Banner Header

Agar Anak Terhindar dari Kecelakaan di Playground

Browse By

Anak-anak pasti sangat senang jika diajak bermain di taman bermain atau playground. Di tempat ini, mereka bisa memainkan banyak permainan yang lebih seru dan menantang. Anak-anak usia balita senang sekali menguji kemandirian dan kekuatan dengan berlari, melompat, hingga memanjat. Aktivitas ini tentunya jarang bisa dilakukan ketika di rumah. Karena itu, taman bermain menjadi lokasi yang sangat disukai anak-anak.

Akan tetapi, tidak semua permainan bisa dimainkan oleh si kecil. Sebagai orangtua, Anda harus memilihkan permainan yang aman dan sesuai dengan usianya. Secara umum, permainan di area bermain dipisahkan sesuai usianya. Berikut ini area permainan yang sesuai dengan usia anak.

  • Area Bermain Toddler (6 bulan – 23 bulan)

Area bermain usia 6 – 23 bulan masih belajar untuk merangkak, berdiri, hingga belajar berjalan. Jenis permainan yang cocok untuk anak-anak usia ini adalah permainan yang terstruktur, seperti memanjat dengan tinggi kurang dari 32 inci, perosotan yang pendek, jalan yang landai, ayunan dengan dudukan yang aman, dan naik turun tangga.

  • Area Bermain Anak Prasekolah (2 – 5 tahun)

Anak-anak dengan rentang usia ini sudah aktif bermain dan berlari. Anda bisa memilihkan permainan seperti komedi putar, kursi goyang pegas. Tangga, perosotan spiral, ayunan berputar, dan mandi bola, dan lain sebagainya.

  • Area Bermain Usia Sekolah (5 – 12 tahun)

Area bermain usia sekolah bisa lebih aktif lagi. Pilihan permainan yang bisa mereka mainkan adalah busur panjat, jungkat-jungkit, ayunan ban berputar, tambang meluncur vertikal, komedi putar, tangga, dan perosotan spiral. Umumnya, anak usia ini ingin mencoba berbagai jenis permainan yang menantang dan seru.

Meski sudah tahu mainan apa yang aman dimainkan anak sesuai usianya, orangtua harus memberikan pengawasan penuh.

Pasalnya, tidak sedikit anak-anak yang harus dirawat di rumah sakit karena cedera setelah bermain di taman bermain. Oleh karena itu, sebelum mengajak anak bermain di area bermain tertentu, selalu periksa dulu keamanan area bermain tersebut, ya Parents. Pastikan semua peralatan bermainnya berfungsi baik, tidak rusak dan tidak terlalu kotor. Ajarkan juga agar anak bermain dengan cara yang benar (misalnya tidak memanjat perosotan , tidak berdiri di ayunan).

Jangan sampai niat anak untuk bermain dan bersenang-senang justru berakhir pada hal-hal yang tidak menyenangkan.

agar anak terhindar dari kecelakaan di playground

Ada beberapa permainan yang cenderung berbahaya dan rentan menimbulkan cedera.

Permainan tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Trampolin

Seringkali karena terlalu bersemangat anak melompat terlalu kuat dan kadang kakinya tidak mendarat dengan baik di trampolin sehingga menimbulkan cedera. Beberapa Anak yang berada di satu trampolin kecil juga rentan bertabrakan.

2. Maypole

Maypole berupa tiang tinggi dengan tambang yang menempel yang membuat anak bisa berayun memutar. Permainan ini cukup berbahaya bagi anak karena rawan membuat anak terjatuh.

3. Tambang untuk memanjat yang tidak aman bagian ujungnya.

4. Ayunan yang tidak seimbang atau yang dudukannya terlalu kecil.  

5. Monkey Bar (tiang gelantungan)  yang terlalu tinggi dan bagian bawahnya paving block.

Agar anak-anak bisa bermain dengan aman dan menyenangkan, pastikan mata Anda tidak terlepas dari anak-anak. Tidak harus selalu ada di dekat anak saat bermain. Cukup lakukan pengawasan untuk mencegah cedera. Selamat bermain!

Baca juga:

  1. Pertolongan Pertama Saat Bayi Terjatuh
  2. 10 Aturan yang Perlu Dipatuhi Para Ibu Saat Playdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *