Banner Header Promo OVO SOP

Perubahan Fisik Saat Puber, Benarkah Menyakitkan?

Browse By

Perubahan fisik pasti terjadi saat anak-anak memasuki masa puber. Mulai dari tumbuhnya payudara bagi anak perempuan hingga mulai terbentuknya otot-otot tubuh bagi anak laki-laki. Meskipun sebagai orang tua, kita sudah berusaha mendampingi anak-anak di masa pubernya, tetap saja ada banyak hal yang kurang dimengerti oleh anak-anak. 

Misalnya saja, kenapa mulai ada bulu halus tumbuh di bagian tubuh tertentu atau kenapa celana anak laki-laki basah di pagi hari padahal bukan karena ngompol. Tak hanya itu, seringkali anak-anak yang memasuki masa puber mengeluh merasa sakit secara fisik di beberapa area tubuhnya. Sebagai contoh sakit pada tangan, kaki atau pada dada. 

Lalu, benarkah perubahan fisik saat puber itu menyakitkan?

Perubahan fisik memang bisa menjadi cukup menyakitkan bagi anak-anak yang memasuki masa puber. Rasa sakit karena perubahan fisik di masa puber ini biasanya disebut dengan “Growing Pains”

Apa itu “Growing Pains”?

Growing pains adalah nyeri yang dirasakan saat pertumbuhan tubuh anak sedang berjalan. Rasa nyeri ini terjadi karena struktur di sekitar tulang tidak bisa mengikuti laju pertumbuhan tulang. Growing pains ini biasanya terjadi di malam hari pada daerah tangan, area dada yang memiliki banyak otot, dan pada sendi kaki. Rasa sakit yang anak-anak rasakan ini disebabkan oleh hormon pertumbuhan dan biasanya dikeluarkan di malam hari. 

Apa Saja Gejala “Growing Pains”?
  • Rasa sakit di sekitar tulang seperti sendi tangan atau kaki (bahu, paha, betis, pergelangan kaki dan pergelangan tangan)
  • Sakit di bagian berotot seperti lengan atau dada
  • Lebih sakit saat digunakan untuk bergerak dan mereda saat dipijat
  • Area yang terasa sakit tidak membengkak
  • Sakit tidak diiringi dengan demam atau perubahan warna kulit

menghadapi growing pains

Apakah “Growing Pains” itu Normal?

Growing pains adalah kondisi yang sangat normal khususnya pada masa puber. Maka dari itu, Anda sebagai orang tua tidak perlu khawatir karena hal ini tidak termasuk kondisi yang memerlukan penanganan medis yang khusus. 

Apakah Rasa Sakit Saat “Growing Pains” bisa Dikurangi? 

Rasa sakit saat growing pains memang cukup mengganggu bagi anak-anak karena rasa sakit yang mulai muncul saat anak beristirahat di malam hari. Nah, rasa sakit saat growing pains ini bisa dikurangi dengan mengkonsumsi makanan yang memiliki nilai gizi tinggi. Apa saja sih makanan yang membantu mengurangi rasa sakit saat growing pains ini?

Makanan yang Mengurangi “Growing Pains
  • Olahan susu seperti keju atau yogurt
  • Susu, jus buah
  • Ikan teri, sup ikan, sup tulang, makanan laut
  • Kacang kenari
  • Tahu dan olahan kedelai lainnya

Saat anak mengalami growing pains, sebaiknya jelaskan pada mereka untuk menghindari makanan yang justru meningkatkan growing pains tersebut. Apa saja sih makanan peningkat growing pains?

Makanan Peningkat Growing Pains
  • Burger
  • French fries (kentang goreng)
  • Soda
Langkah Mengurangi Growing Pains dengan Alami

Growing pains memang bukan hal yang nyaman bagi anak di masa puber. Rasa nyeri di berbagai area tubuh anak tentu membuat mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak. Nah, selain makanan pengurang growing pains ada beberapa langkah yang bisa orang tua lakukan untuk mengurangi growing pains pada anak, misalnya

  • Pijat dengan lembut area yang terasa sakit
  • Kompres area yang terasa nyeri dengan kain atau handuk hangat
  • Lakukan peregangan tubuh untuk mengurangi rasa sakit 

Growing pains memang hal yang sangat normal bagi anak-anak di masa puber. Kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan oleh anak maupun orang tua karena bukan suatu gejala medis tertentu. Beberapa hal bisa dilakukan untuk mengurangi growing pains ini. Misalnya saja dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan melakukan peregangan otot. 

Baca juga:

  1. “Ma, Kenapa Payudaraku Berbeda dengan Mama?”
  2. Siap-Siap! Ini yang Akan Dialami Anak Saat Puber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *