Banner Header Promo Oktober

Jangan Percaya! Ini Mitos-Mitos Corona Virus

Browse By

Virus Corona baru atau 2019-nCoV tengah melanda dunia, termasuk Indonesia. Berbagai upaya dari pemerintah maupun swadaya dari masyarakat tengah berlangsung untuk mengurangi kepanikan massal yang terjadi akibat penyebaran virus yang masif. 

Sayangnya, karena kurangnya informasi yang benar, ada beberapa hoax atau berita yang keliru tentang virus Corona Baru ini. Mulai dari penggunaan sinar ultra violet yang dianggap bisa mematikan virus hingga bawang putih yang dipercaya sebagai penangkal alami untuk virus Corona Baru ini.

Mana yang benar?

Berikut kami berikan beberapa penjelasan yang bersumber dari website Badan Kesehatan Dunia (WHO):

Apakah Pengering tangan efektif membunuh virus corona baru?

Tidak. Pengering tangan tidak efektif dalam membunuh 2019-nCoV. Untuk melindungi diri dari virus korona baru, Anda harus sering membersihkan tangan dengan hand sanitizer berbasis alkohol atau mencucinya dengan sabun dan air. Setelah tangan Anda dibersihkan, Anda harus mengeringkannya dengan menggunakan tisu atau hand dryer.

Dapatkah lampu ultraviolet desinfektan membunuh virus corona baru?

Lampu UV sebaiknya tidak digunakan untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya karena radiasi UV dapat menyebabkan iritasi kulit.

Thermal scanner (Pemindai suhu) bisa mendeteksi orang yang terkena coronavirus

Seberapa efektif pemindai termal dalam mendeteksi orang yang terinfeksi coronavirus baru?

Pemindai termal efektif dalam mendeteksi orang yang menderita demam (yaitu memiliki suhu tubuh lebih tinggi dari normal) yang disebabkan infeksi virus corona baru. Namun, alat ini tidak dapat mendeteksi orang yang terinfeksi dan belum mengalami demam. Setidaknya, dibutuhkan antara 2 sampai 10 hari sebelum seseorang yang terinfeksi sakit dan mengalami demam.

Bisakah menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh untuk membunuh virus corona baru?

Tidak. Menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh tidak akan membunuh virus yang telah memasuki tubuh Anda. Menyemprotkan zat-zat semacam itu, justru bisa berbahaya untuk pakaian atau selaput lendir (seperti: mata, mulut). 

Ketahuilah bahwa alkohol dan klorin dapat berguna untuk mensterilisasi permukaan, tetapi harus di bawah pengawasan yang tepat.

Berbahaya menerima paket atau surat dari Cina ?

Apakah aman menerima surat atau paket dari Cina?

Ya, aman. Orang yang menerima paket dari Cina ataupun negara dengan endemi coronavirus lainnya tidak berisiko tertular. Dari analisis sebelumnya, kita tahu coronavirus tidak bertahan lama pada objek, seperti surat atau paket.

Bisakah hewan peliharaan di rumah menyebarkan coronavirus ?

Saat ini, tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat terinfeksi virus corona baru. Namun, selalu disarankan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan. Ini melindungi Anda terhadap berbagai bakteri umum seperti E.coli dan Salmonella yang dapat berpindah dari hewan peliharaan ke manusia.

mitos-mitos corona virus apa saja?

Dapatkah secara rutin membilas hidung dengan larutan garam (saline) untuk membantu mencegah infeksi coronavirus?

Tidak. Tidak ada bukti bahwa mencuci hidung dengan larutan garam secara teratur dapat melindungi seseorang dari infeksi virus corona baru.

Ada beberapa bukti terbatas yang menunjukkan bahwa mencuci hidung dengan larutan garam secara teratur dapat membantu orang pulih lebih cepat dari flu biasa. Namun, membilas hidung secara teratur belum terbukti mencegah infeksi pernapasan.

Bisakah mencegah infeksi coronavirus dengan mengkonsumsi bawang putih?

Bawang putih adalah makanan sehat yang mungkin memiliki beberapa sifat antimikroba. Namun, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa mengkonsumsi bawang putih dapat melindungi seseorang dari coronavirus. Jadi, jangan melakukan panic buying dengan memborong bawang putih. 

Coronavirus hanya mempengaruhi orang yang berusia lanjut?

Orang-orang dari segala usia dapat terinfeksi oleh coronavirus baru (2019-nCoV). Orang yang berusia lanjut, dan memiliki riwayat medis tertentu seperti asma, diabetes, penyakit jantung, memang lebih rentan untuk bertambah parah dengan adanya virus corona.

WHO menyarankan orang-orang dari segala usia mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri dari virus, misalnya dengan menjaga kebersihan tangan dan kebersihan udara.

Antibiotik efektif dalam mencegah dan mengobati coronavirus baru?

Tidak, antibiotik tidak bekerja melawan virus. Antibiotik hanya bekerja melawan bakteri.

Coronavirus baru (2019-nCoV) adalah virus, oleh karena itu, antibiotik tidak boleh digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan.

Namun, jika Anda dirawat di rumah sakit karena terinfeksi virus 2019-nCoV, Anda mungkin menerima antibiotik karena infeksi berulang yang disebabkan bakteri mungkin terjadi.

Adakah obat khusus untuk mencegah atau mengobati coronavirus baru?

Sampai saat ini, belum ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati virus corona baru (2019-nCoV).

Namun, mereka yang terinfeksi virus harus menerima perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati gejala, dan mereka yang sakit parah harus segera mendapatkan perawatan intensif. Beberapa perawatan spesifik sedang dikembangkan dan akan diuji melalui uji klinis. WHO membantu mempercepat upaya penelitian dan pengembangan dengan  berbagai pihak. 

2019-nCoV memang dianggap berbahaya dan belum ditemukan anti-vaksinnya, namun sebaiknya jangan menimbulkan kepanikan yang nantinya bisa lebih membahayakan kesehatan kita maupun orang lain. Tetap jaga kesehatan kita dan keluarga! 

Baca Juga:

  1. Jangan Takut!! Yuk, Usir Stres Akibat Corona Virus
  2. Pilek Biasa Atau Reaksi Alergi, Apa Sih Bedanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *