Banner Header Komunitas SOP

Ayah Panutanku Sebagai Anak Laki-Laki

Browse By

Jika seorang Ibu adalah panutan bagi semua anak khususnya anak perempuan, maka seorang Ayah juga bisa menjadi panutan anak-anak khususnya anak laki-laki.

Ya, peran sosok Ibu dan Ayah tentu krusial dalam perkembangan anak. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kehadiran sosok orang tua yang memiliki gender sama dengan anak sangatlah penting. Karena dari sosok Ibu atau Ayahlah anak-anak memiliki role model pertama.

Tidak hanya kepribadian lemah lembut yang diajarkan seorang Ibu pada anak perempuannya, namun juga kepribadian tegas dan berani yang diajarkan seorang Ayah pada anak laki-lakinya. Untuk itu, sosok Ayah akan menjadi panutan bagi anak laki-laki.

Lalu, bagaimana menjadi panutan yang baik bagi anak laki-lakimu,Yah? Sudahkah Anda memikirkannya? Nah, jika belum tahu apa dan bagaimana Ayah bisa menjadi role model atau panutan utama,kamu memberikan beberapa cara untuk anda!

Tips Menjadi Ayah Panutan Anak Laki-Laki:

  • Hati-Hati dengan Apa yang Dikatakan dan Dilakukan

Anak adalah peniru yang ulung, sehingga apapun yang Anda lakukan atau katakan seharusnya sudah dipikirkan dampaknya pada anak. Misal saat Anda sedang sangat marah, seharusnya tidak perlu mengeluarkan kata umpatan yang bisa saja didengar dan kemudian ditiru oleh anak.

Hal ini mungkin saja terkesan sepele, namun bisa berdampak besar saat anak laki-laki dewasa nanti. Anak laki-laki Anda mungkin akan sangat terbiasa menggunakan kata umpatan tersebut di berbagai macam situasi karena Ia menganggap kata-kata umpatan tersebut wajar. Ya, wajar karena anak selalu mendengarnya dari Ayah, sosok yang selama ini jadi panutannya.

  • Bantu Anak Laki-Laki Menghadapi Dunianya yang Keras

Sebut saja dunia yang keras sebagai dunianya anak laki-laki. Mulai dari olahraga keras seperti sepak bola, angkat beban, dan olahraga lain yang membutuhkan kualitas tenaga ekstra sampai kegiatan yang membutuhkan banyak konsentrasi ekstra seperti masalah pelajaran.

Nah tugas Ayah di sini adalah sebagai sosok yang wajib membantu anak laki-laki menghadapi dunianya yang keras. Ayah bisa selalu memberi semangat dan mendorong anak laki-laki melakukan setiap kegiatan dengan baik.

Sebaiknya Ayah juga terlibat dalam berbagai kegiatan anak tersebut. Misalnya saat anak sedang gemar bermain game. Maka gunakan kesempatan luang Ayah untuk menemaninya bermain game, sembari memberi masukan positif dengan mengatakan bahwa ada game-game tertentu yang tak boleh dimainkan oleh anak karena batasan usia.Jangan lupa beri anak batasan kapan waktu yang tepat bermain game.

Tak hanya itu, Ayah juga bisa membantu anak laki-laki dalam mengambil keputusan penting dalam hidupnya. Misalnya keputusan untuk memilih tempat kursus bermain sepak bola yang sedang menjadi kegemaran anak.

  • Luangkan Waktu untuk Anak Laki-Laki

Sebutan “boys time” mungkin cukup cocok jika disematkan pada situasi saat Ayah dan anak laki-laki sedang melakukan kegiatan bersama. Kondisi seperti ini seharusnya semakin sering dilakukan agar kedekatan antara Ayah dan anak semakin erat.

Kedekatan yang timbul dari “boys time” ini banyak sekali manfaatnya. Salah satunya Ayah mengetahui permasalahan apa yang sedang dihadapi oleh anak laki-lakinya dan bisa memberikan solusi. Hal ini cukup penting loh Yah, karena tidak semua hal bisa diceritakan pada Ibu, karena anak laki-laki cenderung merasa malu jika permasalahan tersebut diketahui Ibu yang “berbeda gender” dengannya.

  • Konsisten

Mendidik anak memang harus secara konsisten, artinya peraturan yang dibuat memang harus dilakukan oleh semua anggota keluarga, termasuk oleh Ayah. Sehingga jangan sampai saat Ayah melarang anak-anak membuang sampah di sembarang tempat, tapi Ayah sendiri yang melanggar aturan tersebut. Hal ini tentu menjadi panutan yang buruk bagi anak laki-laki.

Menjadi Ayah adalah pekerjaan yang sama beratnya seperti seorang Ibu, karena Ayah mengemban tanggung jawab yang sama sebagai orang tua.

Untuk itu, Ayah harus menjadi panutan yang baik bagi anak-anaknya, khususnya anak laki-lakinya. Hal ini dimaksudkan agar anak laki-laki Ayah kelak menjadi pria dewasa yang bisa diandalkan sama seperti Ayah saat ini.

Baca juga:

  1. Menjadi Ayah Idola Anak
  2. Ayah Dekat dengan Putrinya? Ini Manfaatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *