Banner Header Komunitas SOP

Daripada Marah-Marah, Ini Cara Efektif Mendamaikan Kakak-Adik yang sedang Bertengkar

Browse By

Sudah menjadi hal yang wajar ketika kakak-adik bertengkar. Entah apa masalahnya, pertengkaran anak dengan saudaranya selalu terjadi. Bahkan, bagi beberapa keluarga, hal ini bisa terjadi setiap hari mulai dari pertengkaran kecil hingga pertengkaran besar. Orang tua pun kerap pusing menghadapi dua anak kesayangannya bertengkar. Apalagi jika keduanya sama-sama tidak mau mengalah. Biasanya, si kakak akan dipaksa mengalah. Padahal, cara ini tidak benar.

Jika Anda memaksa si kakak mengalah tanpa memberikan pengertian apa pun, si kakak akan berpikir bahwa Anda pilih kasih. Meskipun sepele, jika dilakukan terus meneru, hal ini akan memicu dendam pada diri si anak. Sudah saatnya prinsip “Kakak selalu salah” ini dihilangkan. Tak perlu memaksa si kakak untuk mengalah atau berteriak kepada anak-anak Anda.

Parents harus punya cara yang bijak untuk mendamaikan anak-anak. Parents bisa mencoba beberapa cara berikut ini.

  • Jangan Memarahi Anak

Biasanya, respon pertama ketika orang tua melihat anak-anaknya bertengkar adalah langsung marah-marah. Cara ini sebaiknya dihindari ya, Parents. Memarahi anak justru akan membuat masalah semakin rumit. Anda harus bisa bersabar dan mencari jalan keluar terbaik untuk membuat mereka berdamai kembali. Memang tidak mudah. Akan tetapi, jika Anda berhasil menahan amarah, anak akan bisa belajar banyak dari Anda.

  • Beri Kesempatan Anak untuk Menyelesaikan Masalahnya Sendiri

Pertengkaran kakak-beradik adalah hal yang umum. Sumber masalahnya pun biasanya hanyalah hal-hal sepele di antara mereka. Mereka sebenarnya sedang mencari perhatian dari orang tuanya. Wajar saja jika anak-anak saling berebut kasih sayang dari orang tuanya. Tugas Parents adalah memberikan kesempatan pada anak-anak untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri. Ajak anak-anak untuk berbicara dan menjelaskan apa masalahnya. Bimbing mereka untuk mencari jalan keluar atas masalah tersebut.

  • Beri Saran dan Nasihat pada Anak

Tidak seharusnya kakak-adik terus-terusan bertengkar. Setelah berhasil membimbing anak-anak mencari solusi sendiri atas masalah yang sedang mereka hadapi, jangan lupa untuk memberikan saran dan nasihat. Selayaknya sebuah keluarga, mereka harus saling menyayangi. Tunjukkan bahwa Anda sangat menyayangi mereka. Kakak juga seharusnya mencintai adiknya, begitu pun sebaliknya.

Apakah Kakak Adik yang Bertengkar itu Wajar?

Mungkin sebagian dari Anda merasa sangat heran mengapa anak-anak sering kali bertengkar, khususnya bagi mereka yang menyandang status sebagai kakak beradik. Nah, sebaiknya Anda tidak perlu terlalu heran ya Parents, karena menurut penelitian ternyata anak-anak usia 2-9 tahun memang sering bertengkar dengan saudaranya. Rata-rata anak bertengkar selama 8 kali dalam satu jam. Tapi, jangan terlalu khawatir karena biasanya pertengkaran tersebut hanya berlangsung selama 45 detik saja loh.

Apa Sih yang Menyebabkan Kakak Beradik Saling Bertengkar?

Pertengkaran yang terjadi antara saudara (kakak beradik) seringkali dianggap wajar di dalam keluarga. Kehadiran anggota keluarga baru memang sering menimbulkan kecemburuan antar saudara atau sibling rivalry. Menurut Paskalia Marlina Lumban Batu, S.Psi, M.Psi pada school of parenting, sibling rivalry ini muncul karena anak berusaha memperebutkan perhatian orangtua atau orang dewasa lain di dalam keluarga. Fenomena sibling rivalry ini biasanya mulai muncul sejak saudara si anak pertama masih berada dalam kandungan.

Menurut Jennifer Shroff Pendley, PhD, seorang psikolog sistem kesehatan anak, yang dilansir dari tirto.id, kecemburuan ini semakin lama akan menumpuk dan terakumulasi. Pada akhirnya, kecemburuan yang terakumulasi inilah yang akan mempengaruhi hubungan keduanya atau dengan kata lain akan sering menimbulkan pertengkaran.

Semakin dewasa, anak-anak akan memiliki pemahaman tersendiri tentang keadilan dan kesetaraan antara dirinya dan saudara kandungnya. Pemahaman inilah yang mendorong seorang anak merasa iri atau merasa tidak diperlakukan adil oleh orangtuanya. Anak mungkin saja akan menganggap bahwa kakak adik kandungnya diperlakukan lebih istimewa daripada dirinya sendiri.

Penting:

  1. Rasa cemburu antar saudara menjadi pemicu utama pertengkaran.
  2. Rasa cemburu biasanya dimulai sejak anak kedua masih berada dalam kandungan.
  3. Sebaiknya beri anak kesempatan untuk selesaikan masalahnya sendiri.

Mengatasi anak-anak yang sedang bertengkar memang tidak mudah. Parents harus punya tingkat kesabaran yang tinggi. Ketika melihat anak-anak bertengkar, tarik nafas dalam-dalam, tahan amarah sebaik mungkin. Menyelesaikan masalah dengan sabar dan tenang adalah cara paling baik.

Baca juga:

  1. Bagaimana Mengatasi Kecemburuan Antar Saudara (Sibling Rivalry)?
  2. Mengenal “Big Sibling Blues”: Langkah Kurangi Iri Pada Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *