Banner Header Komunitas SOP

Apa Sih “Social Distancing, ” Self Quarantine” dan “Isolasi” ?

Browse By

Sekarang corona virus dan COVID-19, penyakit yang disebabkannya, menyebar di banyak negara. Kampanye “Social distancing” (jarak sosial), “self quarantine” (karantina mandiri) jamak muncul di media.

Namun banyak yang masih belum paham arti dari istilah-istilah tersebut dan bagaimana hal itu bisa berdampak pada diri kita, keluarga dan masyarakat luas. 

Lisa Maragakis, M.D., M.P.H. , direktur senior pencegahan infeksi di Johns Hopkins University, membantu menjelaskan tentang konsep “social distancing” dan “self quarantine” , dan mengapa 2 hal ini disarankan untuk mengatasi penyebaran virus. 

Apa itu “social distancing” ? 

Meskipun mungkin mengecewakan karena ada begitu banyak acara olahraga,konser, festival dan pertemuan lainnya dibatalkan, ada alasan kesehatan masyarakat untuk tindakan ini. Pembatalan ini membantu menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit yang memungkinkan sistem perawatan kesehatan untuk merawat pasien lebih maksimal.

Membatalkan acara yang seharusnya dihadiri banyak orang adalah contoh “social distancing”. Social distancing” adalah sengaja memperluas jarak / ruang fisik antara orang-orang untuk menghindari penyebaran penyakit. Menjaga jarak 1-2 meter  dari orang lain mengurangi peluang Anda untuk terpapar COVID-19.

Contoh lain dari “social distancing” yang memungkinkan Anda untuk menghindari kerumunan atau ruang ramai adalah:

  • Bekerja dari rumah alih-alih di kantor
  • Menutup sekolah atau beralih ke kelas online
  • Kontak dengan kolega,keluarga atau teman lewat perangkat elektronik alih-alih secara langsung
  • Membatalkan atau menunda konser, konferensi dan festival.

Apa itu apa itu “self quarantine” (karantina mandiri) ?

Orang-orang yang mungkin telah terpapar virus corona dan yang berisiko terkena COVID-19 dapat mempraktekkan “self quarantine” atau  karantina mandiri. 

Pakar kesehatan merekomendasikan bahwa karantina mandiri berlangsung selama 14 hari. Jangka waktu dua minggu ini diharapkan menyediakan cukup waktu bagi seseorang untuk mengetahui apakah ia akan sakit dan menular ke orang lain.

Anda diminta untuk mempraktikkan karantina mandiri jika Anda baru saja kembali dari bepergian ke bagian negara atau tempat dimana COVID-19 menyebar dengan cepat, atau jika Anda terpapar pada orang yang terinfeksi.

apa itu self distancing, isolasi dan self quarantine?

Karantina mandiri meliputi:

  • Menerapkan standar kebersihan dan sering mencuci tangan.
  • Tidak berbagi hal-hal seperti handuk dan peralatan mandi.
  • Tinggal di rumah.
  • Tidak menerima tamu.
  • Tinggal setidaknya 1-2 meter dari orang lain di dalam rumah Anda.
  • Setelah masa karantina Anda berakhir, jika Anda tidak memiliki gejala, ikuti instruksi dokter Anda tentang cara kembali ke rutinitas normal.

Apa itu “isolasi” ?

Bagi orang-orang yang dipastikan terkena COVID-19, isolasi adalah langkah tepat. Isolasi adalah istilah perawatan kesehatan yang berarti menjauhkan orang-orang yang terinfeksi penyakit menular dari mereka yang tidak terinfeksi. 

Isolasi dapat terjadi di rumah atau di rumah sakit atau fasilitas perawatan. Peralatan pelindung khusus akan digunakan untuk merawat pasien-pasien ini dalam sistem khusus bagi pasien penyakit menular. 

Mengurangi Dampak Coronavirus

Penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan jika Anda merasa sakit. Pandemi virus corona membuat semua orang sadar akan mencuci tangan dan melindungi orang lain dari batuk dan bersin. 

Seiring dengan langkah-langkah penting tersebut, hal seperti menjaga jarak sosial, karantina mandiri dan isolasi jika diperlukan dapat memperlambat laju infeksi di satu kota atau daerah.

Pandemi ini bisa tampak luar biasa, tetapi sebenarnya, setiap orang dapat membantu memperlambat penyebaran COVID-19. Dengan melakukan bagian Anda, Anda dapat membuat perbedaan besar bagi kesehatan Anda, dan orang lain di sekitar Anda.

Baca juga:

  1. Jangan Percaya! Ini Mitos-Mitos Corona Virus
  2. Jangan Takut!! Yuk, Usir Stres Akibat Corona Virus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *