Mom's Corner Tips

Membuka Tabungan Untuk Anak, Seberapa Penting?

Menabung di Bank selama ini hanya dilakukan oleh orang-orang dewasa, khususnya mereka yang minimal telah mempunyai KTP. Bagaimana dengan anak-anak? Apakah anak-anak perlu menabung di Bank?

Sejak 2015 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menggagas program nasional, yaitu Simpanan Pelajar (SimPel). Program ini bertujuan untuk membentuk karakter dan kebiasaan gemar menabung pada anak-anak usia dini. Program tersebut telah didukung oleh berbagai bank nasional.

Remaja Makin Konsumtif, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Jadi, meskipun belum punya KTP, anak-anak sudah bisa membuka tabungan. Simpanan Pelajar ini pun mirip seperti tabungan bank pada umumnya. Nasabah akan mendapatkan rekening atas nama sendiri, kartu ATM, dan fasilitas lainnya. Lebih untungnya lagi, sebagian besar tabungan pelajar ini gratis administrasi bulanan dan nominal setoran awalnya juga cukup kecil.

Syarat pembukaan rekening pelajar umumnya yang diperlukan adalah KTP orang tua, akte kelahiran anak, dan mengisi formulir persyaratan dari bank. Bila orangtua sudah memiliki rekening di bank tersebut, proses akan lebih mudah dan cepat.

Kapan Mengenalkan Konsep Finasial pada Anak?

Perlukah Membuka Tabungan Anak di Bank?

Ada banyak sekali keuntungan membuka tabungan untuk anak. Jika Anda masih ragu apakah harus membuka tabungan untuk anak atau tidak, silahkan simak beberapa keuntungan membuka tabungan anak di Bank berikut ini.

1. Menanamkan Kebiasaan Menabung

Tidak hanya di Bank, sebenarnya anak-anak sudah diajari menabung dengan berbagai cara. Saat masuk sekolah dasar, misalnya, anak-anak diajari menabung di sekolah dengan buku tabungan mirip di Bank.

Ketika masih balita, anak-anak juga diajari menabung di celengan. Orangtua biasa sengaja membelikan celengan dengan beragam bentuk untuk memicu anak agar mau menyisihkan uangnya untuk ditabung.

Nah, ketika anak sudah cukup mengerti tentang kinerja bank, orangtua bisa mulai membuatkan rekening bank untuk anak. Parents tahu, dengan membuka rekening di bank bisa memunculkan semangat anak untuk menabung. Mengapa? Sebab anak suka meniru kebiasaan orangtua. Melihat orangtua sering ke bank,atau menggambil; uang di ATM, tentu anak akan merasa tertarik, dan jika ia juga sudah mempunyai rekening bank, anak tentu akan lebih rajin menabung.

2. Belajar Mengatur Uang Sendiri

Mengatur uang bukanlah hal yang mudah. Orang dewasa pun terkadang kesulitan untuk mengatur keuangan, apalagi anak-anak. Dengan membuka rekening tabungan untuk anak, mereka akan lebih terpacu untuk belajar mengatur keuangannya sendiri.

Ketika ia mendapatkan uang saku dari orangtua atau keluarga lainnya, anak akan berpikir berapa kira-kira jumlah uang yang akan digunakan untuk jajan dan berapa jumlah uang yang akan ditabung di bank. Hal ini tentu bisa menjadi sebuah stimulan yang bagus untuk pola hidup hemat anak dan latihan berhitung.

Tips Ajarkan Anak Mengelola Angpao

3. Belajar Disiplin

Disiplin dalam menggunakan uang harus diajarkan sedini mungkin. Saat anak-anak mulai menabung di Bank, mereka belajar ketentuan-ketentuan yang diberlakukan oleh bank tersebut. Mereka juga akan lebih disiplin menyisihkan uang jajannya untuk ditabung.

Perasaan mereka akan berbeda dengan ketika menabung di celengan. Mereka kadang lalai untuk menyisihkan uang jajan dan anak-anak justru sering membongkar celengan banyak tabungan terkumpul karena ingin membeli sesuatu.

4. Belajar Membuat Rencana Keuangan

Jika menabung bagi orangtua dijadikan sebagai dana persiapan, menabung bagi anak tentu tidak demikian. Anak-anak belum begitu memikirkan masa depan mereka. Saat masih sekolah dasar, menabung bagi anak mungkin hanya mematuhi perintah orangtua atau hanya sebatas meniru kebiasaan orangtua.

Nah, bagaimana cara mengajarkan anak membuat rencana keuangan? Hal ini bisa dilakukan ketika anak ingin membeli barang tertentu yang diinginkan anak. Orangtua mungkin bisa membelikan dengan mudah. Akan tetapi, daripada langsung membelikan mainan untuknya, ada baiknya meminta mereka untuk menabung di bank.

Uang yang ditabung sedikit demi sedikit akan terkumpul menjadi banyak. Setelah uangnya cukup, anak pun bisa membeli mainan kesukaannya. Dengan begitu, anak akan lebih bangga karena bisa membeli mainan kesukaannya dengan uang hasil tabungannya sendiri.

Itulah beberapa manfaat menabung di bank bagi anak-anak. Jika Anda memang merasa perlu untuk membuka tabungan bank untuk anak, tidak ada salahnya untuk membuatkannya. Ada banyak pilihan tabungan pelajar untuk anak-anak. Selamat menabung!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *