5 Cara Hadapi Anggota Keluarga yang “Menyebalkan” di Hari Lebaran

Browse By

Pertemuan anggota keluarga memang seringkali diwarnai berbagai macam perasaan. Mulai dari perasaan senang karena bisa bertemu anggota keluarga jauh, hingga perasaan agak kesal karena beberapa anggota keluarga jauh bertingkah sedikit “menyebalkan”.

Misalnya saja sengaja pamer tentang prestasi anak-anaknya sembari mencibir anak-anak kita. Nah, jika kondisi ini terus saja dibiarkan, maka tak heran jika pertemuan keluarga yang seharusnya menyenangkan bisa saja berubah menjadi “medan pertempuran” alias membawa konflik satu sama lain.

Kira-kira ada apakah Anda pernah mengalaminya? Jika pernah, bagaimana sih menghadapi situasi seperti ini?

5 Cara Hadapi Anggota Keluarga yang “Menyebalkan”:

1. Tetap Tenang Bagai Pemenang

Cara pertama untuk menghadapi anggota keluarga yang “menyebalkan” adalah dengan tetap tenang. Saat Anda mulai merasa terganggu oleh salah satu anggota keluarga, mungkin karena cibiran atau pertanyaan, maka usahakan untuk tetap tenang.

Biasakan ambil napas dalam-dalam agar tekanan darah dan detak jantung tidak meningkat. Jika memungkinkan, keluarlah dari situasi yang membuat emosi Anda meningkat beberapa saat. Beberapa ahli menyarankan untuk membuat suara “shhh…shh…shhhh” seperti saat menenangkan bayi. Suara seperti ini dianggap sangat bisa membantu seseorang untuk tenang.

2. Terima Anggota Keluarga yang Menyebalkan dengan Baik

Cara selanjutnya untuk menghadapi anggota keluarga yang “menyebalkan” adalah dengan menerima perilaku dan sikapnya dengan baik. Cara yang satu ini mungkin terdengar sangat sulit dilakukan beberapa orang, tapi ketahuilah bahwa cara ini sangat membantu Anda.

Cobalah menanamkan beberapa hal di benak Anda, misalnya:

  • “Aku bertemu dengan dia, dan aku memahami bahwa aku sedang marah dan merasa tidak nyaman.”
  • “Aku menerima sepenuhnya apa yang dia katakan padaku, meskipun aku tidak mengerti mengapa aku harus menerimanya.”
  • “Aku tidak ingin masalahku menjadi masalah banyak orang, jadi aku akan mengabaikannya.”

Beberapa hal di atas bisa membantu Anda untuk mulai menerima sikap salah satu anggota keluarga tersebut.

3. Biarkan Anggota Keluarga yang Menyebalkan Menang dan Merasa Benar

Untuk menghadapi anggota keluarga yang “menyebalkan” anda mungkin bisa membiarkannya menang dan merasa benar. Cara seperti ini juga merupakan cara yang baik untuk menghindarkan diri dari konflik dengan anggota keluarga lainnya.

Sebaiknya dengarkan saja apa yang ia katakan. Anda toh tidak perlu melakukan saran atau menyetujui semua perkataannya. Berikan saja bentuk penghormatan padanya yang mungkin berusia lebih tua dari Anda dan ingatlah bahwa ia masih keluarga. Dengan memahami keadaannya, maka Anda bisa dengan mudah membiarkan ia menang dan merasa benar.

anggota keluarga menyebalkan saat lebaran

4. Ambil Waktu Istirahat dan Jauhi Situasi Panas

Menghadapi anggota keluarga yang “menyebalkan” memang tidak mudah, nah cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan mengambil waktu istirahat sejenak dari situasi yang memancing emosi. Pasalnya, akan sangat sulit mengontrol emosi saat Anda dalam keadaan lelah.

Anda mungkin bisa minta izin sebentar keluar ruangan atau pergi ke toilet hanya untuk mengambil napas dalam-dalam. Anda juga bisa mulai mengkonsumsi beberapa camilan agar terhindar dari stres.

Penelitian mengatakan bahwa dengan menjaga kadar gula dalam darah tetap stabil, maka akan membuat seseorang tidak bertindak agresif saat sedang marah. Itulah mengapa, sebaiknya jangan menghindari makan hanya karena tersinggung tentang perkataan salah satu anggota keluarga.

6. Acuhkan atau Alihkan Fokusnya

Ada kalanya mengacuhkan seseorang adalah cara terbaik untuk tidak terprovokasi akan sesuatu. Cara ini bisa Anda gunakan untuk menghadapi anggota keluarga yang “menyebalkan”. Khususnya anggota keluarga yang memang sering memprovokasi orang lain.

Nah, Anda juga bisa mencoba cara lain, yaitu dengan mengalihkan fokusnya. Misalnya, saat Anda makan bersama dengannya dan ia mulai mengajukan beberapa pertanyaan yang menyinggung, maka minta saja ia mengambilkan beberapa perlengkapan makan. Cara seperti ini bisa mengalihkan fokusnya untuk tidak terus-terusan bertanya hal yang menyakiti hati.

Pertemuan keluarga misalnya saat hari lebaran kadang membawa perasaan kurang nyaman. Pasalnya, akan selalu ada anggota keluarga yang bertanya hal pribadi yang menyakiti hati, atau memberikan pendapat negatif tentang Anda.

Nah, beberapa cara di atas bisa digunakan untuk menghadapi salah satu anggota keluarga yang dianggap “menyebalkan”.

Baca juga:

  1. Persiapkan “Tameng”, Berikut Daftar Pertanyaan yang Menyinggung Perasaan Saat Lebaran!
  2. 4 Konflik Utama Keluarga Paling Sering Terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *