Banner Header

Jangan Lengah Parents, Ini Bahayanya Anak Sering Bermain Gadget

Browse By

Tak bisa dipungkiri bahwa penggunaan ponsel atau gadget memang sudah menjadi kebutuhan hidup bagi kebanyakan orang. Bagaimana tidak, kehidupan masyarakat modern saat ini sangat dipermudah melalui barang yang satu ini.

Sebut saja berbelanja barang kebutuhan rumah tangga, membeli makanan, atau sebagai sarana untuk mendapatkan moda transportasi online setiap harinya. Gadget nyatanya memang sangat membantu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat di era modern saat ini.

Tapi, jangan sampai lengah Parents, meskipun gadget sangat membantu kehidupan kita, tetap saja penggunaan gadget yang terlalu mendominasi juga berdampak negatif. Apalagi jika digunakan terlalu sering oleh anak-anak.

Ya, anak-anak tentu bisa menjadi korban dari penggunaan gadget yang terlalu lama.  Kira-kira apa saja sih bahaya penggunaan gadget pada anak?

Apa Saja Bahaya Penggunaan Gadget Pada Anak?

  • Menghambat Perkembangan Pada Anak

Siapa sangka penggunaan gadget yang terlalu lama bisa menghambat atau mengganggu perkembangan pada anak, khususnya perkembangan kognitif. Menurut penelitian, penggunaan gadget yang terlalu lama pada anak bisa mengganggu perkembangan kognitif (otak) anak menjadi lambat, mengganggu pendengaran, dan mengurangi perhatian anak terhadap sesuatu.

Penggunaan gadget yang terlalu lama pada anak cukup berbahaya karena mengurangi gerak fisik anak. Anak yang terlalu lama bermain gadget tentu juga akan berlama-lama juga berdiam diri, sehingga tidak ada aktifitas fisik.

Kondisi seperti ini tentu akan berpengaruh terhadap kesehatan fisiknya. Salah satu dampak buruk dari kurangnya aktivitas fisik pada balita, yaitu keterlambatan berjalan. Waktu balita yang seharusnya digunakan untuk berlatih berjalan, tergantikan dengan bermain gadget.

  • Meningkatkan Risiko Obesitas

Kurangnya aktivitas fisik pada anak, tentu bisa menambah risiko obesitas pada anak. Bagaimana tidak, anak akan cenderung sangat malas bergerak, karena hanya lewat gadget Ia bisa bermain.

Tingginya obesitas pada anak akhirnya bisa memicu berbagai macam penyakit, seperti diabetes, kolesterol dan lain sebagainya. Sebagai parents, tentu tidak ingin anak mengalami hal seperti ini bukan? Untuk itu, segera cegah obesitas pada anak, salah satunya dengan mencegah penggunaan gadget secara berlebihan.

  • Membentuk Sifat Agresif

Siapa nih yang anaknya suka sekali tantrum, menangis, bahkan membentak saat gadget mainannya diambil? Kondisi ini disebabkan karena anak terlalu sering bermain dengan gadget, sehingga anak menjadi kecanduan gadget. Tak hanya itu, sifat agresif anak pada gadget juga bisa terbentuk karena banyaknya konten dewasa yang bisa saja sengaja atau tidak sengaja dilihat oleh anak. Misalnya konten mengenai kekerasan fisik yang bisa membentuk sifat agresif pada anak.

  • Meningkatkan Gangguan Mental

Penelitian di Universitas Bristol pada tahun 2010 yang dilansir dari laman The Asian Parents menyebutkan bahwa bahaya penggunaan gadget yang terlalu sering ternyata bisa meningkatkan gangguan mental. Gangguan mental tersebut seperti peningkatan resiko depresi, autisme, kelainan bipolar, gangguan kecemasan, dan lain sebagainya.

  • Efek Radiasi Emisi

Bahaya lainnya penggunaan gadget berlebihan pada anak adalah efek radiasi emisi yang bisa menyebabkan peningkatan resiko kanker. Pada tahun 2011, WHO memasukkan ponsel dan gadget ke dalam kategori Risiko 2B, yang berarti bahwa gadget dan ponsel bisa meningkatkan risiko penyakit kanker. Hal ini disampaikan oleh James McNamee dari Lembaga Kesehatan Kanada, yang menyatakan bahwa, anak-anak tentu lebih sensitif terhadap radiasi. Karenanya penting bagi anak-anak untuk berada sejauh mungkin dari penggunaan gadget berlebihan.

  • Penurunan Prestasi Akademik

Efek samping lain dari penggunaan gadget berlebihan pada anak adalah bisa menurunkan prestasi akademiknya. Gadget memang lebih menarik anak-anak karena menawarkan segala bentuk permainan. Akhirnya karena terlalu lama dan lelah bermain, anak tidak memiliki waktu untuk istirahat. Sehingga saat proses belajar di sekolah anak cenderung mengantuk dan tidak memperhatikan pelajaran. Prestasi akademik anak pun tentu bisa menurun drastis jika kondisi ini terus dialami anak.

  • Anak Kurang Bersosialisasi

Penggunaan gadget berlebihan pada anak tentu bisa berpengaruh terhadap kehidupan sosialnya. Misalnya, anak menjadi kurang bersosialisasi dengan teman atau anggota keluarga lain. Anak cenderung asyik dengan dunianya sendiri sehingga tidak lagi tertarik atau memperhatikan lingkungan sekitar. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan Parents, karena anak jadi sulit memiliki teman dan terkesan menarik diri dari pergaulan.

Meskipun, penggunaan gadget bisa berdampak negatif bagi anak, lalu apakah anak benar-benar tidak boleh bermain atau menggunakan gadget?

Penggunaan gadget pada anak tentu boleh, asalkan digunakan secara bijaksana dan tidak berlebihan. Psikologi anak, Paskalia Marlina Lumban Batu, M.Psi, mengatakan pada school of parenting bahwa meskipun gadget bisa saja digunakan sebagai media edukasi pada anak, namun gadget bukanlah media terbaik bagi anak untuk belajar. Artinya penggunaan gadget pada anak memang harus dibatasi.

Bagaimana Batasan Penggunaan Gadget pada Anak?

Menurut American Speech-Language-Hearing Association (ASHA), terdapat beberapa batasan durasi maksimal penggunaan gadget pada anak dalam sehari, yaitu:

√ Anak usia 0-2 tahun    = 0 Menit / hari, kecuali video call yang tetap harus dibatasi durasinya

√ Anak usia 2-3 tahun    = 30 Menit / hari

√ Anak usia 3-4 tahun    = 1 jam/hari

√ Anak usia 4-5 tahun    = 60-90 menit / hari

Penggunaan gadget berlebihan memang membawa berbagai dampak buruk bagi anak. Untuk itu, sebagai orang tua wajib memberi batasan pada anak mengenai penggunaan gadget per harinya. Jangan sampai hanya karena anak menangis ingin bermain dengan gadget, orang tua dengan serta merta langsung memberinya gadget. Gunakan berbagai macam cara untuk menghindarkan anak dari penggunaan gadget secara berlebihan.

Artikel Terkait:

  1. Menangani Anak yang Sudah Terlanjur Kecanduan Gadget
  2. Ketika Anak Telah Kecanduan Gadget
  3. Batasan Penggunaan Gadget untuk Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *