Banner Header Komunitas SOP

Tahapan Stimulasi Perkembangan Anak Sesuai Usia

Browse By

Pertanyaan:

Tsani

Hallo SOP,

Saya memiliki 5 orang anak, masing-masing berusia 11 tahun, 10 tahun, 7 tahun, 5 tahun dan 10 bulan. Pertanyaan saya, hal apa sajakah yang perlu distimulasi pada anak usia-usia tersebut? Mohon penjelasannya secara mendetail, karena saya berencana untuk menggunakan metode homeschooling sebagai usaha memaksimalkan pendidikan anak.

Terimakasih

Jawaban:

Hallo Parents,

Terimakasih atas pertanyaan yang telah diajukan,

Berkaitan tentang hal-hal yang perlu distimulasi pada anak sesuai dengan usia, maka jawaban dari saya adalah sebagai berikut

Pertama, untuk memudahkan mengetahui hal apa saja yang perlu distimulasi pada anak, bisa menggunakan alat bantu ceklist perkembangan. Ada banyak alat ceklist perkembangan seperti misalnya KPSP, denver ceklist, dll.
Kali ini saya sajikan contoh denver ceklist. Denver cukup lengkap tapi tetap sederhana. Grafiknya bisa dilihat sebagai berikut:

Grafik Denver biasa digunakan sebagai acuan untuk melakukan Denver Developmental Screening Test (DDST), yaitu suatu tes untuk mengetahui kemajuan perkembangan anak sesuai dengan usia. Grafik tersebut terdiri dari garis horizontal untuk menentukan usia anak (0-6 tahun) dan garis vertikal untuk menentukan sektor-sektor terkait perkembangan anak. Sektor tersebut terdiri dari:

  1. Personal Sosial
  2. Motorik Halus
  3. Bahasa
  4. Motorik Kasar

Setiap sektor terdiri dari berbagai macam item (kotak perilaku) yang berkaitan dengan perkembangan anak. Misalnya pada sektor personal sosial, beberapa perilaku diantaranya menatap muka, membalas senyum pemeriksa, tersenyum spontan, mengamati tangan, berusaha mencapai mainan, dll.

Nah, untuk mengetahui hal apa saja yang perlu distimulasi pada anak, maka cukup dengan menarik garis usia anak dari atas ke bawah. Misalnya, untuk mengetahui stimulasi yang perlu dilakukan pada anak usia 2 bulan, maka tarik garis angka (usia) 2 dari atas ke angka (usia) 2 di bawah. Nah, item-item (perilaku) yang terkena garis menunjukkan hal yang perlu distimulasi kan pada anak ditambah 3 item (perilaku) di depan garis usia mulai bisa distimulasi kan.

Sebagai contoh pada anak usia 10 bulan, hal yang perlu distimulasi untuk personal sosialnya adalah minum dengan cangkir dan tepuk tangan. Tak hanya itu, Anda juga mulai bisa menstimulasi anak dengan perilaku membantu pekerjaan di rumah, menggunakan sendok dan garpu, atau membuka pakaian.

Selain personal sosial, Anda juga bisa menstimulasi motorik halus anak usia 10 bulan dengan kegiatan membenturkan 2 kubus atau memegang dengan jari-jari. Pada sektor bahasa, stimulasi anak untuk mengucapkan papa / mama secara spesifik. Anda juga bisa mulai menstimulasi anak untuk mengucapkan 1 atau 2 kata lainnya. Sedangkan pada sektor motorik kasar, Anda bisa menstimulasi anak untuk berdiri selama 2 detik.

Agar lebih jelas, perhatikan grafik berikut ini:

Nah, untuk keinginan mengajarkan metode homeschooling pada anak, sebaiknya dipahami terlebih dahulu, bahwa inti dari pendidikan sekolah formal maupun informal seperti homeschooling adalah untuk mengembangkan kemampuan anak sesuai milestone perkembangan.

Jika memang Ibu memilih untuk menggunakan metode homeschooling sepenuhnya, maka harus dipelajari kurikulumnya dengan benar, atau bisa juga bergabung di komunitas-komunitas homeschooling yang ada di kota anda.

Demikian jawaban yang bisa saya sampaikan, semoga dapat membantu

Melita Rahardjo ,M. Teach (EC)

Artikel Terkait :

  1. Trik Sederhana untuk Stimulasi Bicara Anak
  2. Stimulasi untuk Si Kecil Belajar Berjalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *