Banner Header Tanya Ahli SOP

“Damai dengan Ibu”, Film Pendek tentang Konflik Ibu Muda dengan Orang Tua

Browse By

Ada bahagia yang menyeruak ketika baru pertama kali menjadi ibu. Tangisan anak saat pertama kali melihat dunia menjadi pembawa bahagia sekaligus pengangkat semua rasa sakit selama persalinan. Tangis haru tak hanya kita sendiri yang rasakan, tetapi juga suami dan orang-orang terdekat kita. “Inikah rasanya menjadi, Ibu?” tanya kita sendiri dalam hati.

Setiap detik proses persalinan yang kita lewati, itulah juga yang telah dilewati oleh ibu kita. Mengalami sendiri proses persalinan, membuat kita mengerti betapa besar pengorbanan ibu kepada kita. Beberapa saat setelah persalinan, kita masih bersyukur bahwa ada malaikat bernama Ibu di samping kita yang selalu mendampingi kita. Dan sekarang, kita pun sudah menjadi ibu. Kebahagiaan yang berlipat.

Namun, seiring berjalannya waktu. Hubungan kita sebagai ibu muda dengan ibu tak selalu harmonis. Perbedaan pola asuh kita dengan orang tua kadang menjadi sumber konflik yang berkepanjangan. Sebagai Ibu kandung, kita tentu punya cara dan nilai tersendiri dalam membesarkan anak. Terlebih, sekarang akses infomasi makin mudah. Kita jadi tahu apa yang baik untuk anak dan apa yang tidak baik untuknya. Sejuta ilmu tentang parenting bisa kita dapatkan dengan sekejap mata.

Di sisi lain, ibu kita atau nenek dari anak juga punya cara sendiri untuk membantu mengasuh anak kita. Cara tersebut ia dapatkan secara turun-temurun. Kebenarannya pun berdasarkan apa yang ia percaya. Kita menyebutnya cara primitif, sedangkan ibu menyebutnya cara yang baik. Perbedaan pola asuh inilah yang kerap kali menjadi konflik antara ibu muda dengan orang tua atau mertuanya (nenek).

Dalam film “Damai dengan Ibu”, kita seolah diingatkan kembali bahwa sama seperti kita yang menginginkan yang terbaik untuk buah hati kita, ibu kita pun demikian. Ibu kita ingin yang terbaik untuk kita, juga untuk cucunya. Tak seharusnya kita bermusuhan dengan orang tua kita hanya karena perbedaan pola asuh.

Terinspirasi dari pengalaman ibu-ibu muda di era millenial, film “Damai dengan Ibu” memotret konflik semacam ini, yang dialami oleh sebagian besar ibu muda. Percekcokan sering terjadi sejak si calon ibu sedang hamil sampai anak-anak mulai tumbuh.

 

Disutradarai oleh Benazui @benakribo dan co director Vendryana, film ini menjadi film yang wajib ditonton oleh para ibu muda.

“Damai dengan Ibu” sudah dirilis pada 17 Desember 2017 di situs video Youtube. Film ini diperankan oleh Putri Ayudia, Dewi Pratiwi, Fauzan AlFathan, dan Imelda Dewi.

Mari tonton filmnya dan mulai belajar memahami bagaimana perasaan Ibu kita. 🙂

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *