tips liburan akhir tahun anti bete bersama anak
Balita Parenting Usia Sekolah

Liburan Akhir Tahun Anti Bete Bersama Anak

“Libur telah tiba, libur telah tiba, hore…hore…hore…”

Cuplikan lirik lagu dari Tasya Kamila di atas sepertinya telah mengingatkan kita bahwa libur bagi anak-anak memang sudah tiba. Setelah 1 semester lamanya anak-anak berkutat dengan jadwal sekolah, berbagai macam les dan ekstra kurikuler, sekarang saatnya mereka menikmati masa liburan.

Nah, liburan kali ini cukup terasa panjang Parents, karena diikuti dengan libur Natal dan tahun baru. Bagi Anda yang bisa mengambil cuti libur akhir tahun, tentunya sedang semangat-semangatnya merencanakan liburan bersama dengan anak dan keluarga lainnya. Sambil memilih ingin mengunjungi tempat wisata, yuk persiapkan dulu perlengkapan dan berbagai macam trik khusus agar si kecil tidak bete saat liburan nanti.

Loh, kok bete sih? Kan sedang berlibur? Ya, namanya saja anak-anak, ada saja hal yang membuat mereka tidak nyaman dan akhirnya justru merasa bosan dan bete saat liburan. Mulai dari lamanya perjalanan, hingga tantrum saat jalanan macet. Bisa-bisa bukanya senang berlibur, justru anak bad mood dan akhirnya rewel. Kalau sudah begini Parents bisa ikut jadi stress. Lalu, apa saja yang harus disiapkan dan diperhatikan agar anak tidak bete selama liburan?

Sebelum Berlibur:

? Rencanakan Liburan Bersama Anak

Nah, hal pertama yang dilakukan sebelum berlibur adalah merencanakan liburan. Sebaiknya rencanakan liburan Anda dengan melibatkan anak.

Dengan cara ini  Anda mengetahui liburan seperti apa yang diinginkan oleh anak, ini juga dapat menghindarkan anak dari bosan atau bete, karena mereka berlibur sesuai dengan keinginan mereka sendiri.

Hindari memaksakan apa yang tak disukai oleh anak. Misalnya jika anak tidak suka ke pantai dan lebih memilih tempat wisata dengan fasilitas outbound, maka turuti saja keinginan anak.

Jangan lupa untuk merencanakan moda transportasi apa yang ingin digunakan bersama dengan anak nanti. Anda bisa memilih menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum seperti bus, kereta dan pesawat. Pilihlah moda transportasi yang nyaman digunakan bersama dengan anak. Siapkan tiket jauh-jauh hari jika Anda memilih menggunakan transportasi umum.

Periksa juga kondisi kendaraan pribadi seperti mobil jika Anda ingin menggunakannya sebagai moda transportasi. Jangan sampai mobil yang Anda kendarai justru mogok atau kehabisan bensin di tengah jalan tol sehingga memperlama perjalanan menuju lokasi liburan.

? Packing Jauh Hari

Urusan packing ini sangat penting dilakukan sebelum berlibur. Sebaiknya lakukan packing jauh hari sebelum keberangkatan. Dengan begitu tidak ada barang yang terlupa dibawa. Buatlah daftar barang-barang yang harus dibawa. Sesuaikan jumlahnya dengan lama masa liburan. Jangan lupa untuk membawa pakaian atau diapers ekstra.

Jika Anda memiliki anak balita, maka usahakan memasukan semua hal yang dibutuhkan, agar liburan bisa nyaman bersama balita. Namun, jika Anda memiliki anak usia sekolah, jangan biarkan anak melakukan packing sendiri. Hal ini menghindarkan anak membawa lebih dari satu tas. Anak usia sekolah belum mampu menyusun perlengkapannya sendiri di dalam tas. Untuk itu, Anda bisa membantu saat anak packing.

?  Packing Hal Penting

Banyak yang masih bingung harus membawa apa saja saat bersama anak? Nah, jangan panik dulu, beberapa hal yang harus dibawa selain pakaian dan perlengkapan mandi adalah mainan, makanan kecil kesukaan anak dan obat-obatan.

Tanyakan pada anak mainan mana yang ingin dibawa anak saat berlibur nanti. Tanyakan juga makanan kecil mana yang diinginkan oleh anak. Jangan sampai makanan kecil yang sudah dibawa tidak dimakan dan justru rewel ingin makanan lain saat di tengah perjalanan nanti.

Tapi, usahakan untuk tetap membawa makanan kecil yang sehat. Sebaiknya hindari makanan kecil yang mengandung banyak gula. Anda juga bisa membuat makanan kecil sendiri untuk anak. Sehingga Anda bisa mengatur kadar gula yang dikonsumsi anak.

Jangan lupa untuk membawa obat-obatan agar anak terhindar dari sakit saat liburan nanti. Beberapa obat-obatan yang bisa Anda sediakan adalah obat demam untuk anak, obat sakit perut, obat flu, Ibuprofen dan beberapa plester jika anak terjatuh saat di tempat wisata nanti. Sebaiknya jaga kesehatan anak sebelum berlibur. Anda bisa memberi anak vitamin sebelum berlibur.

?  Ketahui Informasi tentang RS Terdekat dari Tempat Liburan

Tidak ada orang tua yang ingin anak-anak sakit saat berlibur di tempat wisata. Namun jika hal ini terjadi dan sakit anak tidak bisa ditangani sendiri, Anda harus membawanya ke rumah sakit terdekat dengan tempat wisata. Untuk itu, catat rumah sakit mana saja yang berlokasi dekat dengan tempat wisata. Catat juga nomor penting rumah sakit terdekat.

Selama Perjalanan:

Rasa bosan atau bete selama perjalanan sering terjadi nih dengan anak. Untuk itu persiapkan beberapa hal berikut ini

? Dengan Moda Transportasi Pesawat:

  • Buat Anak Tetap Gembira

Penting bagi Parents membuat anak bahagia di mana saja termasuk saat berada di perjalanan menuju tempat wisata. Dengan membuat anak selalu bahagia, anak akan terhindar dari rasa bosan. Untuk itu, beri anak sedikit kejutan selama perjalanan. Misalnya siapkan mainan baru atau buku baru. Sehingga saat anak mulai bosan di pesawat, anak bisa bermain dengan mainan barunya atau membaca buku barunya.

  • Pilih Perjalanan Tanpa Transit

Sebisa mungkin pilih perjalanan menggunakan pesawat tanpa transit. Cara ini menghindarkan anak terlalu lama berada di perjalanan, sehingga menghindarkan anak dari rasa bosan. Tapi jika tidak ada pilihan lain, dan Anda harus menggunakan pesawat dengan transit di perjalanan maka gunakan waktu dengan bijak.

Misalnya di waktu transit lakukan peregangan badan bersama dengan anak, makan, pergi ke kamar mandi atau hanya bersantai sambil menunggu keberangkatan berikutnya.

? Dengan Kendaraan Pribadi

Nah jika Anda memilih berlibur menggunakan transportasi kendaraan pribadi seperti mobil, maka perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Pahami Rute

Sebelum mengendarai kendaraan pribadi menuju tempat wisata, sebaiknya pahami terlebih dahulu rutenya. Jangan sampai Anda dan keluarga tersesat dan menambah lama perjalanan. Akibatnya anak-anak bisa semakin bosan. Anda bisa menggunakan panduan dari Google Map jika belum pernah mengunjungi tempat liburan yang dituju. Jangan lupa untuk memperhatikan setiap tanda jalan. Tanda jalan cukup membantu untuk menemukan lokasi yang dituju.

  • Ambil Waktu Istirahat

Mengendarai kendaraan pribadi memang cukup melelahkan. Bukan hanya Anda, namun juga anak-anak. Untuk itu ambilah waktu istirahat. Gunakan waktu tersebut untuk pergi ke toilet umum, atau sekedar melemaskan otot-otot tubuh. Beberapa ahli menyarankan untuk beristirahat selama 2 jam setiap jarak tempuh 100 mil. Jika Anda bersama dengan anak-anak, maka lakukan istirahat setiap 90 menit sekali.

Selama di Lokasi Wisata

Nah, setelah sampai di lokasi wisata, saatnya melepas penat selama perjalanan. Anda bisa meminta anak untuk beristirahat sebentar sambil melakukan persiapan  sebelum berwisata. Misalnya saat anak ingin berenang, persiapkan dulu baju renang anak beserta pelampungnya. Jangan lupa untuk selalu mengawasi anak di tempat wisata. Buatlah peraturan tertentu pada anak agar anak tidak tersesat.

Berlibur memang salah satu cara untuk melepas penat setelah sekian lama belajar di sekolah bagi anak-anak. Untuk itu, persiapkan segala sesuatunya agar anak-anak tidak mudah bosan atau justru malah bete selama perjalanan dan saat di tempat liburan. Anda bisa menggunakan beberapa tips di atas untuk menghindarkan anak dari rasa bosan dan bete.

Baca juga:

  1. Mudik Nyaman Bersama Balita
  2. Parents, Berliburlah, Karena Stress itu Mahal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *