Banner Header Promo Oktober

Anakku Kok Berubah Ya?: Kenali Tanda Anak Terlibat “Geng”

Browse By

Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk selalu memperhatikan aktivitas pergaulan anak, seperti dengan siapa anak berteman, apa saja yang sering dilakukan anak bersama dengan temannya tersebut, hingga kemana saja anak-anak bermain.

Jangan sampai anak-anak melakukan hal-hal yang mengarah pada perilaku negatif, misalnya tergabung dalam “geng” yang suka mencuri, bahkan berkelahi. Untuk itu, Anda perlu tahu, hal apa saja yang menandakan anak-anak terlibat dalam kegiatan “geng” negatif.

Tanda Anak Terlibat dalam Geng:

  • Perubahan Perilaku Tiba-Tiba

Salah satu tanda anak terlibat dalam geng adalah perubahan perilaku tiba-tiba yang diekspresikan dalam berbagai macam perilaku. Contohnya, tiba-tiba tidak menyukai orang dengan otoritas tertentu, seperti guru, atau orang tua. Anak juga terlihat lebih sering marah, suka membantah dan sering menyangkal segala segala nasehat yang diterima. Tak hanya itu, jika awalnya anak senang sekali berbagi cerita tentang kesehariannya, mungkin anak akan berubah lebih pendiam dan menghindar dari perhatian Anda.

  • Penurunan Prestasi Akademik

Tanda lainnya anak terlibat geng adalah menurunnya prestasi akademik yang diraih. Bisa jadi anak sebenarnya cerdas dan selalu meraih prestasi baik di sekolah. Namun, karena terlibat dalam geng, maka fokusnya untuk belajar akan terpecah. Sehingga prestasi akademiknya juga akan menurun. Untuk itu, Anda mulai harus memperhatikannya.

  • Terdapat Luka-Luka yang Aneh

Adanya luka-luka yang aneh pada bagian tubuh tertentu anak bisa jadi tanda yang paling mudah dilihat. Anda perlu bertanya pada anak, dari mana luka tersebut.Nah jika anak tidak mampu menjelaskan dengan baik, maka anda perlu curiga. Beberapa luka yang harus diwaspadai sebagai tanda anak terlibat dalam geng adalah luka bekas pukulan seperti memar. Luka ini bisa diakibatkan karena aktivitas yang dilakukan oleh geng anak.

  • Suka Pergi Hingga Tak Kenal Waktu

Jika anak tiba-tiba senang pergi hingga tak kenal waktu bahkan sampai malam hari, Anda harus curiga. Apalagi jika anak sama sekali tidak bisa menjelaskan kemana Ia pergi, maka bisa dipastikan anak terlibat dalam aktivitas tertentu. Sangat tidak disarankan membiarkan anak bermain hingga larut malam karena bisa membuat mereka rawan menghadapi berbagai macam bahaya seperti penculikan, bahkan pembunuhan.

  • Keluar atau Bermain dengan Teman Asing

Pernahkah Anda bertanya-tanya dengan siapa anak pergi? Atau, tahukah Anda tentang teman-teman anak? Jika belum, maka Anda perlu mengetahuinya sejak sekarang. Anak-anak yang terlibat geng biasanya akan pergi bermain dengan teman-teman asing yang bahkan Anda tidak kenali.

  • Tiba-Tiba Punya Banyak Uang atau Tiba-Tiba Memiliki Banyak Barang Baru

Cukup tidak wajar apabila anak-anak memiliki banyak uang. Terlebih jika Anda tahu benar berapa uang saku yang Anda berikan tiap harinya. Nah, jika Anda menemukan anak memiliki banyak uang bahkan barang-barang baru, maka Anda perlu curiga dari mana semua ini didapat anak. Bisa jadi anak mendapatkannya dari “geng” yang suka mencuri.

  • Penampilan yang Berubah

Anggota “geng” seringkali memiliki atribut tertentu sebagai identitas mereka. Sehingga jika penampilan anak tiba-tiba berubah, baik gaya rambut, pakaian atau aksesoris yang menempel pada badan, maka Anda perlu waspada. Mungkin saja, hal ini sebagai pertanda bahwa anak mulai terlibat dalam “geng”.

  • Nampak Merokok, Minuman Keras, atau Menggunakan Obat

Jika Anda mulai mencium bau asap rokok, minuman keras pada baju anak dan mendapati obat-obat aneh di saku pakaian atau tas anak, Anda harus waspada. Bisa jadi anak sedang mencoba untuk merokok, minuman keras bahkan minum obat-obatan terlarang. Hal ini bisa saja terjadi karena pengaruh teman-teman satu “gengnya”.

  • Aktivitas Sosial Media

Rasa-rasanya penting bagi orang tua untuk mengikuti akun sosial media anak-anak agar lebih mudah mengontrol kegiatan anak selama di luar rumah. Hal ini karena beberapa kasus anak yang mengikuti “geng” tertentu akan menunjukkan aktivitas postingan yang berbeda dengan anak lain. Jika aktivitas sosial medianya berupa konten-konten yang berbau negatif dan ujaran kebencian, maka ini saatnya Anda berbicara dengan anak.

  • Penggunaan Simbol Tertentu

Biasanya, “gang” akna menggunakan simbol tertentu untuk berkomunikasi antar anggotanya atau hanya menandai wilayah kekuasaannya. Untuk itu, jika Anda menemukan simbol tertentu pada pakaian, tas, benda-benda kesayangan anak, bahkan pada anggota tubuh anak, maka ini bisa menjadi tanda anak terlibat dalam geng..

  • Memiliki Senjata

Sebagai bentuk inisiasi, geng mengharuskan anggotanya memiliki senjata tertentu untuk melakukan kekerasan. Untuk itu, jika Anda menemukan senjata tajam seperti cutter, gunting, pisau lipat dalam tasnya, maka ini adalah tanda ada sesuatu yang tidak beres dengan perilaku sosial anak.

Keterlibatan anak pada keanggotaan suatu “geng” sebenarnya bisa saja diketahui oleh orang tua jika orang tua memperhatikan anak dengan seksama. Untuk itu, penting bagi orang tua untuk memainkan peran mereka dalam memastikan anak tidak salah jalan.

Artinya, orang tua harus mampu mendidik, membimbing dan mendampingi perkembangan dan pergaulan anak di luar rumah agar tidak terpengaruh aktivitas geng yang negatif. Beberapa tanda di atas bisa Anda gunakan sebagai referensi, jikalau anak nampak terlibat dalam kelompok tertentu.

Artikel Terkait:

  1. Anak Terlibat dalam Geng
  2. Apa Sih Bahayanya Anak Membentuk “Geng Bawang” Di Sekolah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *