Bawa Bayi Ke Bioskop? Waspadai Kerusakan Pendengaran!

Browse By

Semakin maraknya film-film bagus yang tayang di bioskop Indonesia, tentu mengundang banyak masyarakat yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan untuk menonton film di bioskop. Mulai dari anak-anak muda hingga orang dewasa, semua ingin melihat film favoritnya tayang di bioskop.

Tak terkecuali bagi Anda yang sudah berkeluarga dan menyandang status sebagai Ayah dan Ibu. Bahkan, beberapa dari Anda rela menonton film di bioskop sambil membawa bayi yang sebenarnya masih sangat kecil untuk diajak ke bioskop.

Mungkin Anda merasa membawa bayi ke bioskop bukan masalah yang besar. Mungkin Anda juga berpikir bahwa yang paling penting dalam membawa bayi ke bioskop adalah kenyamanan bayi tersebut.     

Namun sebenarnya, selain alasan kenyamanan, ada faktor lain yang harus dipertimbangkan orang tua saat membawa bayi ke tempat-tempat dengan suara yang cukup keras seperti bioskop, game centre, atau tempat konser.

Mengapa Membawa Bayi Ke Bioskop Cukup Membahayakan?

Saluran telinga bayi lebih kecil dan tengkorak mereka lebih tipis, sehingga tekanan suara memasuki telinga bayi dengan lebih kuat. Kerusakan pendengaran bukan semata hasil volume suara yang keras. Kekuatan tekanan dalam suaralah yang merusak telinga bagian dalam. Dan kekuatan tekanan dihasilkan dari volume dan durasi pemaparan.

Misalnya, tingkat kebisingan 80 decibels (lalu lintas kota yang padat) selama 8 jam dapat menyebabkan kerusakan yang sama seperti 1 jam di club yang memiliki volume suara jauh lebih keras.

Untuk film, sebuah penelitian menulis contoh, di film The Lord of The Rings, The Two Towers yang memiliki puncak suara 95 decibels, punya rata-rata 75 decibels sepanjang durasi film (3 jam). Jadi untuk film-film action dengan banyak efek suara seperti ledakan dan tembakan, tingkat kebisingannya bisa jadi jauh lebih tinggi.

Terlebih lagi bioskop sekarang berlomba memberikan efek suara terbaik yang jelas lebih keras dan bertekanan. Padahal, bayi dan anak-anak punya telinga yang lebih sensitif daripada orang dewasa.

Dr Ahed Bisharat, seorang dokter anak di Healthpoint Hospital Abu Dhabi mengatakan: “Setiap kali kita membawa anak-anak kita ke bioskop, kita meningkatkan peluang kerusakan pendengaran mereka. Suara di atas 85 desibel sangat berbahaya bagi pendengaran bayi dan anak-anak karena pada tekanan suara tingkat tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada koklea di telinga bagian dalam. Suara di atas 100 desibel yang berlangsung selama 15 menit dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen pada pasien anak-anak.”

Durasi suara dan berapa kali anak-anak terkena suara keras juga merupakan faktor kerusakan pendengaran pada bayi dan anak, katanya. Jika orang dewasa bisa mengalami “telinga berdenging” ketika terpapar suara yang keras, maka anak-anak bisa mengalami hal yang lebih buruk.

Dr Bernard Hoffmann, spesialis THT di Healthpoint Hospital, sepakat bahwa ada beberapa bahaya yang ditimbulkan karena efek suara film yang keras. Beberapa bahayanya yaitu:

  • Gangguan Pendengaran di Masa Depan

Menurut Dr. Bernard Hoffmann, dengan mengekspos balita atau bayi dengan suara keras dan tidak memakai pelindung telinga, seperti penyumbat telinga (ear plug), maka bayi memiliki resiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran di masa depan.

bahaya bawa bayi nonton film di bioskop

  • Kerusakan Pada Sel Pendengaran dan Sel Wicara

Kerusakan telinga akibat mendengar suara dengan volume tinggi dan sering akan merusak sel yang dibutuhkan untuk mendengar dan berbicara. Jika kondisi ini tidak ditangani dengan baik, maka  tingkat perkembangan anak akan menurun.

Tips untuk Orangtua yang Ingin Tetap Bisa Nonton Bioskop:

  • Carilah hari dan jam dimana ada seseorang yang bisa dipercaya untuk mengasuh anak. (Dititipkan pada orangtua atau saudara terdekat)
  • Sebaiknya menonton film bergantian. Ayah bisa menonton duluan, sementara jika ibu ingin menonton juga, ayah bisa membantu menjaga anak.
  • Jika memang mau mengajak anak nonton, pastikan Ia cukup umur dan pilih film yang ia minati. Jangan pernah memaksakan anak menonton film yang tidak ia sukai apalagi jika tidak sesuai dengan rating umur. Beberapa bioskop memiliki jadwal khusus untuk anak-anak. Carilah informasi sebelum menonton.

Mengajak anak menonton film di bioskop memang diperbolehkan asal sebagai orangtua harus mempertimbangkan berbagai faktor. Beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan dari mengajak anak menonton film di bioskop di atas bisa Anda jadikan referensi ke depannya.

Nah, jika orangtua mengkhawatirkan anak saat berdekatan dengan api atau benda tajam, maka kekhawatiran yang sama seharusnya berlaku untuk tempat-tempat dengan suara terlalu keras seperti di bioskop.

Memang tidak mudah untuk berhenti menonton bioskop, terlebih bagi orang tua yang punya hobi tersebut. Namun, ada baiknya berpikir ulang sebelum membawa anak terutama yang masih bayi atau balita karena pertimbangan masalah kesehatan seperti di atas ya, Parents!

Baca juga:

  1. Apa Saja Aturan Anak Menonton TV?
  2. Batasan Penggunaan Gadget untuk Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *