Risiko pekerja shift malam
Karir Mom's Corner Tips

Risiko Kesehatan Mengintai Pekerja Shift Malam

Beberapa orangtua punya jam kerja yang “tidak biasa”, yaitu harus bekerja dengan shift (jam masuk kerja) malam hari. Jam kerja mereka pun berlangsung ketika orang pada umumnya sedang tidur. Ditinjau dari sisi kesehatan, mereka yang bekerja shift malam jelas akan mengganggu proses biologis tubuh selama 24 jam. Kualitas tidur pun akan kurang baik sehingga akan berpengaruh pada kesehatan secara umum.

Apakah Parents termasuk salah satu orang yang bekerja dengan shift malam?

Simak beberapa risiko pekerja shift malam berikut.

Risiko pekerja shift malam

1.  Pola Tidur Kacau

Sebagian besar orang yang mempunyai jadwal kerja shift malam mengalami masalah tidur. Dr. Charles Samuels mengungkapkan bahwa pekerja shift malam pada umumnya akan mengalami kesulitan tidur pada siang hari karena pertentangan dengan jam alamiah pada tubuh sehingga ia akan tetap mengantuk saat kerja shift malam.

Untuk mengatasi masalah jam tidur yang kacau, Anda tetap harus memprioritaskan istirahat pada siang hari,sekalipun ini bisa mengurangi waktu bersama keluarga. Buatlah suasana tidur yang tenang dengan ruangan yang gelap. Sebaiknya hindari kafein, alkohol, dan juga lakukan olahraga.

2.  Risiko Terluka Lebih Besar

Pekerja shift malam mempunyai risiko terluka 50 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pekerja dengan jam kerja normal. Anda harus lebih berhati-hati dalam bekerja. Jika Anda merasa sangat lelah atau sangat mengantuk, usahakan istirahat sejenak dan jangan mengerjakan pekerjaan yang berbahaya.

Risiko pekerja shift malam

3.  Risiko Kenaikan Berat Badan

Ketika bekerja shift malam, keinginan untuk mengonsumsi makanan berkalori meningkat sehingga sangat mungkin menyebabkan kenaikan berat badan. Apalagi jika Anda mengonsumsi makanan cepat saji, berat badan Anda akan meningkat drastis. Banyak penelitian pun telah membuktikan bahwa kurangnya waktu tidur bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Beberapa penyakit akibat kerja shift malam adalah diabetes, jantung, dan kanker.

Untuk mencegah kenaikan berat badan yang berlebih, Anda bisa membawa makanan sendiri dari rumah. Pastikan Anda mengonsumsi makanan sehat dan hindari jajanan pinggir jalan. Jangan menggabungkan kafein dengan karbohidrat karena bisa menyebabkan kenaikan insulin dan penambahan berat badan.

4.  Risiko Terkena Kanker Lebih Tinggi

Menurut data dari US Nurses Health Study yang melibatkan 240.000 perawat yang diamati selama 30 tahun menunjukkan bahwa perempuan yang bekerja dengan shift malam dalam jangka waktu lama lebih berisiko terkena kanker payudara, kanker usur besar, dan kanker endometrium. Hal tersebut ada kaitannya dengan tingkat melatonin di dalam tubuh.

Untuk menghindari akibat kerja shift malam tersebut, apalagi dalam jangka waktu beberapa tahun, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk kemungkinan mengonsumsi suplemen tambahan, seperti melatonin. Suplemen ini lebih aman, tetapi punya manfaat kompleks bagi tubuh. Meski begitu, perlu bimbingan dokter untuk dosis penggunaan suplemen ini.

Bekerja dengan shift malam memang mempunyai sisi negatif yang lebih banyak. Karena memiliki risiko kesehatan yang tinggi. Untuk itu Anda juga harus pintar-pintar menjaga kesehatan Anda. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Parents.

Baca Juga: 

Tantangan Sehari-Hari Ibu Bekerja

Mau Tahu Pekerjaan Paling Sulit? Cobalah Menjadi Ibu

 

2 Replies to “Risiko Kesehatan Mengintai Pekerja Shift Malam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *