Banner Header Komunitas SOP

Urutan Kelahiran Anak Kembar, Menentukan Karakter?

Browse By

Bicara tentang karakter berdasarkan urutan kelahiran memang membuat siapa saja merasa penasaran. Tak sedikit yang menganggap bahwa urutan kelahiran memang sangat mempengaruhi karakter tiap anak. Mulai dari si Sulung, si tengah dan si  bungsu.

Lalu, bagaimana dengan si kembar? Apakah terlahir sebagai anak kembar juga memiliki karakter sesuai dengan urutan kelahiran?

Nah, sebelum mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut sebaiknya kita pahami urutan lahir dari anak kembar. Kira-kira mana yang pantas disebut kakak dan mana yang lebih cocok disebut adik?

Urutan Lahir Si Kembar

Selama ini masyarakat percaya bahwa, jika si Ibu mengandung anak kembar, maka anak yang pantas disebut kakak adalah anak yang terlahir terakhir. Sedangkan anak yang terlahir lebih dulu justru menyandang gelar adik. 

Alasannya karena si kakak yang lahir terakhir membantu si adik yang lahir lebih awal.

Namun menurut ahli, dalam kasus melahirkan anak kembar, yang menjadi kakak atau adik bergantung pada posisi bayi di dalam rahim. Posisi tersebut bisa berubah setiap saat dan bergantung saat proses persalinan. Urutan kelahiran bayi mungkin saja berubah jika persalinan ditempuh melalui caesar, dibandingkan jika Ibu melakukan persalinan secara normal.

urutan lahir anak kembar tentukan karakter

Jadi, bagaimana menentukan siapa kakak dan siapa adik?

Para ahli sepakat bahwa yang berhak menyandang predikat kakak adalah yang lebih dominan, khususnya dalam karakter, dibanding saudara kembarnya. Dalam hal ini, orang tua memang perlu melakukan pengamatan mendalam pada kedua anak kembar dalam proses tumbuh kembangnya. 

Sayangnya, banyak orang tua yang berekspektasi di luar kenyataan sebenarnya. Misalnya, orang tua mungkin akan melabeli anak A (yang lahir terakhir) sebagai kakak dengan ekspektasi berlebihan. Beberapa orang tua mungkin mengatakan “Oh,anakku si A bisa berjalan merangkak lebih dulu daripada si B, bisa berjalan lebih dulu, dan bisa bicara lebih dulu, karena dia adalah kakak”.

Ekspektasi berlebihan ini bisa saja terbawa hingga anak dewasa dan justru memberikan beban bagi si A yang ‘dipaksa’ sebagai kakak hanya karena urutan kelahiran berdasarkan tradisi. Atau hanya berdasarkan ‘dominan’ secara fisik dan motorik, tapi tidak dalam psikis (karakter). Padahal, mungkin saja si B justru lebih matang dan dewasa secara psikis (karakter).

Jadi, apakah urutan kelahiran mempengaruhi karakter si kembar? Jawabannya adalah belum tentu. Beberapa hal berikut ini perlu dilakukan oleh Parents yang memiliki anak kembar:

  1. Terapkan pola asuh secara netral untuk keduanya tanpa berekspektasi berlebihan. Biarkan si kembar mengembangkan karakternya sendiri. Dengan begitu, lambat laun, Parents akan mengetahui mana yang lebih dominan diantara yang lain.
  2. Hindari stereotip urutan kelahiran anak.

Karakter berdasarkan urutan kelahiran anak belum tentu berlaku bagi si anak kembar. Jika Anda adalah salah satu orang tua yang memiliki anak kembar, gunakan beberapa strategi di atas untuk menentukan siapa yang cocok menyandang status si kakak dan si adik. Jangan lupa, hindari berekspektasi secara berlebihan. 

Baca Juga:

  1. Si Sulung Haruskah Selalu Ulung?
  2. Si Bungsu Si Perayu?
  3. Sindrom Si Anak Tengah Selalu Mengalah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *