Tubuh Anda Kecanduan Gula? Ini Tandanya!

10 September 2021

Apakah Anda pernah bertanya-tanya, mungkinkah selama ini saya kecanduan gula? 

Gula memang terkandung dalam berbagai makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Sebenarnya, manusia secara neurologis terhubung untuk kecanduan gula. 

Secara alamiah, gula sebagian besar tersedia di musim panas (dalam bentuk buah), para nenek moyang memakannya untuk “cadangan makanan” dalam tubuh saat memasuki musim dingin, jadi awalnya gula berfungsi sebagai makanan untuk bertahan hidup. 

Namun, di masa modern gula tersedia kapan saja,dan mudah ditemukan dimana saja. Ini yang kemudian menjadikan masalah kesehatan pada manusia modern. Diabetes menjadi penyakit jamak dan ada masalah kesehatan lain yang disebabkan konsumsi gula.

Masalah yang Terjadi Saat Mengkonsumsi Gula Modern

  • Kelebihan Gula dalam Makanan Kita

Semua karbohidrat (dan sebagian besar protein) terurai menjadi gula (alias glukosa). Kelebihan karbohidrat dalam makanan kemungkinan merupakan penyumbang utama kecanduan gula, obesitas, dan penyakit kronis. 

Makan makanan kaya karbohidrat seperti roti, mie, keripik, permen, pop, buah, pati, dan jus menyebabkan kadar gula darah kita melonjak, diikuti oleh penurunan. Tubuh kita menganggap penurunan ini sebagai hal berbahaya, menyebabkan kelenjar adrenal kita melepaskan kortisol, sehingga memicu lebih banyak keinginan untuk mengkonsumsi gula. Kondisi ini awal mula dari lingkaran setan peningkatan kadar gula. 

Merasa pusing, pemarah, lelah, gemetar, atau sangat lapar adalah indikasi bahwa Anda sedang naik roller coaster gula darah – perjalanan yang dapat mengakibatkan hipoglikemia, resistensi insulin, dan diabetes tipe 2.

  • Gula Buatan

Banyak alternatif bebas gula yang dibuat agar terasa manis dengan menggunakan bahan kimia yang menimbulkan sejumlah masalah kesehatan dan juga dapat melanggengkan kecanduan gula. 

Pemanis buatan mungkin tidak meningkatkan gula darah, tetapi rasa manisnya masih dapat memicu respons insulin. Gula buatan tidak hanya dapat menyebabkan kerusakan langsung pada hati, tetapi juga mudah disimpan sebagai lemak tubuh karena tubuh kita tidak dirancang untuk mengolah bahan kimia asing ini dan tidak tahu apa yang harus dilakukan dengannya.

  • Gula Rafinasi 

Gula yang telah diproses dan dimurnikan meningkatkan kadar gula darah kita dengan cepat dan keras, yang merusak pembuluh darah dan dapat menyebabkan peradangan, dysbiosis (pertumbuhan berlebih bakteri), resistensi insulin, dan daftar panjang penyakit. 

Karena gula rafinasi tidak memiliki nilai gizi yang nyata, saat kita mengkonsumsi gula rafinasi, tubuh kita lebih membutuhkannya karena tubuh tidak menerima nutrisi yang dibutuhkan dari makanan yang kita makan. Kondisi ini membentuk lingkaran setan di mana kita makan lebih banyak dan lebih banyak makanan ini dalam upaya bawah sadar untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Tanda Tubuh Anda Kecanduan Gula

Berikut ini adalah tanda tubuh Anda kecanduan gula beserta solusi yang bisa digunakan untuk menstabilkan kadar gula dalam tubuh.

1. Anda Merasa Perlu Makan Atau Camilan Sepanjang Hari

Jika Anda sering ngemil tanpa berpikir apakah benar-benar lapar atau tidak sepanjang hari, Anda mungkin diam-diam kecanduan gula. Sering ngemil juga bisa menjadi tanda bahwa Anda sedang menaiki roller coaster gula darah.

Solusinya: Anda bisa mengkonsumsi makanan dengan kandungan makronutrien (lemak, protein, dan karbohidrat) setiap kali makan atau ngemil. Jangan pernah makan makanan kaya karbohidrat dan manis secara terpisah.

2. Banyak Makan Buah Atau Banyak Minum Jus

Jangan biarkan hal itu membodohi Anda – buah juga gula! Jus buah sangat tinggi glikemik dan jika Anda sering ingin makan buah atau jus buah, itu bisa menjadi tanda kecanduan gula yang mendasarinya.

Solusinya: Fokus pada buah-buahan yang memberi Anda lebih banyak manfaat, yaitu lebih banyak nutrisi dengan lebih sedikit gula. Buah beri penuh dengan antioksidan dan fitokimia dengan sedikit kandungan gula di dalamnya daripada kebanyakan buah lainnya. Jika Anda minum jus, lebih baik jus hijau segar yang berasal dari sayuran.

  1. Anda Penggila Kopi Instan dan Minuman Manis 

Pemanis dan campuran bahan yang digunakan dalam teh kemasan atau kopi instan berpemanis dan minuman beralkohol dapat berkontribusi besar terhadap asupan gula. Banyak orang yang berhenti minum teh manis atau kopi instan mendapati diri mereka mendambakan sumber gula lain untuk menggantikan apa yang hilang dari minuman ini.

Solusinya: Tinggalkan pemanis untuk teh dan kopi.

4. Stres Kronis

Stres yang berkelanjutan menyebabkan kadar hormon kortisol kelenjar adrenal meningkat secara konsisten. Kortisol meningkatkan rasa lapar dan rasa “ngidam”  terhadap gula, sedangkan makan gula dapat meningkatkan kadar kortisol. Jika stres tak henti-hentinya, kelenjar adrenal akhirnya bisa lelah, menyebabkan kadar kortisol tertekan dan kelelahan adrenal, yang selanjutnya dapat memicu kecanduan gula. 

Solusinya: Belajarlah untuk melatih kembali respons stres Anda dengan melatih pernapasan melalui teknik pernapasan hidung dan perut. Cobalah untuk tidak makan saat Anda stres – Anda bisa menggantinya dengan jalan-jalan di taman.

tanda tubuh kecanduan gula dan cara mengatasinya

5. Anda Mendambakan Gula Selama Atau Setelah Makan

Jika Anda tidak bisa melewati makan malam tanpa memikirkan makanan penutup, ada kemungkinan Anda kecanduan gula! Mengidam permen selama atau segera setelah makan bisa menjadi gejala kelelahan adrenal, SIBO (Small intestinal bacterial overgrowth / pertumbuhan bakteri usus kecil yang berlebihan), dan kecanduan gula.

Solusinya: Jika Anda merasa mengalami kelelahan adrenal, ada tes air liur yang dapat memastikannya. Jika Anda menduga menderita SIBO atau bentuk lain dari disbiosis, ada tes napas, urin, dan tinja yang dapat mengungkapkan penyebab tersembunyi dari infeksi yang dapat berkontribusi pada mengidam gula tanpa henti.

6. Rasa lapar yang Tiba-tiba

Jika rasa lapar datang tiba-tiba, mendesak Anda untuk segera makan atau yang lain, Anda mungkin menderita hipoglikemia, atau serangan gula darah rendah. Saat gula darah  turun, ini membuat kita mendambakan makanan manis, dan hipoglikemia menjadi bahaya kesehatan ketika kadar gula darah turun terlalu rendah.

Solusinya: Makanlah protein dan lemak setiap kali makan dan ngemil, terutama jika Anda mengonsumsi karbohidrat. Jangan pernah makan karbohidrat secara terpisah (misalnya, makan roti tawar dengan selai kacang)

7. Ngidam Makanan Berkarbohidrat Di Pagi Hari (atau Larut Malam)

Makan sarapan kaya karbohidrat dapat membuat Anda naik roller coaster gula darah sepanjang hari, yang mengakibatkan seringnya lapar dan mengidam gula.

Mengidam sesuatu yang manis di pagi hari, di tengah malam, atau ketika Anda bangun dari tidur siang mungkin merupakan gejala kecanduan gula, hipoglikemia, atau fungsi adrenal yang rendah.

Solusinya: Makan sarapan kaya protein yang mengandung lemak sehat dan sayuran non-tepung. 

8. Mengidam Gula Meningkat Semakin Lama Anda Tanpanya

Menghentikan asupan gula adalah cara yang bagus untuk dapat melihat seberapa kecanduan Anda sebenarnya. Cobalah berhenti mengkonsumsi gula selama beberapa hari dan lihat bagaimana perasaan Anda – semakin sering dan intens mengidam, semakin kecanduan Anda.

Solusinya: Diet rendah gula membantu menyeimbangkan kadar glukosa secara alami dengan memberikan rasio makronutrien yang sehat dan berfokus pada karbohidrat rendah glikemik untuk membantu mempertahankan kontrol glukosa darah yang stabil.

Jika Anda kecanduan gula, jangan menyalahkan diri sendiri. Ingat, kita semua secara neurologis punya tendensi untuk kecanduan gula.

Berhenti mengkonsumsi gula secara langsung dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak nyaman. Namun, mencoba untuk mulai makan makanan yang lebih sehat dan tidak mengandung banyak gula bisa jadi jalan keluar untuk tubuh yang lebih bugar dan investasi kesehatan masa depan. 

Baca Juga:

  1. Khawatir Anak Mengalami Obesitas? Cek Aturan Main tentang Makananya
  2.  Hati-Hati Diabetes Mengincar Anak Kita
Bagaimana Menurut Anda?
+1
9
+1
3
+1
0
Share with love
Member Premium SOP Member Premium SOP

Gabung Member Premium

Mulai perjalanan memahami emosi diri dan keluarga

Nikmati akses Kelas Video Belajar kapanpun & dimanapun

Gabung Sekarang

Sudah Member Premium? Masuk Di Sini

Contact Us School of Parenting
×

Info Masa Keanggotaan

Perpanjang Paket