Banner Header Komunitas SOP

Ingin Membuatkan Akun Media Sosial untuk Anak? Pertimbangan Tiga Hal ini

Browse By

Media sosial jelas mempunyai dampak positif dan negatif yang harus Anda pahami, termasuk ketika Anda ingin membuatkan akun media sosial untuk anak. Sebagai orang tua baru, memamerkan segala hal lucu dari buah hati kita tentunya memberikan kebanggaan tersendiri. Apalagi jika foto atau video menggemaskan yang kita unggah dapat banyak respon dari netizen, tentu akan menambah nilai kebanggaan kita. Inilah alasan beberapa orang tua sengaja membuatkan akun media sosial untuk si kecil. 

Akan tetapi, Anda tetap harus mempertimbangkan sisi negatif yang kemungkinan bisa membahayakan buah hati Anda. Risiko bullying sampai dengan penculikan tidak boleh Anda sepelekan begitu saja.

Bagaimana cara aman mengelola akun sosial media si kecil agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab? Ini tiga hal wajib yang harus Anda pertimbangkan.

  • Tidak Mencantumkan Location Tag

Saat mengunggah foto si kecil, ada baiknya tidak mencantumkan tag lokasi yang menunjukkan lokasi. Saat mencantumkan tag lokasi, orang-orang akan mudah menemukan keberadaan Anda. Artinya, pada saat itu juga bisa memicu orang jahat untuk dengan mudah menemukan lokasi Anda. Untuk itu, hindari mencantumkan tag lokasi.

tips membuat akun medsos untuk anak

  • Jangan Cantumkan Info Detail tentang si Kecil

Untuk akun media sosial si kecil, rasanya tidak perlu mencantumkan informasi yang terlalu detail, baik pada bio maupun saat memberikan caption pada foto yang diunggah. Informasi pribadi ini sebaiknya hanya diketahui orang tua dan kerabat dekat saja.

  • Jangan Mengunggah Foto yang Terlalu Pribadi

Bagi orang tua, mengunggah foto si kecil saat sedang mandi atau berenang mungkin terlihat sangat lucu dan menggemaskan. Akan tetapi, foto-foto seperti inilah yang banyak mengundang bahaya. Apalagi jika Anda menambahkan tagar yang memudahkan pencarian. Foto pribadi seperti ini cukup sebagai koleksi pribadi saja, jangan disebarkan untuk umum.

Sebagai orang tua, keamanan buah hati kita tentu menjadi hal yang utama. Jangan sampai kesenangan kita justru membahayakan buah hati kita. Untuk itu, silahkan Anda sharing hal-hal baik di media sosial si kecil. Untuk hal-hal yang bersifat pribadi, sebaiknya tidak disebarkan di akun media sosial.

Mengupload foto, video atau hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan anak dan pola asuh terhadap anak memang boleh saja dilakukan, tapi jangan sampai postingan Anda justru menjadi bumerang untuk anak Anda sendiri. Sebaiknya, hindari berlebihan dalam membagikan perkembangan soal anak di media sosial atau biasa disebut dengan sharenting.

Baca juga:

  1. Saat Demam Sharenting Melanda
  2. Bikin Akun Media Sosial Media untuk Anak, Perlukah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *