Untuk Para Ibu yang Kelelahan

22 Desember 2020

Untuk Para Ibu yang Kelelahan

Tadi malam, anak saya yang berumur 4 tahun memutuskan untuk tidur di samping saya. Dia tidur dengan sangat nyenyak. Tetapi saya tidak tidur…

Anda bisa membayangkan bagaimana rasanya tidur dengan anak berumur 4 tahun? Tidur dengan anak berumur 4 tahun itu seperti tidur di samping jarum jam. Ketika malam semakin larut, saya pasti menemukan kaki di wajah saya, kemudian tangan dan kemudian kembali ke kaki .

Saya terbangun dengan lelah. Lebih dari lelah. Saya terbangun bertanya-tanya mengapa saya tidak punya sebuah mesin kopi dengan cangkir di bawahnya, lalu saya bisa menaruhnya di kamar, sehingga yang harus saya lakukan hanyalah menekan satu tombol untuk minum tanpa harus membuatnya terlebih dahulu. 

Sementara anak saya terbangun dengan bahagia. “Ibu” panggilnya dengan polos.

Dia tidak tahu bagaimana lelahnya saya atau bagaimana sakitnya punggung saya atau bagaimana saya benar-benar hanya ingin tidur selama lima menit lagi. Ia hanya bersyukur melihat saya.

Lalu, bagaimana dengan Anda?

Apakah Anda juga seorang ibu yang lelah?

Apakah Anda bangun dan berharap ada lebih banyak jam dalam satu hari?

Apakah Anda telah mendorong diri Anda melewati batas-batas yang anda punya? Bekerja, membersihkan rumah, mengasuh, berurusan dengan anak-anak yang berebut giliran untuk bermain games di gadget? ( atau mungkin itu hanya saya? )

Apakah Anda selalu bertanya-tanya, apakah “apa” yang Anda lakukan setiap hari membuat perbedaan?

Apakah Anda lelah menjalani rutinitas yang sama?

Kadang-kadang menjadi seorang ibu artinya adalah menjadi lelah. Kadang-kadang menjadi seorang ibu berarti merasa sedikit kesepian. Menjadi Ibu memang hampir tidak ada istirahatnya, tidak mungkin cuti apalagi mengundurkan diri.

Mungkin sekali kita merasa memberikan seluruh diri kita ke dalam rumah dan tidak ada seorangpun yang melihat kita bekerja.

Kita seringkali menggoreng ikan dan lupa untuk mengangkat  rebusan mie di kompor sebelah, sehingga mienya jadi lembek. Kita seringkali merapihkan mainan anak yang berserakan di ruang tamu, lagi dan lagi dan bertanya-tanya mengapa anak kita memiliki begitu banyak mainan plastik?

Kita sering mengangkat jemuran dengan tergesa-gesa saat turun hujan, memilah mana pakaian kering dan mana yang masih basah, menemukan kaus kaki kaki yang hilang sebelah, mengingatkan anak untuk cuci tangan sebelum makan, atau membersihkan dapur.

Tak hanya itu, kita juga pergi bekerja, pulang kerja, dan bekerja lagi di rumah. Kita adalah ibu sepanjang hari, kita melakukan banyak hal dalam satu hari.

Ya, kita bisa berpendapat bahwa menjadi ibu memang seperti itu. Dan selamanya memang menjadi ibu adalah seperti itu. Sejak awal ibu memang biasa harus bangun lebih awal, harus berurusan dengan tantangan pengasuhan, masalah uang, masalah pendidikan, masalah kesehatan, dan sebagainya.

tips untuk para Ibu yang kelelahan

Anda tidak sendirian. Anda dengar saya ?

Anda. Tidak. Sendirian.

Dear Moms,

Tidak ada salahnya sesekali kita berhenti mengerjakan hal-hal yang kita anggap melelahkan, membawa cucian yang menumpuk ke binatu (laundry) alih-alih mencucinya sendiri, memesan makanan via layanan pesan antar atau beli di warung dekat rumah alih-alih memasak, mungkin bisa jadi salah satu cara untuk sedikit bersantai. Menjadi Ibu adalah untuk seumur hidup, kalau kita terlalu stres, bukankah anak-anak juga bisa terkena dampaknya?

Jadi hari ini, hari ini, Saya berdiri dan memberi hormat kepada Anda yang lelah, namun menakjubkan; Para Ibu.

Anda, ibu yang kekurangan tidur.

Anda, para ibu yang membutuhkan dorongan semangat.

Anda, para ibu yang bekerja dan bekerja dan bekerja untuk keluarganya dan rasanya seperti tidak ada yang memperhatikan.

Anda, ibu dengan tiga anak-anak di bawah 5 tahun yang tidak pernah mendapat istirahat.

Anda, para ibu dengan bayi yang tidak pernah tidur.

Anda, para ibu yang begadang menunggu anak remaja untuk pulang ke rumah.

Anda, ibu. Murni dan sederhana. Anda, ibu.

Menjadi ibu adalah perjalanan para pemberani.

Berani untuk membesarkan seseorang yang mandiri, mendorong batas-batas kemampuan, Mengorbankan waktu dan energi Anda, mencintai anak-anak selamanya bahkan ketika mereka membuat Anda merasa stres. Itulah apa yang Anda lakukan. Bahkan pada hari-hari yang melelahkan.

Anda menakjubkan, berani, berdaya, belum tidur tetapi tetap berjuang secara mengagumkan. Anda adalah Ibu yang HEBAT.

 

Artikel terkait:

  1. #10yearschallenge Ala Ibu-Ibu
  2. Hal-Hal yang Kita Pelajari Ketika Menjadi Seorang Ibu
Bagaimana Menurut Anda?
+1
13
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Share with love