Banner Header Tanya Ahli SOP

Jangan Lawan Stres!

Browse By

Apakah Parents sedang merasa stres saat ini? Mungkin karena menjadi orang tua baru dari anak yang menggemaskan sekaligus butuh banyak perhatian? Jika benar demikian, maka jangan lawan stres tersebut karena stres yang Anda alami itu baik.

“Loh, kok bisa? Bukankah semua stres itu buruk bagi kesehatan fisik dan mental kita?”

Penasehat kesehatan mental, Margaret Bell dilansir dari thehealthy.com mengungkapkan bahwa peristiwa besar dalam hidup seperti menikah, memiliki seorang bayi, lulus kuliah, dan memulai pekerjaan baru justru memicu stres yang baik. Kondisi ini bergantung pada perspektif kita dalam melihat sesuatu hal. 

Stres Baik VS Stres Buruk

Menurut ahli kesehatan mental, stres dikategorikan menjadi 2, yaitu:

  • Eustress

Adalah keadaan dimana sesuatu yang mengakibatkan stres justru membantu menginspirasi, memotivasi, dan meningkatkan kinerja seseorang. Menurut psikolog Patricia O’Gorman, Phd, pilihan terhadap sesuatu justru membuat kita menerima tantangan yang menegangkan.

  • Distress

Adalah keadaan dimana sesuatu yang mengakibatkan stres membuat kita merasa gelisah hingga merusak kesehatan. Menurut Jurnal Kedokteran Malaysia, tekanan akibat distress ini menyebabkan reaksi kebingungan, konsentrasi yang buruk, kecemasan dan penurunan kinerja.

langkah hadapi stres

Bagaimana Membedakan Stres Baik atau Stres Buruk?

Secara garis besar, stres baik dan stres buruk memiliki kesamaan, yaitu sama-sama membuat tubuh menghasilkan hormon adrenalin dan kortisol. Kedua hormon ini menyebabkan sensasi detak jantung yang meningkat hingga telapak tangan yang berkeringat. Tapi, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Beberapa pertanyaan berikut ini bisa membantu kita untuk menentukan stres yang sedang dialami. Jika kebanyakan jawaban dari pertanyaan berikut adalah “Iya” maka kita sedang mengalami stres baik. Begitupun sebaliknya.

  • Apakah Anda Bisa Mengatasi Tantangan dalam Stres?

Jika Anda masih bisa mengatasi tantangan yang disebabkan oleh stres, maka ini pertanda stres baik. Misalnya, saat berkutat dengan pekerjaan sulit, namun nyatanya Anda mampu mengatasi dan menyelesaikan pekerjaan tersebut, maka ini adalah hal yang baik bukan?

  • Apakah Anda Mampu Mengontrol Diri?

Saat kita masih bisa mengontrol emosi karena suatu kejadian, maka ini merupakan salah satu tanda stres yang baik. Misalnya, saat salah satu orang tercinta meninggal dunia, kemudian kita bisa berpikiran bahwa hal tersebut lebih baik untuknya daripada ia terus merasa kesakitan saat hidup. Inilah yang disebut bisa mengontrol diri, dan merupakan tanda stres yang baik. 

  • Apakah Anda Menjadi Lebih Baik karena Stres yang Dialami?

Saat memutuskan untuk melanjutkan jenjang pendidikan S2/S3, tentu semua orang berkutat dengan stres dalam menjalani pendidikan. Namun, bukankah kita akan mengambil manfaat dari stres tersebut setelah bisa lulus S2/S3? Kita juga akan menjadi individu yang jauh lebih baik, karena stres akibat keputusan yang diambil.  

  • Apakah Stres Ini Berlangsung Sesaat?

Jika stres yang Anda alami hanya sesaat, misalnya stres karena menyelesaikan skripsi, atau stres karena belum mendapatkan pekerjaan, maka ini merupakan stres baik. Kenapa? Karena stres tersebut akan hilang setelah Anda menyelesaikan studi dan mendapatkan pekerjaan baru bukan?

Bagaimana Mengelola Stres?

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelola stres adalah dengan tidur cukup, konsumsi makanan bernutrisi, lakukan olahraga, bergabung dengan support group, dan percaya bahwa akan ada hal besar dan baik yang terjadi pada kita. 

Baca juga:

  1. Kurangi Stres Pada Ayah Ternyata Semudah Ini!
  2. Stress dan Gangguan Kecemasan Mengintai Anak!
  3. Stres Hadapi COVID-19? Ide Pillow Talk ini Bantu Pasangan Rileks!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *