Banner Header Promo Oktober

Galau Pilih BLW atau Suapi Anak Saat MPASI?

Browse By

Bicara soal MPASI pada bayi memang tidak ada habisnya ya Parents? Semua cara dicoba agar si kecil mau makan. Banyak ibu yang bahkan mulai “mengoleksi” menu bubur saring untuk MPASI sejak anak masih bayi. Cara tradisional ini mungkin memang sudah turun temurun dilakukan. Tapi apa Parents pernah mendengar tentang BLW untuk MPASI?

Apa sih BLW itu ?

BLW (Baby Lead Weaning) adalah pemberian MPASI dengan cara membebaskan bayi makan makanannya sendiri tanpa disuapi. Alih-alih memberikan bubur saring, metode BLW menggunakan makanan padat yang dipotong kecil kecil. Cara ini memudahkan bayi makan makanan nya sendiri.

Gill Rapley adalah penggagas program BLW. Tujuannya agar bayi punya pola makan yang sehat sedini mungkin. Tidak ada yang salah memang dalam memilih program MPASI untuk bayi. Seperti saran dr. Lucia (dokter dari RS. Harapan Bunda) yang dilansir dari situs lifestyle.kompas.com. Dr. Lucia mengajak Parents untuk lebih cermat saat memilih program MPASI untuk bayi. Menurutnya, Parents harus tahu plus minus antara BLW dan cara tradisional untuk MPASI.

Jangan Galau, Ini Penjelasan Plus Minus BLW vs Suapi Anak untuk Parents

Kemampuan Eksploratif

Metode BLW mengajarkan bayi mencoba beragam makanan. Bayi bisa merasakan macam-macam tekstur dan rasa makanan. Hasilnya, bayi cenderung lebih bisa beradaptasi dengan berbagai jenis makanan.

Metode tradisional sendiri dipandang kurang eksploratif. Bayi tidak bisa merasakan berbagai tekstur dan rasa makanan karena semua jenis makanan dihaluskan secara bersama. Rasa makanan pun jadi tercampur.

Waktu Persiapan

Waktu persiapan BLW lebih singkat. Parents tak perlu repot membuat bubur saring. Dengan metode BLW orangtua hanya perlu memotong makanan bayi kecil-kecil. Berbeda sekali dengan metode tradisional yang harus membuat bubur saring, tentunya butuh waktu lebih lama.

Pilih baby lead weaning atau dia ki anak saat MPASI efektif mana?

Waktu Makan

Bayi butuh waktu makan lebih panjang dengan program BLW. Bayi harus mengambil makanan nya sendiri dan tentunya butuh waktu yang lama untuk mengunyah makanan padat. Berbeda dengan cara tradisional yang lebih cepat karena bayi disuapi dengan bubur saring.

Kebersamaan

BLW memudahkan parents menikmati makan bersama bayi karena tak perlu menyuapi nya. Berbeda dengan cara tradisional yang membuat Parents hanya fokus menyuapi bayi.

Kerapihan

Ya, hal pertama yang akan dialami Parents karena program BLW adalah saat makan yang berantakan. Ingat, Parents bayi belum punya kontrol yang cukup pada kemampuan motoriknya,terlebih motorik halus. Jadi saat BLW diterapkan bisa dipastikan makanan akan berceceran dan berantakan.

Hasil yang berbeda dengan cara tradisional. Saat makan cenderung lebih rapi dan tidak berantakan karena bayi disuapi.

Jumlah Makanan Terbuang?

Saat bayi dibebaskan makan sendiri (BLW), akan banyak makanan terbuang. Akhirnya Parents tidak tahu berapa jumlah makanan yang dikonsumsi bayi. Sehingga sulit menentukan jumlah takaran menu tiap kali makan.

Berbeda dengan cara tradisional yang lebih terkontrol. Makanan yang dikonsumsi tidak banyak terbuang karena orangtua sendiri yang mengontrolnya.

Kecukupan Nutrisi

Parents akan kesulitan memilih menu yang tepat untuk metode BLW. Parents akan cenderung memilih makanan dengan tekstur lembut agar mudah dikunyah oleh bayi. Dengan begitu makanan seperti daging tidak selalu bisa diberikan. Akhirnya, nutrisi bayi tidak cukup terpenuhi.

Sedangkan dengan cara tradisional orangtua dimudahkan memilih menu. Semua bahan makanan termasuk daging bisa diolah karena akan diproses jadi bubur saring. Nutrisi bayi pun cukup terpenuhi.

Pertumbuhan Gigi

Pemberian MPASI dengan BLW merangsang pertumbuhan gigi lebih cepat. Karena bayi dilatih untuk mengunyah makanan bertekstur. Berbeda dengan cara tradisional yang menggunakan bubur saring yang bertekstur sangat lembut.

Semua metode di atas pada dasarnya baik karena mengajarkan bayi untuk makan. Namun dr . Lucia menambahkan saran untuk memberikan MPASI secara bertahap. Parents bisa mulai memberikan bubur saring pada usia 6-8 bulan. Serta lanjutkan dengan makanan bertekstur saat usia 8 bulan.

Parents bisa mulai memilih program MPASI mana yang cocok untuk bayi. Ingat, tiap bayi memiliki kebutuhan berbeda. Parents bisa gunakan informasi di atas untuk menentukan metode MPASI mana yang lebih cocok buat si kecil. Silakan mencoba dan bagi pengalaman Parents kepada kami, yah!

Baca Juga:
  1. Makanan yang Tidak Boleh Diberikan Kepada Anak di Bawah 1 Tahun
  2. Pilihan Makanan Pendamping ASI Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *