Banner Header Komunitas SOP

3 Hal Untuk Dikatakan Pada Anak Setiap Hari

Browse By

Kita mungkin pernah melihat artikel berjudul “Jangan Mengucapkan Hal Ini Kepada Anak”. Kita membacanya, dan bisa saja, beberapa kata-kata yang ada di daftar itu pernah kita ucapkan pada anak.

Ya, kita tahu itu adalah kesalahan. Kita pun tidak seharusnya berteriak atau mencaci saat marah. Akan tetapi, kadang hal itu terjadi. Kita semua tahu bahwa kata-kata bisa melukai dan kebanyakan dari kita merasa bersalah karena membiarkan kata-kata itu ‘tergelincir’ keluar saat emosi.

Alih-alih terus menyesali kesalahan itu, mari kita lihat dan belajar tentang apa yang harus kita katakan kepada anak-anak kita setiap hari.

“Aku sayang kamu”

Tiga kata ini berarti banyak bagi kita semua. Suami mengatakan kata-kata itu dan kita diingatkan bahwa kita akan bertahan hidup karena hal ini. Orang tua kita mengatakan hal ini juga, dan kita seperti teringat bahwa kita masih anak mereka. Teman-teman saya mengatakan kata-kata ini dan kita langsung bersyukur karena memiliki dukungan dalam hidup.

Tiga kata yang dapat membuat hari yang buruk berubah bahagia. Mari kita katakan “Aku sayang kamu”, pada anak-anak setiap hari dan menanamkan pada mereka apa artinya. Supaya nanti pada hari-hari dimana mereka merasa sedih atau mengalami hari yang buruk, mereka akan mengingat kata-kata yang kita ucapkan ini dan merasa lebih baik.

“Tidak ingin” bukan “Tidak bisa”

Kata itu. TIDAK BISA. Mengapa seperti anak-anak sering mengucapkannya ya?

“Aku tidak bisa masuk ke dalam mobil,” atau “Aku tidak bisa memakai sepatuku.”

Kita ingin anak kita tahu bahwa dia BISA melakukan apapun , ia hanya MEMILIH untuk TIDAK melakukannya. Jadi, itu bukan karena ia tidak bisa , tapi karena ia tidak ingin.

Mari kita mulai lebih banyak menggunakan kata “BISA melakukan”. Dukung anak untuk berpikir lebih positif. Bangun kepercayaan dirinya dan membuatnya untuk berusaha.

“Aku Memaafkanmu”

Mari  belajar tentang “permintaan maaf “.

Meminta maaf adalah sesuatu yang setiap orang harus belajar, dan di sisi lain – semua orang harus belajar memaafkan dan mengasihi.

Dengan mengatakan “Aku memaafkanmu,” kemudian memeluk anak saya –saya ingin ia tahu bahwa tidak apa-apa. Kita semua bisa dan pernah membuat kesalahan, kita hanya perlu mengakuinya.

Memaafkan adalah sesuatu yang sulit, bahkan bagi kita orang dewasa, banyak dari kita butuh waktu lama untuk memaafkan sesuatu . Maka kita tidak bisa mengharapkan anak-anak yang berumur 2 dan 3 tahun untuk memahami sesuatu yang bahkan bagi orang dewasa pun tidak pernah mudah.

Karena ini bukan hal mudah, mari kita tanamkan pada anak-anak sejak dini. Mengajarkan mereka untuk meminta maaf dan yang terpenting adalah memaafkan dengan sungguh dan tulus hati. Untuk tak lagi mengungkit-ungkit kesalahan yang sudah diakui dan dimaafkan.

Cinta, dukungan, memaafkan. Jika kita semua bisa belajar hal-hal ini di usia dini, tidakkah dunia ini akan menjadi tempat yang jauh lebih baik?

Nah, kata-kata apa yang Anda katakan setiap hari untuk anak-anak Anda?

Baca Juga:

Apakah Tugas Anak Adalah Membahagiakan Orangtua

Mengelola Keuangan Keluarga, Baiknya Suami atau Istri?

Sindrom Popularitas Instan dan Aksi Tunjuk Kebodohan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *