Banner Header Komunitas SOP

Ingin Cegah Kakek & Nenek dari Alzheimer? Yuk, Ajak Mereka Merawat Cucu!

Browse By

Saat Anda menjadi kakek dan nenek tidak ada hal yang lebih menyenangkan dibanding dengan bermain bersama cucu. Bahkan, bagi mereka kesempatan bertemu dengan cucu seakan-akan lebih penting daripada bertemu dengan anak dan menantu sendiri. 

Hal ini rasanya sudah menjadi rahasia umum, sehingga sangat wajar jika kakek dan nenek menghabiskan waktu bersama cucu. Sayangnya, tidak semua kakek dan nenek memiliki kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama cucu loh!

Beberapa kakek dan nenek ada yang harus rela menyimpan rindu mendalam terhadap cucu-cucunya. Biasanya sih karena cucu tinggal di kota yang berbeda sehingga kakek dan nenek jarang sekali bertemu dengan cucu. Belum lagi kondisi kedua orangtua yang sibuk bekerja sehingga tidak bisa rutin membawa anak-anak berjumpa kakek dan nenek mereka. 

Padahal, menghabiskan waktu bersama dengan cucu sangat bermanfaat loh untuk kesehatan kakek dan nenek. Salah satu manfaatnya yaitu mengurangi resiko Alzheimer pada kakek dan nenek. 

Apa Sih Alzheimer itu dan Apa Bedanya dengan Demensia?

Demensia diartikan sebagai gangguan fungsi kognitif otak untuk berkomunikasi dan melakukan aktivitas dalam sehari-hari. Saat seseorang mengalami demensia, maka ia akan mengalami kesulitan dalam berpikir. 

Sedangkan Alzheimer adalah penyakit dan merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami demensia.  

Benarkah Merawat Cucu Mengurangi Resiko Alzheimer pada Kakek dan Nenek?

Sebuah penelitian pada tahun 2014 edisi Menopause di jurnal North American Menopause Society mengungkapkan fakta unik bahwa nenek yang membantu merawat cucu setidaknya 1 minggu sekali menunjukkan skor tes kognitif yang lebih baik. Tak hanya itu, para peneliti terkemuka bahkan menyimpulkan bahwa dengan menghabiskan waktu merawat cucu, maka berpotensi menurunkan resiko seseorang terkena  Demensia dan Alzheimer. 

Namun, dalam penelitian di Women’s Health Aging Project in Australia juga ditemukan fakta bahwa terlalu banyak mengasuh cucu justru menurunkan kondisi kesehatan kakek dan nenek. Menurut penelitian, nenek yang merawat cucu 5 kali atau lebih dalam satu minggu justru mendapat skor tes kognitif yang lebih rendah daripada nenek yang hanya merawat cucu selama 1 kali dalam seminggu. Akan tetapi, alasan dibalik menurunnya skor tes kognitif ini belum terlalu jelas. 

Penelitian lain mengungkapkan bahwa interaksi sosial membantu kakek dan nenek tetap sehat secara mental. Tak hanya itu, penelitian lain bahkan menyebutkan bahwa menghabiskan waktu bersama dengan kakek dan nenek juga meningkatkan kondisi kesehatan cucu loh!

Jadi, bisa disimpulkan bahwa bukan hanya kakek dan nenek yang mendapatkan manfaat dari menghabiskan waktu bersama cucu, bahkan cucu juga mendapatkan manfaat lain yaitu meningkatkan kondisi kesehatan cucu. Asalkan, merawat cucu bagi kakek dan nenek tidak dilakukan secara berlebihan dalam seminggu. 

Aktivitas Apa Saja yang Bisa Dilakukan Kakek dan Nenek Bersama Cucu?

  1. Berkemah di belakang rumah 
  2. Berkebun
  3. Pergi ke pasar bersama dan memasak bersama
  4. Jalan-jalan di taman
  5. Bermain puzzle
  6. Menulis bersama
  7. Jalan-jalan ke kebun binatang
  8. Mengenalkan hobi kakek dan nenek ke cucu. Misalnya memasak atau berkebun.

Bermain bersama cucu dan menghabiskan waktu bersenda gurau bersama cucu memang menyenangkan bagi kakek dan nenek. Selain menyenangkan, banyak sekali manfaat yang diperoleh kakek dan nenek salah satunya mengurangi resiko alzheimer. 

cara cegah alzheimer dengan pada kakek dan nenek

Namun, perlu diingat orangtua bahwa kakek dan nenek hanya sebatas membantu merawat anak dan bukan sebagai pengasuh utama anak. Akan lebih baik jika pekerjaan merawat anak tidak terlalu membebani kakek dan nenek. Sebaiknya, biarkan kakek dan nenek istirahat jika dirasa sudah sangat kewalahan dan kelelahan merawat cucu. 

Baca juga:

  1. Siaga Masalah Kejiwaan Pada Lansia
  2. Menitipkan Anak pada Kakek-Nenek, Yay or Nay?
  3. Pola Asuh Kakek-Nenek Beri Pengaruh Negatif Nih, Apa yang Perlu Dilakukan Ortu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *