keputusan Anda untuk bekerja bukanlah sesuatu keputusan yang mudah. Jangan sampai stress. Bagaimanapun, Anda tetaplah ibu yang paling berharga bagi anak-anak Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *