Banner Header Komunitas SOP

Pertolongan Pertama Saat Bayi Jatuh

Browse By

Apa sih yang Parents lakukan saat bayi terjatuh? Beberapa dari Anda yang sudah paham, pasti segera mengambil langkah cepat pertolongan pertama. Namun, bagi Parents yang belum paham biasanya akan segera panik saat mengetahui bayi Anda terjatuh.

Kepanikan yang Anda rasakan memang wajar, tapi jangan sampai kepanikan ini membuat bayi tidak segera mendapatkan pertolongan pertama. Alih-alih hanya panik sebaiknya Anda mulai memastikan beberapa hal pada bayi yang baru saja terjatuh.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang harus diperhatikan sesaat setelah bayi terjatuh

  • Tangisan

Hal pertama yang harus Anda pastikan saat bayi baru saja terjatuh adalah apakah bayi menangis? Ya, tangisan pada bayi yang baru saja terjatuh justru hal yang normal. Hal ini karena tangisan pada bayi justru merupakan tanda bayi dalam kondisi sadar, sehingga Anda bisa sedikit tenang.

  • Ada Tidaknya Luka

Sesaat setelah bayi terjatuh, pastikan ada atau tidaknya luka pada bagian tubuh bayi. Jika bayi Anda tidak mengalami luka apapun, segera tenangkan bayi Anda. Ajak bayi bercanda dan alihkan perhatiannya. Bayi Anda pasti sangat kaget dan takut saat terjatuh, maka usahakan untuk berada sedekat mungkin dengan bayi.

  • Adanya Luka atau Goresan

Jika Anda menemukan luka ringan pada bagian tubuh bayi setelah terjatuh, maka segera obati luka tersebut. Jangan lupa segera mencuci tangan Anda sebelum mengobati luka pada bayi. Lakukan langkah berikut untuk mengobati luka

√ Basuh luka pada bayi dari darah dan kotoran yang menempel.

√ Jika terjadi pendarahan pada luka, gunakan kasa kering dan tepuk lembut pada bagian luka untuk menghentikan pendarahan.

√ Jika pendarahan tidak berhenti, tekan kasa agak kuat selama 5 menit.

√ Oleskan salep antibakteri seperti Neosporin atau Bacitracin untuk mencegah terjadinya infeksi

√ Ganti perban tiap hari agar luka cepat kering dan sembuh

  • Adanya Bagian Tubuh yang Bengkak

Jika bayi mengalami luka bengkak (benjol) setelah terjatuh, maka segera kompres bagian yang bengkak tersebut dengan es yang sudah dibungkus kain. Hindari penggunaan thrombophob pada luka bengkak (benjol). Pemberian thrombophob pada luka bengkak (benjol) justru akan menghambat pembekuan darah, sehingga luka akan semakin parah.

  • Kesadaran Bayi

Hal lain yang harus dipastikan saat bayi terjatuh adalah kesadaran bayi. Jika bayi tidak sadar atau tidak terbangun, maka jangan angkat bayi. Dalam keadaan ini bayi sangat membutuhkan penanganan medis segera. Untuk itu, segera hubungi dokter atau RS terdekat.

  • Muntah dan Kejang

Jika bayi mengalami muntah atau kejang setelah terjatuh, maka segera miringkan tubuh bayi dan posisikan leher bayi dalam keadaan tetap lurus. Kemudian segera hubungi dokter atau RS terdekat.

Hal yang Tidak Boleh dilakukan Saat Bayi Terjatuh

X  Jangan Langsung Mengangkat atau Menggendong Bayi

Hal pertama yang pasti dilakukan oleh Parents saat bayi terjatuh adalah menggendongnya, namun hal ini justru perlu dihindari lho. Alih-alih langsung menggendong bayi, sebaiknya tenangkan bayi terlebih dahulu, sambil mengobservasi luka apa saja yang dialami oleh bayi.

X Hindari Menggosok Luka Bengkak

Hal reflek lainnya yang dilakukan oleh Parents adalah segera menggosok luka bengkak. Beberapa budaya bahkan menyarankan untuk menggosok menggunakan rambut. Hal ini justru perlu dihindari karena akan memperparah luka bengkak. Sebaiknya segera kompres luka bengkak tersebut dengan menggunakan es yang sudah dibungkus dengan kain.

Pertolongan pertama bayi terjatuh

Beberapa hal yang Harus Diingat Parents

Setelah bayi terjatuh, kemungkinan bayi akan lebih sering mengantuk atau muntah. Jika hal ini terjadi konsultasikan pada dokter tentang kemungkinan adanya gegar otak pada bayi. Tak hanya itu, kondisi lain seperti nyeri pada kepala, nyeri leher bahkan selalu rewel dan menangis juga bisa terjadi.

Namun, jika bayi Anda bertingkah dan bernafas normal, maka biarkan bayi beristirahat sejenak. Segera konsultasikan pada dokter jika ada obat penghilang rasa sakit khusus yang harus dikonsumsi. Jangan lupa untuk menanyakan dosis yang harus dikonsumsi bayi. Hindari memperkirakan dosis obat sendiri ya, Parents.

Ceritakan pada dokter tentang apa yang sebenarnya terjadi, termasuk dari tempat mana bayi terjatuh,bisa juga dengan memfoto lokasi jatuhnya. Kejadian yang paling sering dialami oleh bayi adalah terjatuh dari tempat tidur. Untuk itu, ceritakan kondisi bayi yang sudah Anda observasi sebelumnya, termasuk luka apa saja yang dialami oleh bayi.

Cegah Bayi Terjatuh dari Tempat Tidur

Sebagai langkah pencegahan agar bayi tidak terjatuh dari tempat tidur adalah sebagai berikut

  1. Jangan tinggalkan bayi sendirian tanpa pengawasan orang dewasa. Walaupun hanya untuk sebentar, misalnya hanya ke kamar mandi atau pergi ke dapur.
  2. Buat lingkungan tempat tidur seaman mungkin. Sebaiknya alasi lantai dengan matras yang empuk. Jangan lupa untuk menempatkan tempat tidur tidak terlalu tinggi.

 

Bayi yang terjatuh, baik dari tempat tidur maupun dari tempat tinggi lainnya, memang sering terjadi. Untuk itu, Anda harus memperhatikan langkah awal apa saja yang harus dilakukan sesaat setelah bayi terjatuh. Jangan sampai pertolongan yang Anda lakukan justru memperparah keadaan.  

Baca Juga :

  1. Mengenal SIDS: Sindrom Kematian Mendadak Pada Bayi
  2. Co-Sleeping: Tim Pro atau Kontra
  3. Menata Rumah yang Aman untuk Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *