Banner Header Promo Oktober

Sakit Mental, dari Pikiran Negatif?

Browse By

“Jangan banyak pikiran deh, nanti stres loh!”

Seringkali kita mendengar pernyataan tersebut datang dari orang-orang terdekat. Bukan tanpa alasan, namun mereka selalu mengingatkan kita tidak berpikiran negatif untuk menghindari stres. Lalu, apa sih hubungan antara pikiran negatif dengan stres? Benarkah pikiran negatif mampu mengganggu kesehatan mental kita?

Bagaimana Pikiran Negatif Mempengaruhi Kesehatan Mental?

Pikiran negatif seringkali membuat kita berpikir tentang hal buruk terkait diri sendiri dan lingkungan di sekitar. Saat seseorang terus berpikiran negatif, maka akan mempengaruhi pola pikir terhadap diri sendiri dan dunia, serta bisa mengganggu pekerjaan atau aktivitas sehari-hari. Terganggunya aktivitas sehari-hari seseorang inilah yang akan menjadi gejala dari mulai terganggunya kesehatan mental. Mulai dari gangguan kecemasan, depresi, gangguan kepribadian dan skizofrenia. 

Hal Apa Saja yang Membuat Seseorang Berpikiran Negatif?

  1. Ketakutan akan Masa Depan

Hal pertama yang seringkali membuat seseorang berpikir negatif adalah rasa takut akan masa depan. Kita seringkali tidak yakin dengan apa yang akan terjadi di masa depan. Namun, alih-alih selalu mengkhawatirkan masa depan yang tak ada habisnya dan buang-buang waktu, lebih baik kita lepaskan pikiran negatif tersebut. Caranya adalah dengan menerima bahwa kita memiliki batasan untuk apa yang dapat atau tidak dapat diubah di masa depan dan tetap fokus serta berusaha keras untuk masa kini. 

2. Kecemasan tentang Hari Ini

Wajar memang jika kita merasa cemas dengan apa yang terjadi hari ini. Mungkin kita cemas tentang apa yang dipikirkan rekan kerja terhadap kita atau apakah kita bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Bahkan seringkali kita pun berpikir bahwa tidak ada rekan kerja yang menyukaiku, atau bahwa hari ini si Bos akan memanggil kita dan mengatakan bahwa ada kesalahan berat dalam pekerjaan. 

Semua pikiran negatif ini perlu segera dihilangkan. Caranya adalah dengan melakukan berbagai aktivitas produktif agar pikiran negatif tidak terus mengikuti kita.

3. Rasa Malu tentang Masa Lalu

Rasa malu akan masa lalu sangat mungkin menyebabkan seseorang memiliki pikiran negatif. Biasanya kita cenderung memikirkan kegagalan atau kesalahan yang pernah dilakukan di minggu lalu, bulan lalu, bahkan kegagalan di suatu hubungan bersama pasangan. 

Tentu saja semua pikiran negatif ini harus dihilangkan dengan cara mulai menerima apa yang sudah berlalu sebagai masa lalu. Kemudian mulai merancang langkah baru dengan mengingat tidak akan melakukan kesalahan atau kegagalan yang sama. 

pikiran negatif membuat stres?

Bagaimana Mengurangi Pikiran Negatif?

Pikiran negatif memang perlu dikurangi atau bahkan dihilangkan agar kesehatan mental kita tetap terjaga. Nah, beberapa pertanyaan berikut ini perlu Anda tanyakan kepada diri sendiri saat pikiran negatif mulai muncul. Fungsinya, apa lagi kalau bukan untuk mengurangi pikiran negatif tersebut.

  1. Apakah yang aku pikirkan itu benar? Apa dasar dari pemikiran ini?
  2. Apakah pemikiran ini menguatkanku atau justru membuatku semakin terpuruk?
  3. Apakah aku bisa mengambil sisi positif dari pemikiran ini atau belajar dari pemikiran ini?
  4. Apa yang terjadi jika aku tidak berpikir seperti ini?
  5. Apakah pemikiranku justru mengacaukan apa yang seharusnya aku tangani?

Memiliki pikiran negatif memang wajar, namun jangan sampai pikiran negatif ini mengganggu kesehatan mental kita. Sudah saatnya kita mengurangi atau menghilangkan pikiran negatif ini agar kehidupan kita lebih bahagia.

Baca Juga:

  1. Benarkah Sedih itu Tidak Sehat?
  2. Jangan Lawan Stres!
  3. Hobi untuk Meredakan Stres

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *