Banner Header Komunitas SOP

Memberi Konsekuensi Pada Anak Tapi Tidak Efektif ? Coba Gunakan Cara Ini!

Browse By

Rasanya sangat frustasi sekali saat memberi anak konsekuensi 3 kali dalam sehari karena perilaku negatifnya di hari yang sama. Apalagi jika anak terlihat sama sekali tidak mengerti tentang kesalahannya tersebut. Terlebih jika anak terlihat tertawa dan terkesan mengejek apa yang Anda lakukan.

Kebanyakan orangtua merasa bahwa konsekuensinya sama sekali tidak efektif. Padahal konsekuensi cukup diperlukan untuk mendisiplinkan anak.

Lalu, bagaimana sih cara agar konsekuensi pada anak menjadi efektif dan memberikan efek positif bagi kedisiplinan anak?

Cara Efektif Memberikan Konsekuensi Pada Anak

1. Konsisten

Cara pertama agar efektif memberikan konsekuensi pada anak adalah pastikan bahwa konsekuensi yang Anda berikan tersebut konsisten. Artinya, setiap kali anak mulai melanggar peraturan, maka segera berikan konsekuensi sesuai dengan aturan pada pola asuh Anda. Menerapkan konsekuensi secara konsisten membantu anak memahami bahwa ia tidak bisa terus menerus melanggar peraturan yang berlaku.

Pastikan juga bahwa Anda tidak menyerah pada anak terlalu awal, hanya karena ia merengek.

Sulit memang mendengar dan melihat rengekan anak, namun Anda harus tetap konsisten dalam menerapkan konsekuensi tersebut.

Sekali saja Anda menyerah karena rengekan anak, maka anak bisa melakukan hal yang sama di lain kesempatan. Hal inilah yang justru membuat konsekuensi Anda tidak bisa efektif.

  1. Beri Anak Perhatian Positif

Cara selanjutnya agar konsekuensi yang diterapkan pada anak efektif, maka pastikan Anda menjalin hubungan positif dengan anak setiap harinya. Berikan anak lebih banyak kasih sayang, perhatian, setidaknya 15 menit tiap harinya. Semakin banyak Anda memberikan perhatian positif pada anak maka semakin efektif konsekuensi yang Anda terapkan di kemudian hari apabila anak mulai melanggar aturan.

  1. Perjelas Konsekuensi Anda

Beberapa anak mungkin tidak memahami tentang konsekuensi yang Anda terapkan karena dalam penyampaiannya kurang jelas. Misalnya, Anda mengatakan pada anak “Kamu dihukum sampai Mama bilang cukup.” Kalimat tersebut kurang jelas dan belum bisa dimengerti anak karena ia tidak paham hukuman seperti apa yang diberikan.

Untuk itu, agar konsekuensi efektif pada anak, maka katakan pada anak “Kamu tidak boleh/bisa pergi kemana-mana sampai mama mengizinkanmu pergi”. Kalimat ini lebih jelas jika dikatakan pada anak, sehingga ia paham Anda sedang memberikan konsekuensi padanya.

memberikan konsekuensi efektif pada anak

  1. Jangan Menunda Konsekuensi

Langkah selanjutnya agar konsekuensi efektif pada anak, maka jangan pernah menunda menerapkan konsekuensi tersebut. Misalnya, saat anak melanggar aturan, Anda mengatakan padanya untuk tinggal di rumah nenek namun baru dilaksanakan di minggu berikutnya.

Sebaiknya, berikan konsekuensi pada anak secepat mungkin setelah anak melanggar aturan. Tujuannya agar anak tidak lupa hal apa yang membuatnya dihukum. Namun, jika konsekuensi tidak bisa diberikan di hari yang sama, maka Anda bisa menerapkannya di hari berikutnya. Hal yang paling penting adalah lakukan secepatnya dan jangan pernah menunda.

  1. Gunakan Konsekuensi Sebagai Alat untuk Mendisiplinkan

Penting bagi Anda untuk mengingat bahwa, konsekuensi yang diberikan pada anak adalah sebagai alat untuk mendisiplinkan dan bukan untuk mempermalukan anak di depan banyak orang. Cara ini digunakan agar konsekuensi yang Anda berikan efektif dan bisa mendisiplinkan anak dari perilaku buruknya.

  1. Beri Jarak Pada Konsekuensi

Cara selanjutnya agar konsekuensi yang diberikan pada anak efektif, maka berilah jarak pada konsekuensi. Sebaiknya, hindari konsekuensi berkali-kali dalam sehari. Semakin banyak konsekuensi yang Anda berikan dalam sehari, maka konsekuensi tersebut tidak akan efektif.

Jika anak memerlukan konsekuensi lebih dari satu kali dalam sehari, maka gunakan berbagai macam bentuk konsekuensi. Misalnya, alih-alih selalu menggunakan “Time out” sebagai bentuk konsekuensi pada anak, Anda bisa mencoba cara lain untuk mendisiplinkan anak dengan metode time in.

Perilaku anak yang melanggar peraturan memang perlu didisiplinkan dengan memberikan konsekuensi yang efektif. Salah satu cara agar konsekuensi menjadi efektif adalah dengan terus konsisten dalam menerapkannya pada anak. Nah, beberapa cara lain di atas juga bisa Anda coba di rumah, agar konsekuensi bisa efektif.

Baca Juga:

  1. Ingin Mencoba Metode ‘Time Out’ ? Ini Rambu-Rambunya!
  2. Time In, Solusi Lain Disiplinkan Anak
  3. Anak Nggak Boleh Dimarahi? Siapa Bilang Sih?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *