Banner Header Komunitas SOP

Hadapi Pengaruh Buruk dari Teman Remaja, Semudah Ini!

Browse By

Anak remaja dengan segala dramanya setiap hari, seringkali membuat banyak orang tua merasa pusing. Bagaimana tidak, memasuki masa remaja, anak-anak seakan berusaha menunjukkan eksistensinya dengan terus mencoba hal baru, dan berusaha meyakinkan orang dewasa di sekitarnya bahwa ia bisa melakukan segala sesuatunya sendiri bahkan tanpa bantuan orang lain. 

Di masa remaja pun, anak-anak memasuki masa yang menjunjung tinggi nilai persahabatan. Mereka menganggap bahwa persahabatan itu penting dan tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun termasuk oleh orang tua. Pun demikian jika orang tua melarang anak berteman atau bersahabat dengan seseorang, maka bisa dipastikan anak remaja akan memberontak.

Padahal, beberapa anak remaja justru terpengaruh perilaku negatif karena persahabatan yang dijalin dengan kelompok remaja tertentu. Lalu, apa yang perlu orang tua lakukan jika anak remaja Anda mengalami kondisi seperti ini?

Hadapi Pengaruh Buruk dari Teman Remaja
  • Hindari Mengatakan “Ayah/Ibu tidak Menyukai Temanmu itu!”

Hal pertama yang perlu orang tua lakukan saat anak remaja mulai terpengaruh perilaku buruk dari persahabatannya adalah dengan menghindari mengatakan bahwa “Ayah/Ibu tidak menyukai temanmu!”

Mengatakan kalimat tersebut hanya akan melukai perasaan anak Anda dan membuatnya semakin tidak mau mendengarkan Anda sebagai orang tua. Alih-alih mengatakan hal tersebut, sebaiknya jelaskan pada anak apa yang akan terjadi jika anak terus bersahabat dengan temannya tersebut. Ambillah salah satu contoh perilaku negatif yang pernah anak lakukan bersama dengan teman. Misalnya saja membolos sekolah. 

Katakan pada anak jika anak terus saja membolos sekolah dan mengikuti semua hal yang dilakukan temannya itu, maka anak juga akan dicap sebagai anak nakal oleh lingkungan sekitar. Tak hanya itu, anak juga mungkin akan dikeluarkan dari sekolah jika perilakunya tidak berubah dan semua ini karena pengaruh buruk persahabatan yang ia jalin. Jangan lupa minta anak untuk memilih, ingin terus membolos dan tidak menjadi apa-apa atau ingin terus bersekolah dan mencapai semua mimpi yang ingin diraih?

Hadapi anak yang terpengaruh pertemanan negatif

  • Tentukan Batasan Pada Pertemanan Anak

Saat anak mulai terpengaruh perilaku negatif dari teman, maka hindari memaksa anak untuk tidak berteman dengan teman-temannya tersebut. Sebaliknya, gunakan cara lain yang lebih halus, seperti menentukan batasan yang jelas pada pertemanan anak. Misalnya, katakan pada anak bahwa ia masih boleh berteman dan bermain dengan teman-temannya tersebut asalkan bermain di rumah dan dalam pengawasan Anda. 

Jika, anak tidak mengindahkan batasan yang Anda buat dan melanggar batasan tersebut maka berilah konsekuensi tertentu. 

  • Jelaskan pada Anak tentang Definisi Teman yang Baik

Beberapa anak mungkin belum memahami apa dan bagaimana sih teman yang baik itu, sehingga anak-anak remaja cenderung terjerumus dalam pertemanan negatif. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menjelaskan pada anak mengenai definisi teman yang baik. 

Sebaiknya, buatlah kesepakatan dengan anak tentang teman-teman yang boleh dipilihnya. Hal ini akan menghindarkan anak dari terhubung dengan teman-teman yang negatif.

  • Tentukan Aturan yang Jelas

Jika beberapa hal di atas sudah Anda coba dan perilaku anak cenderung negatif, maka tentukan aturan yang jelas bahwa anak perlu menjauhi temannya tersebut. Jelaskan pada anak dengan perlahan dengan cara mengambil beberapa contoh perilaku negatif teman. 

Penting bagi orang tua untuk memperhatikan anak-anak saat memasuki masa remaja, khususnya memperhatikan pertemanannya. Jangan sampai anak-anak terjerumus pada pertemanan negatif. Beberapa langkah di atas perlu Anda lakukan jika anak-anak ternyata sudah terlanjur terpengaruh pertemanan negatif.

Baca juga:

  1. Nak, Teman yang Baik Itu Begini Loh …
  2. Saat Teman Menggangguku Di Sekolah, Aku Haru …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *